Netanyahu Tolak Hentikan Perang Gaza: Hamas Harus Dimusnahkan!

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Selasa, 10 Desember 2024 | 15:46 WIB
Netanyahu Tolak Hentikan Perang Gaza: Hamas Harus Dimusnahkan!
Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Senin bahwa ia tidak akan menghentikan perang di Gaza "sekarang", dengan upaya baru menuju gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Berbicara pada konferensi pers di Yerusalem 14 bulan setelah perang melawan Hamas Palestina, ia mengatakan "jika kita mengakhiri perang sekarang, Hamas akan kembali, pulih, membangun kembali, dan menyerang kita lagi dan itulah yang tidak ingin kita lakukan lagi".

Netanyahu menegaskan kembali bahwa ia telah menetapkan tujuan pemusnahan Hamas, penghapusan kemampuan militer dan administratifnya untuk mencegah serangan di masa mendatang tetapi mengatakan bahwa tujuan tersebut belum selesai.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada tanggal 23 Oktober bahwa Israel telah berhasil membongkar kapasitas militer Hamas dan menyingkirkan kepemimpinan seniornya. Dengan keberhasilan tersebut, katanya, sudah waktunya untuk memulangkan para sandera dan mengakhiri perang dengan pemahaman tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.

Dalam beberapa hari terakhir, ada tanda-tanda bahwa negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera yang gagal selama berbulan-bulan mungkin akan dihidupkan kembali dan mencapai terobosan.

Qatar, mediator utama, mengatakan pada hari Sabtu bahwa ada "momentum" baru untuk negosiasi yang diciptakan oleh pemilihan Donald Trump di Amerika Serikat.

Seorang sumber yang dekat dengan delegasi Hamas mengatakan pada saat yang sama bahwa Turki serta Mesir dan Qatar telah melakukan upaya terpuji untuk menghentikan perang, dan putaran pembicaraan baru dapat segera dimulai.

Pada hari Minggu, perdana menteri bertemu dengan keluarga sandera yang ditawan di Gaza dan mengatakan bahwa perang Israel terhadap Hizbullah dan Hamas akan memfasilitasi negosiasi untuk pembebasan mereka.

Para pengunjuk rasa, termasuk kerabat para sandera, telah berulang kali menyerukan kesepakatan untuk membebaskan para tawanan dan menuduhnya memperpanjang perang.

Baca Juga: Israel Ekspansi Wilayah, Rebut Jabal el-Sheikh Suriah dalam 1 Jam!

Perang di Gaza dipicu oleh serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 yang mengakibatkan kematian 1.208 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan data resmi.

Selama serangan itu, para operator juga menculik 251 sandera, 96 di antaranya masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang menurut militer telah tewas.

Serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 44.758 orang, sebagian besar warga sipil, menurut data dari kementerian kesehatan yang dikelola Hamas yang dianggap dapat diandalkan oleh PBB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI