Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 11 Desember 2024 | 17:37 WIB
Deretan Negara yang Terapkan SIM Seumur Hidup, Kapan Indonesia Nyusul?
Ilustrasi SIM - Jadwal SIM Keliling Kota Tangerang (Dok. Polri)

Suara.com - Wacana perubahan kebijakan terkait dokumen berkendara kembali mencuat setelah Komisi III DPR RI mengusulkan agar Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berlaku seumur hidup.

Usulan ini muncul sebagai respons atas berbagai kendala yang kerap dihadapi masyarakat dalam proses perpanjangan dokumen berkendara, serta pertimbangan efisiensi biaya yang selama ini dibebankan kepada masyarakat.

Salah satu usulan yang menjadi perhatian yakni pemberlakuan SIM seumur hidup. Indonesia memang belum menerapkan SIM seumur hidup.

Namun di beberapa negara sudah menerapkan SIM dengan jangka waktu panjang hingga seumur hidup. Berikut beberapa negara yang menerapkannya dilansir dari berbagai sumber.

1. Inggris

Inggris, muncul sebagai salah satu negara dengan kebijakan paling longgar, di mana SIM berlaku hingga pemegang mencapai usia 70 tahun.

Meski demikian, sistem ini tetap memiliki mekanisme kontrol melalui pembaruan data dan foto setiap dekade.

Yang menarik, ketidakpatuhan terhadap aturan pembaruan ini dapat mengakibatkan denda substansial hingga Rp20.000.000.

Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (Instagram/Simrestabesbdg1)
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (Instagram/Simrestabesbdg1)

2. Amerika Serikat

baca juga

Amerika Serikat menunjukkan variasi kebijakan yang unik antar negara bagian. Arizona, contohnya, memberikan masa berlaku SIM hingga usia 65 tahun, dengan ketentuan pembaruan foto setiap 12 tahun.

Setelah melewati usia tersebut, pemegang SIM diwajibkan melakukan perpanjangan setiap 5 tahun sekali, mencerminkan keseimbangan antara kenyamanan dan keamanan berkendara.

3. Singapura

Singapura menerapkan kebijakan yang cukup progresif dengan masa berlaku SIM hingga usia 65 tahun. Meskipun terkesan sangat panjang, negara ini tetap mempertahankan kontrol melalui kewajiban pembaruan data setiap tiga tahun sekali.

4. India

Sementara itu, India mengambil pendekatan berbeda dengan memberikan masa berlaku 15 tahun, dengan proses perpanjangan yang relatif sederhana tanpa ujian ulang.

5. Eropa

Eropa juga memiliki variasi menarik dalam kebijakan SIM-nya. Prancis dan Jerman sama-sama menerapkan masa berlaku 15 tahun, sementara Italia memilih durasi yang lebih singkat yaitu 10 tahun.

6. Malaysia

Malaysia, sebagai tetangga terdekat Indonesia, menerapkan kebijakan 10 tahun untuk masa berlaku SIM-nya.

Perbedaan kebijakan ini mencerminkan beragam pertimbangan, mulai dari aspek keamanan, efisiensi administratif, hingga karakteristik sosial masyarakat di masing-masing negara.

Pertanyaannya, sistem manakah yang paling efektif dalam menjamin keselamatan berkendara sekaligus memberikan kenyamanan bagi penggunanya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DKI Jakarta Jadi DKJ: Apa Saja yang Berubah dan Bagaimana Nasib IKN?

DKI Jakarta Jadi DKJ: Apa Saja yang Berubah dan Bagaimana Nasib IKN?

Liks | Rabu, 11 Desember 2024 | 10:44 WIB

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Eks Pemain Keturunan Indonesia Bongkar Kebodohan Erik ten Hag

Bola | Rabu, 11 Desember 2024 | 08:56 WIB

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bantai Inggris hingga Belanda, Indonesia Lolos Perempat Final FIFAe World Cup 2024

Bola | Selasa, 10 Desember 2024 | 19:56 WIB

Terkini

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Siap Jalankan Penugasan Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Mendikdasmen Ungkap 3 Pelaku Dominan Perundungan di Sekolah, Guru Salah Satunya

Mendikdasmen Ungkap 3 Pelaku Dominan Perundungan di Sekolah, Guru Salah Satunya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Tren Warna Rambut 2027: Terinspirasi Warna Alam, dari Ungu hingga Oranye

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:49 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

×