Pembantaian Brutal di Haiti: 200 Orang Tewas, Diduga Terkait Praktik Voodoo

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 11 Desember 2024 | 03:15 WIB
Pembantaian Brutal di Haiti: 200 Orang Tewas, Diduga Terkait Praktik Voodoo
Ilustrasi kekacauan di haiti. [Dok.Antara]

Suara.com - Hampir 200 orang di Haiti tewas dalam kekerasan brutal akhir pekan lalu yang dilaporkan didalangi terhadap praktisi voodoo, dan pemerintah pada hari Senin mengutuk pembantaian itu sebagai "kekejaman yang tak tertahankan."

Pembunuhan di ibu kota Port-au-Prince diawasi oleh seorang pemimpin geng yang kuat yang yakin bahwa penyakit putranya disebabkan oleh para pengikut agama tersebut, menurut organisasi sipil Komite Perdamaian dan Pembangunan (CPD).

Itu adalah tindakan kekerasan ekstrem terbaru oleh geng-geng kuat yang menguasai sebagian besar ibu kota di negara Karibia yang miskin itu yang terperosok selama beberapa dekade dalam ketidakstabilan politik, bencana alam, dan kesengsaraan lainnya.

"Dia memutuskan untuk menghukum dengan kejam semua orang tua dan praktisi voodoo yang, dalam imajinasinya, akan mampu mengirimkan kutukan buruk kepada putranya," kata sebuah pernyataan dari kelompok yang bermarkas di Haiti itu.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk kekerasan "mengerikan" itu, yang menurut juru bicaranya menewaskan sedikitnya 184 orang, termasuk 127 pria dan wanita tua.

Kantor Perdana Menteri Alix Didier Fils-Aime menyebut peristiwa berdarah itu sebagai "tindakan biadab, kekejaman yang tak tertahankan," dan mengatakan "kejahatan mengerikan ini merupakan serangan langsung terhadap kemanusiaan."

Baik CPD maupun PBB mengatakan bahwa pembunuhan itu terjadi di kawasan pesisir barat ibu kota, Cite Soleil. Seorang warga yang dihubungi AFP melalui telepon mengonfirmasi serangan itu dan mengatakan bahwa ayahnya yang berusia 76 tahun termasuk di antara korban.

"Para bandit membakar jasadnya. Keluarganya bahkan tidak dapat mengatur pemakaman untuknya karena kami tidak dapat menemukan jasadnya," katanya kepada AFP dengan syarat anonim agar tidak membahayakan keselamatan kerabat lainnya.

"Saya juga mengkhawatirkan nyawa mereka," katanya. "Saya akan berusaha membebaskan mereka." "Tentara geng itu bertanggung jawab untuk mengidentifikasi korban di rumah mereka dan membawa mereka ke markas kepala suku untuk dieksekusi," kata CPD. "Sumber terpercaya dalam komunitas tersebut melaporkan bahwa lebih dari seratus orang dibantai, tubuh mereka dimutilasi dan dibakar di jalan," katanya.

baca juga

Salah satu pemimpin organisasi tersebut, Fritznel Pierre, mengatakan kepada Radio Magik 9 dalam sebuah wawancara bahwa jumlah korban tidak lengkap, karena daerah tersebut sulit diakses.

Ia melaporkan bahwa antek-anteknya telah memburu orang tua dan pengikut voodoo yang tinggal di bagian Wharf Jeremie di Cite Soleil antara Jumat malam dan Sabtu.

"Pengemudi taksi sepeda motor yang mencoba melarikan diri dengan orang-orang yang menjadi sasaran juga dieksekusi," katanya.

Voodoo dibawa ke Haiti oleh budak-budak Afrika dan merupakan andalan budaya negara tersebut. Voodoo dilarang selama pemerintahan kolonial Prancis dan baru diakui sebagai agama resmi oleh pemerintah Haiti pada tahun 2003.

Meskipun menggabungkan unsur-unsur kepercayaan agama lain, termasuk Katolik, voodoo secara historis telah diserang oleh agama-agama lain.

Haiti telah menderita ketidakstabilan selama beberapa dekade, tetapi situasinya meningkat pada bulan Februari ketika kelompok bersenjata melancarkan serangan terkoordinasi di ibu kota untuk menggulingkan perdana menteri saat itu, Ariel Henry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dramatis! Pesawat Spirit Airlines Ditembaki Saat Mendekati Haiti, Pramugari Terluka

Dramatis! Pesawat Spirit Airlines Ditembaki Saat Mendekati Haiti, Pramugari Terluka

News | Selasa, 12 November 2024 | 16:23 WIB

Donald Trump Kekeuh Tuding Imigran Haiti di Ohio Makan Hewan Peliharaan Warga Setempat

Donald Trump Kekeuh Tuding Imigran Haiti di Ohio Makan Hewan Peliharaan Warga Setempat

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 18:58 WIB

Haiti Kembali Berlumuran Darah, Serangan Geng Brutal Tewaskan Warga Arcahaie

Haiti Kembali Berlumuran Darah, Serangan Geng Brutal Tewaskan Warga Arcahaie

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 19:55 WIB

Darurat di Haiti: Lebih dari 700.000 Orang Terpaksa Mengungsi Akibat Teror Kekerasan Geng

Darurat di Haiti: Lebih dari 700.000 Orang Terpaksa Mengungsi Akibat Teror Kekerasan Geng

News | Kamis, 03 Oktober 2024 | 12:35 WIB

Jika Menang Pilpres, Donald Trump Janji Akan Deportasi Massal Imigran Haiti Meski Masuk Secara Legal

Jika Menang Pilpres, Donald Trump Janji Akan Deportasi Massal Imigran Haiti Meski Masuk Secara Legal

News | Senin, 16 September 2024 | 04:10 WIB

Donald Trump Tuduh Imigran Haiti Culik Kucing untuk Dimakan, Ternyata Warga Negara AS

Donald Trump Tuduh Imigran Haiti Culik Kucing untuk Dimakan, Ternyata Warga Negara AS

News | Jum'at, 13 September 2024 | 03:55 WIB

Terkini

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul

Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:07 WIB

×