Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Vania Rossa

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
Penyandang Disabilitas Didorong Bangun Bisnis Berkelanjutan. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • PT Danareksa dan Alunjiva Indonesia mengadakan pelatihan UMKM bagi dua puluh penyandang disabilitas di Malang pada 21 hingga 23 Juli 2026.
  • Peserta mengikuti pembelajaran daring selama satu bulan serta pendampingan tatap muka untuk memperdalam strategi bisnis dan pengelolaan keuangan.
  • Program ini bertujuan meningkatkan kualitas usaha penyandang disabilitas agar mampu menciptakan peluang ekonomi baru serta membangun kemandirian yang berkelanjutan.

Suara.com - Menjadi wirausaha kini tak lagi sekadar menjadi cara untuk mencari penghasilan. Bagi banyak penyandang disabilitas, membangun usaha juga menjadi jalan untuk meraih kemandirian ekonomi, memperluas jejaring, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkembang.

Namun, membangun bisnis tentu membutuhkan lebih dari sekadar modal. Pengetahuan tentang strategi usaha, pemasaran, pengelolaan keuangan, hingga kemampuan beradaptasi dengan perubahan pasar menjadi bekal penting agar usaha dapat bertahan dan terus tumbuh.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Danareksa (Persero) bersama Alunjiva Indonesia kembali menghadirkan program INKLUSIF DANAREKSA BERKARYA yang ditujukan bagi pelaku UMKM penyandang disabilitas.

Sebanyak 20 pelaku usaha penyandang disabilitas mengikuti rangkaian program yang diawali dengan pembelajaran daring selama satu bulan. Setelah itu, para peserta mengikuti pelatihan dan pendampingan tatap muka di Kota Malang pada 21–23 Juli 2026.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya memperdalam materi pengembangan usaha, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan ilmu yang diperoleh, berkonsultasi mengenai tantangan bisnis yang mereka hadapi, hingga bertukar pengalaman dengan sesama pelaku UMKM.

Co-Founder Alunjiva Indonesia, Fany Efrita, mengatakan antusiasme peserta menunjukkan besarnya semangat penyandang disabilitas untuk terus mengembangkan usaha mereka.

"Teman-teman penyandang disabilitas di Malang menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Mereka tidak hanya antusias mengembangkan usahanya, tetapi juga saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Semangat kolaborasi seperti inilah yang kami harapkan terus tumbuh, sehingga para pelaku UMKM dapat berkembang bersama dan semakin berdaya," ujar Fany.

Menurutnya, ruang belajar seperti ini menjadi penting karena pelaku usaha tidak hanya membutuhkan teori, tetapi juga kesempatan untuk berdiskusi, membangun jaringan, dan memperoleh pendampingan agar mampu menghadapi tantangan bisnis secara nyata.

Corporate Secretary & CSR PT Danareksa (Persero), Agus Widjaja, menambahkan bahwa pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas tidak berhenti pada peningkatan keterampilan individu.

baca juga

Menurutnya, ketika pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produknya, memperluas akses pasar, dan membangun bisnis yang berkelanjutan, dampaknya juga akan dirasakan oleh keluarga maupun lingkungan sekitar melalui terciptanya peluang ekonomi baru.

"Bagi Danareksa, pemberdayaan ekonomi inklusif tidak berhenti pada peningkatan kapasitas individu. Ketika pelaku usaha penyandang disabilitas mampu meningkatkan kualitas usahanya, memperluas akses pasar, dan membangun bisnis yang berkelanjutan, mereka turut menciptakan nilai tambah bagi keluarga, membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitarnya, serta memperkuat rantai nilai di daerah," kata Agus.

Program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, sebagai bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kapasitas UMKM penyandang disabilitas sekaligus mendorong terciptanya ekosistem kewirausahaan yang lebih inklusif.

Melalui pendampingan, akses pengetahuan, dan perluasan jejaring, diharapkan semakin banyak pelaku usaha penyandang disabilitas yang mampu mengembangkan bisnis secara mandiri dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi pengingat bahwa inklusivitas bukan hanya tentang membuka akses, tetapi juga memastikan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi bagi perekonomian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Hasil Perjuangan 10 Tahun, Disabilitas Kini Dapat Potongan Biaya 20% di 9 Sektor Layanan Publik

Hasil Perjuangan 10 Tahun, Disabilitas Kini Dapat Potongan Biaya 20% di 9 Sektor Layanan Publik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:29 WIB

PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint

PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:07 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×