Veteran LGBTQ Dipecat Karena Orientasi Seksual, Inggris Bayar Kompensasi Rp838 Juta Per Orang!

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:36 WIB
Veteran LGBTQ Dipecat Karena Orientasi Seksual, Inggris Bayar Kompensasi Rp838 Juta Per Orang!
Ilustrasi tentara Inggris. (Foto: AFP)

Suara.com - Pemerintah Inggris akan mengalokasikan 75 juta pound (Rp1, 53 T) untuk memberikan kompensasi kepada veteran militer LGBTQ yang dipecat oleh tentara karena orientasi seksual mereka, kementerian pertahanan mengumumkan pada hari Kamis.

Hingga reformasi tahun 2000, kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender dilarang mengikuti dinas militer di Inggris. Mereka yang ketahuan sering dilecehkan, dianiaya, dan dipecat, menurut laporan yang ditugaskan pemerintah tahun lalu.

Berusaha untuk memperbaiki "kesalahan historis", mantan anggota atau karyawan angkatan bersenjata yang dipecat karena seksualitas atau identitas gender mereka akan memenuhi syarat untuk menerima masing-masing £50.000 (Rp838 juta), kata kementerian pertahanan, jumlah yang lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Perlakuan historis terhadap veteran LGBT merupakan noda moral bagi bangsa kita. Pemerintah kita bertekad untuk memperbaiki kesalahan masa lalu dan mengakui luka yang dialami terlalu banyak orang," kata Menteri Pertahanan John Healey dalam sebuah pernyataan.

Selain kehilangan pekerjaan dan menjadi sasaran penghinaan publik, para veteran yang terlibat terkadang dicabut tunjangan pensiunnya, dan menjalani sisa hidup mereka dalam kemiskinan.

"Kami sepenuhnya menyambut para veteran LGBT kami kembali ke Departemen Pertahanan, dan mengakui kontribusi penting mereka untuk menjaga keamanan negara," kata Menteri Veteran Alistair Carns.

Kompensasi tambahan sebesar £1.000 hingga £20.000 (Rp16-335 juta)akan ditawarkan berdasarkan "penderitaan" individu tertentu, baik pelecehan, interogasi brutal, atau pemenjaraan, kata para pejabat.

Para korban juga dapat meminta pemulihan pangkat dan medali militer mereka.

Parlemen akan membahas tindakan tersebut pada hari Kamis, tetapi para veteran sudah dapat mulai mengajukan permintaan kompensasi mereka secara daring.

baca juga

Pada bulan Juli 2023, sebuah laporan yang diperintahkan oleh pemerintah Partai Konservatif Inggris saat itu mengungkap perlakuan "mengerikan" terhadap para veteran LGBTQ yang bertugas antara tahun 1967 dan 2000.

Pada hari laporan itu diterbitkan, mantan perdana menteri Rishi Sunak meminta maaf atas nama pemerintah. Ia kemudian memulai proses yang berujung pada pengumuman ganti rugi pada hari Kamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?

Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?

Otomotif | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:37 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Bola | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:56 WIB

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bola | Selasa, 10 Desember 2024 | 19:56 WIB

Wasit MU vs Newcastle Diduga Nyabu, Kini Dipecat Liga Inggris

Wasit MU vs Newcastle Diduga Nyabu, Kini Dipecat Liga Inggris

Bola | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:54 WIB

Inggris Pertimbangkan Ulang Status HTS sebagai Organisasi Terlarang

Inggris Pertimbangkan Ulang Status HTS sebagai Organisasi Terlarang

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 05:10 WIB

Rezim Assad Tumbang! PM Inggris Sambut Era Baru Suriah

Rezim Assad Tumbang! PM Inggris Sambut Era Baru Suriah

News | Senin, 09 Desember 2024 | 09:56 WIB

Terkini

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:44 WIB

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:47 WIB

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:31 WIB

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:53 WIB

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16 WIB

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:34 WIB

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:59 WIB

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:31 WIB

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:58 WIB

×