Menanti PPP Comeback ke Senayan,Transformasi atau Tetap Status Quo?

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 16 Desember 2024 | 09:23 WIB
Menanti PPP Comeback ke Senayan,Transformasi atau Tetap Status Quo?
PPP Buka Mukernas II di Ancol, Mardiono dan Romahurmuziy Duduk Satu Meja. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Partai Persatuan Pembagunan (PPP) melakukan gebrakan untuk bangkit dari keterpurukan setelah gagal lolos ke Parlemen Senayan dengan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-II di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara pada 13-14 Desember 2024.

Mengusung tema 'Transformasi PPP Untuk Indonesia' partai berlambang kakbah ini seolah ingin menunjukan taringnya kembali di kancah perpolitikan Indonesia sebagai partai politik Islam tertua yang ada di Indonesia.

"Mukernas ke-2 ini bertema transformasi PPP untuk Indonesia. Transformasi PPP untuk Indonesia. Latar belakang pemilihan tema ini adalah setelah melihat kondisi PPP pasca Pileg dan Pilpres kemarin yang ternyata tidak mampu melampaui parliamentary threshold sebesar 4 persen," kata Ketua DPP PPP yang juga Ketua Panitia Mukernas II Amri Ali dalam konferensi persnya di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2024).

Partai yang didirikan pada 5 Januari 1973 ini memulai niat besar untuk melakukan perubahan dengan melakukan transformasi menjadi partai politik Islam modern.

"PPP tidak boleh menjadi seperti tanah dan bangunan wakaf. Tanah dan bangunan wakaf itu tidak boleh dibongkar, tidak boleh direhab, tidak boleh diperbaiki. Dibiarkan begitu saja sehingga PPP itu nanti akan kelihatan usang dan tidak menarik untuk dilihat, tidak menarik untuk dipilih," ujarnya.

Mukernas II PPP ini sedianya digelar hanya untuk membahas jadwal pelaksanaan Muktamar ke-10 partai. Namun panitia menyampaikan jika Mukernas tak hanya sampai membahas persoalan tersebut saja.

Ditekankan juga bahwa di dalam mukernas tidak akan ada evaluasi khusus terhadap kepemimpinan Plt Ketua Umum PPP M Mardiono. Panitia menegaskan evaluasi akan dilakukan terhadap keseluruhan organisasi.

Jumat, 13 Desember 2024 malam, menjadi langkah awal PPP berikhtiar memulai wajah barunya, ditandai dengan dibukanya Mukernas II.

Namun beberapa jam sebelum Mukernas II dibuka, dinamika mulai muncul, Ketua Majelis Pertimbangan PPP M Romahurmuziy alias Rommy tiba-tiba bicara ke media.

baca juga

Eks Ketua Umum PPP ini meminta agar dalam Mukernas II PPP harus dibahas soal evaluasi kegagalan PPP dalam Pemilu 2024 baik dalam Pilpres terlebih pemilihan legislatif. Rommy mendesak Mardiono sebagai pucuk pimpinan partai untuk dievaluasi.

"Kepemimpinan. Alih-alih memperluas basis, PPP justru sibuk dengan pergantian senyap Suharso ke Mardiono yang berujung pada tidak lolosnya PPP," kata Rommy dalam keterangannya kepada Suara.com, Jumat (13/12/2024) siang.

Plt Ketum PPP Mardiono. (Suara.com/Bagas)
Plt Ketum PPP Mardiono. (Suara.com/Bagas)

Bahkan, Rommy terang-terangan menyebut PPP di masa kepemimpinan Mardiono 'tidak sehat'.

"Plt Ketum PPP kali ini, adalah yang Plt terlama dalam sejarah partai. Ini sangat tidak sehat," sambungnya.

Taubat Nasuha

Ia juga meminta mukernas ini harus mencatat bahwa kepemimpinan DPP PPP kali ini secara nyata gagal dan sudah kehilangan legitimasi secara moral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Namanya Digadang-gadang Masuk Bursa Ketum PPP, Gus Ipul Bilang Begini

Namanya Digadang-gadang Masuk Bursa Ketum PPP, Gus Ipul Bilang Begini

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 17:37 WIB

Mardiono: Mukernas PPP II Tidak Bahas Calon Ketum

Mardiono: Mukernas PPP II Tidak Bahas Calon Ketum

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 15:23 WIB

Nama Mardiono Disodorkan jadi Ketum Lagi di Mukernas? Begini Kata Sekjen PPP

Nama Mardiono Disodorkan jadi Ketum Lagi di Mukernas? Begini Kata Sekjen PPP

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 14:32 WIB

Terkini

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

Promosi Miras Pakai Ayat Alquran Dinilai Penistaan Agama, FKBI Dorong Publik Boikot Produknya

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×