Sadis! Pria Dibantai Tetangga, Alat Kelamin Dimutilasi di Dekat Stasiun Palam

Bella

Rabu, 11 Desember 2024 | 08:11 WIB
Sadis! Pria Dibantai Tetangga, Alat Kelamin Dimutilasi di Dekat Stasiun Palam
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Polisi Delhi berhasil mengungkap kasus pembunuhan brutal seorang pria berusia 25 tahun yang ditemukan tewas dengan luka parah di wajah, kepala, dan alat kelaminnya yang dimutilasi di sebuah lahan kosong dekat Stasiun Kereta Palam pada 25 November lalu.

Tiga pelaku, termasuk dua remaja berusia 15 dan 16 tahun, ditangkap pada Sabtu setelah penyelidikan teknis dan analisis rekaman CCTV.

Korban, yang merupakan warga Tigri, Delhi Selatan dan bekerja sebagai eksekutif untuk sebuah situs e-commerce, sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari sebelum jasadnya ditemukan. Polisi juga mengungkap bahwa korban adalah seorang pria homoseksual dan positif HIV, meskipun pihak keluarganya tidak mengetahui orientasi seksual korban.

Menurut keterangan polisi, para pelaku—Tony (21 tahun) dan dua remaja—merupakan tetangga korban yang tinggal di kawasan permukiman kumuh di sekitar lokasi kejadian. Mereka bekerja sebagai penjual balon untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Badut penjual balon (tiktok.com/@gerakansarapanberkah)
Badut penjual balon (tiktok.com/@gerakansarapanberkah)

“Korban yang dalam keadaan mabuk datang ke lokasi kejadian dan mengucapkan sesuatu yang membuat para pelaku tersinggung. Cekcok mulut pun terjadi hingga akhirnya korban dipukuli menggunakan batu bata. Tidak hanya itu, mereka kemudian menggunakan gunting untuk memutilasi alat kelamin korban,” ungkap seorang perwira senior kepolisian.

Penangkapan ketiga pelaku berawal dari analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi menemukan jejak para pelaku yang membawa korban ke lahan kosong tersebut.

Setelah interogasi lebih lanjut, mereka mengakui perbuatan tersebut. Polisi juga berhasil menemukan gunting yang digunakan dalam aksi keji tersebut.

Para pelaku, yang mengenal satu sama lain sebagai tetangga, mengaku bahwa insiden ini dipicu oleh perkataan korban yang mereka anggap menghina. Salah satu petugas polisi menyatakan, “Mereka dalam keadaan marah dan tidak dapat mengontrol emosi mereka, yang berujung pada pembunuhan sadis ini.”

Sebelumnya, polisi sempat mendalami kemungkinan orientasi seksual korban sebagai pemicu tindakan tersebut. Namun, hasil penyelidikan mengarah pada pertengkaran spontan akibat kondisi korban yang diduga mabuk.

Polisi saat ini tengah berkoordinasi dengan lembaga perlindungan anak untuk menangani dua pelaku yang masih di bawah umur sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Ibu di India Tega Menjual Bayinya Seharga Rp28 Juta, Suami yang Tak Terima Lagsung Lapor Polisi

Seorang Ibu di India Tega Menjual Bayinya Seharga Rp28 Juta, Suami yang Tak Terima Lagsung Lapor Polisi

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:02 WIB

Pelaku Penembakan Eksekutif UnitedHealth Ditangkap, Motif Dendam Terhadap Perusahaan Amerika Terungkap

Pelaku Penembakan Eksekutif UnitedHealth Ditangkap, Motif Dendam Terhadap Perusahaan Amerika Terungkap

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 18:11 WIB

ABG Pembunuh Ayah-Nenek di Lebak Bulus Tulis Surat, Isinya Menyentuh: Maafin Aku Udah Nyusahin...

ABG Pembunuh Ayah-Nenek di Lebak Bulus Tulis Surat, Isinya Menyentuh: Maafin Aku Udah Nyusahin...

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 16:00 WIB

Terungkap! Anak Bunuh Ayah-Nenek di Cilandak Sempat Dibawa Ibu ke Psikiater

Terungkap! Anak Bunuh Ayah-Nenek di Cilandak Sempat Dibawa Ibu ke Psikiater

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 15:04 WIB

Sengketa Warisan, Paman dan Bibi Tega Bunuh Keponakan di Bandra

Sengketa Warisan, Paman dan Bibi Tega Bunuh Keponakan di Bandra

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 08:33 WIB

Ancaman Bom di 44 Sekolah Membuat Delhi Berada dalam Kekacauan

Ancaman Bom di 44 Sekolah Membuat Delhi Berada dalam Kekacauan

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 07:45 WIB

Polisi Gelar Rekonstruksi Anak Bunuh Ayah-Nenek Pekan Ini, Digelar Tertutup

Polisi Gelar Rekonstruksi Anak Bunuh Ayah-Nenek Pekan Ini, Digelar Tertutup

News | Senin, 09 Desember 2024 | 23:45 WIB

Usai Periksa Saksi Kunci, Polisi akan Gelar Rekonstruksi Kasus Anak Bunuh Ayah-Nenek di Cilandak

Usai Periksa Saksi Kunci, Polisi akan Gelar Rekonstruksi Kasus Anak Bunuh Ayah-Nenek di Cilandak

News | Senin, 09 Desember 2024 | 18:42 WIB

Puluhan Sekolah di Delhi India Terima Ancaman Bom, Ada Apa?

Puluhan Sekolah di Delhi India Terima Ancaman Bom, Ada Apa?

News | Senin, 09 Desember 2024 | 16:24 WIB

Kronologi Warga Tolak Pembangunan Gedung Kedubes India Berlantai 18 Berujung Gugatan di PTUN

Kronologi Warga Tolak Pembangunan Gedung Kedubes India Berlantai 18 Berujung Gugatan di PTUN

News | Minggu, 08 Desember 2024 | 17:25 WIB

Terkini

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:56 WIB

Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi

Soal Begal Takut Tentara, DPR Ingatkan Proses Pidana Tetap di Tangan Polisi

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:52 WIB

Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?

Di Tengah Kenaikan Harga BBM, Bisakah Sampah Plastik Menjadi Sumber Energi Alternatif?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:35 WIB

Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak

Menkes Minta RS dan Klinik Jujur Isi Sensus Ekonomi: Jangan Takut Data Dipakai untuk Pajak

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:35 WIB

Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya

Siapa 26 Tokoh Terlibat Korupsi MBG? Elza Syarief: Masih Tunggu Izin Sony Sonjaya

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:33 WIB

Tolak Tambahan Cukai, Koalisi Sipil Gelar Demo 'Rokok Murah' di Depan Kemenkeu

Tolak Tambahan Cukai, Koalisi Sipil Gelar Demo 'Rokok Murah' di Depan Kemenkeu

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:28 WIB

Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK

Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:22 WIB

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:10 WIB

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:04 WIB

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:55 WIB