Cerita Mahasiswa Asal Indonesia di Damaskus, Ketakutan Hingga Berujung Bahagia

Andi Ahmad S | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2024 | 15:03 WIB
Cerita Mahasiswa Asal Indonesia di Damaskus, Ketakutan Hingga Berujung Bahagia
Seorang wanita mengibarkan bendera oposisi Suriah saat merayakan kemenangan di Lapangan Umayyah di Damaskus, Suriah, Minggu (8/12/2024). [Bakr AL KASSEM / AFP]

Suara.com - Salah satu mahasiswa asal Indonesia yang sedang melakukan pendidikan di Suriah menceritakan momen menegangkan ketika Presiden Assad tumbang pada Sabtu malam (7/12/2024).

Tubagus Muhammad (22) menceritakan kondisi menegangkan di Damaskus Suriah yang mencekam lantaran

WNI di Damaskus Suriah muncul kabar pasukan pemberontak akan segera masuk dan menyerbu ibu kota.

Kata dia dilansir dari CNA, seluruh warga kota, termasuk warga negara Indonesia (WNI) di Damaskus menutup rapat-rapat pintu dan jendela, tak terkecuali dirinya sendiri.

"Tiba-tiba internet malam itu putus, jadi kami tidak tahu kabar dari luar," kata mahasiswa Indonesia itu.

Tubagus lantas pergi tidur di kamar kosannya di distrik Rukan al-Din, terletak sekitar 10 menit dari Istana Presiden Assad di pusat kota.

Tiba-tiba pada pukul 2 dini hari, Minggu (8/12), dia dibuat terjaga oleh suara rentetan tembakan. Suasana ketika itu berubah menjadi mencekam.

"Suara tembakan di mana-mana, saya pikir sedang ada baku tembak. Suara takbir Allahu Akbar juga terdengar. Itu mungkin adalah malam paling mencekam buat saya," kata mahasiswa fakultas Ushuluddin di Universitas Bilad al-Syam ini.

"Saya bahkan sempat membuat video wasiat, kalau-kalau itu malam terakhir saya," lanjut dia.

Ketika internet menyala kembali sekitar pukul 5 pagi, Tubagus menyadari bahkan suara itu bukanlah baku tembak, melainkan tembakan ke udara sebagai bentuk perayaan.

"Mereka ternyata celebrate, merayakan bahwa rezim telah runtuh," kata Tubagus.

Pada Minggu itu, pasukan pemberontak Hayat Tahrir al-Sham (HTS) pimpinan Abu Mohammed al-Golani berhasil menguasai Damaskus tanpa ada perlawanan dari militer. Assad kabur ke luar negeri, dilaporkan telah menerima suaka di Rusia.

Kaburnya Assad menandai awal dari berakhirnya konflik berdarah yang telah berlangsung lebih dari 13 tahun di Suriah, menewaskan lebih dari 580 ribu orang dan membuat 12 juta orang mengungsi.

Perkembangan ini disambut gembira oleh rakyat Suriah yang turun ke jalan-jalan merayakan kebebasan dari cengkeraman rezim.

Atmosfer kegembiraan ini dirasakan oleh Wahyudi, mahasiswa Indonesia lainnya di Damaskus. Selepas salat subuh pada Minggu itu, kata Wahyudi, masyarakat Damaskus keluar rumah seraya mengumandangkan takbir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan, Presiden Korea Selatan Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Jadi Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan, Presiden Korea Selatan Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:40 WIB

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Jadi Tersangka Pengkhianatan dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Jadi Tersangka Pengkhianatan dan Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:22 WIB

Suriah Kecam Serangan Israel, Tuntut Tindakan Tegas ke PBB!

Suriah Kecam Serangan Israel, Tuntut Tindakan Tegas ke PBB!

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 04:55 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB