Haiti Kembali Berlumuran Darah, Serangan Geng Brutal Tewaskan Warga Arcahaie

Andi Ahmad S

Jum'at, 11 Oktober 2024 | 19:55 WIB
Haiti Kembali Berlumuran Darah, Serangan Geng Brutal Tewaskan Warga Arcahaie
Kerusuhan antar-geng di Haiti. (Foto: AFP)

Suara.com - Ibu Kota Haiti kembali mendapatkan serangan brutal oleh kelompok bersenjata pada Kamis (10/10/2024) waktu setempat.

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah terjadinya salah satu aksi pembantaian terburuk dalam sejarah negara kepulauan tersebut.

Penduduk setempat melaporkan setidaknya satu orang tewas, dan warga Haiti khawatir jumlah korban jiwa di kota pesisir Arcahaie bisa meningkat setelah serangan kekerasan geng terjadi.

Warga terdengar menelepon stasiun radio, meminta polisi datang untuk menyelamatkan mereka.

Arcahaie, yang terletak di utara Port-au-Prince, merupakan titik strategis bagi geng-geng kuat di Haiti untuk memperluas pengaruh mereka ke seluruh negeri.

Geng-geng itu sudah menguasai hingga 80 persen wilayah ibu kota.

Pekan lalu, anggota geng menyerbu kota Pont-Sonde di pusat Haiti, menewaskan 115 orang, termasuk bayi, ibu, dan orang tua.

Menurut kelompok hak asasi manusia setempat, geng tersebut mendekati Pont-Sonde menggunakan perahu kano sebelum fajar, menembaki warga dan melukai banyak orang saat mereka menyerang secara tiba-tiba, kemudian membakar rumah-rumah warga.

Pembantaian itu memaksa lebih dari 6.200 orang mengungsi.

baca juga

Serangan tersebut terjadi di tengah kekerasan geng tanpa pandang bulu di seluruh Haiti, yang mengakibatkan meningkatnya jumlah kejahatan terhadap warga sipil, khususnya anak-anak.

Amnesti Internasional pada Kamis menyatakan keprihatinan mendalam atas kekerasan terkait geng yang menyasar anak-anak.

“Kami telah mendokumentasikan kisah-kisah memilukan tentang anak-anak yang dipaksa bekerja untuk geng bersenjata – mulai dari mengantarkan barang, mengumpulkan informasi, hingga melakukan pekerjaan domestik di bawah ancaman kekerasan,” kata Ana Piquer, direktur Amnesti Internasional untuk Amerika.

“Selain itu, anak perempuan juga mengalami perudapaksaan dan kekerasan seksual. Keputusasaan mereka sangat mengganggu; banyak dari mereka yang mengungsi atau tidak memiliki tempat tinggal.”

Perdana Menteri Haiti Garry Conille tiba di Kenya pada Kamis untuk kunjungan resmi selama empat hari, di mana ia akan bertemu dengan Presiden Kenya William Ruto dan mencari dukungan lebih lanjut untuk Misi Dukungan Keamanan Multinasional yang diberi mandat oleh PBB di Haiti, yang tiba di negara tersebut pada musim panas lalu. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Prajurit TNI jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, Jokowi: Perang Memang Seperti Itu, Semua Harus Hati-hati

2 Prajurit TNI jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, Jokowi: Perang Memang Seperti Itu, Semua Harus Hati-hati

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 15:55 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Ancam Kemanusiaan, PBB: Tarik Pasukan Sekarang!

Serangan Israel ke Lebanon Ancam Kemanusiaan, PBB: Tarik Pasukan Sekarang!

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 14:56 WIB

Dua Personel TNI yang Terluka di Markas PBB, Akibat Tembakan Tank Israel

Dua Personel TNI yang Terluka di Markas PBB, Akibat Tembakan Tank Israel

News | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 09:35 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×