Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 16 Desember 2024 | 10:21 WIB
Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru
Presiden Suriah Bashar al-Assad menunggu kedatangan mitranya dari Prancis di Damaskus, Suriah, pada tanggal 3 September 2008. [Louai BESHARA / AFP]

Suara.com - Negara-negara asing meningkatkan upaya pada hari Minggu untuk menjalin kontak dengan penguasa sementara Suriah, seminggu setelah pemberontak yang dipimpin Islamis mengirim Presiden Bashar al-Assad melarikan diri ke Moskow, mengakhiri pemerintahan brutal selama beberapa dekade.

Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Suriah termasuk di antara mereka yang tiba di ibu kota Suriah, di mana ia mendesak "keadilan dan akuntabilitas atas kejahatan".

"Dan kita perlu memastikan bahwa itu melalui sistem peradilan yang kredibel, dan bahwa kita tidak melihat adanya balas dendam," kata Geir Pedersen.

Ia kemudian bertemu dengan pemimpin pemberontak Abu Mohammed al-Jolani, kata saluran Telegram pemberontak.

Delegasi Qatar juga mendarat di Suriah untuk bertemu dengan pejabat pemerintah transisi.

Mereka menegaskan kembali "komitmen penuh emirat Teluk untuk mendukung rakyat Suriah... setelah keberhasilan revolusi mereka," kata juru bicara kementerian luar negeri Qatar kepada kantor berita resmi emirat tersebut.

Kedutaan Besar Qatar akan kembali beroperasi pada hari Selasa, 13 tahun setelah ditutup pada tahap awal pemberontakan antipemerintah yang berubah menjadi perang saudara selama bertahun-tahun.

Tidak seperti negara-negara Arab lainnya, Qatar tidak pernah memulihkan hubungan dengan Suriah yang dipimpin Assad.

Turki, pemain utama dalam konflik Suriah yang memiliki pengaruh besar di wilayah barat laut, membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus pada hari Sabtu setelah 12 tahun.

Dan menteri luar negeri Inggris mengatakan London telah menjalin kontak diplomatik dengan kelompok pemberontak Hayat Tahrir al-Sham (HTS) yang memimpin serangan yang menggulingkan Assad.

Mereka tetap menjadi "organisasi teroris yang dilarang, tetapi kami dapat melakukan kontak diplomatik dan karenanya kami memang melakukan kontak diplomatik," kata David Lammy yang juga mengumumkan paket bantuan untuk warga Suriah.

Diplomat utama Washington Antony Blinken mengatakan negaranya telah melakukan "kontak langsung" dengan HTS, meskipun telah menetapkan kelompok itu sebagai teroris pada tahun 2018.

Tim diplomatik Prancis akan tiba di Damaskus pada hari Selasa untuk "merebut kembali kepemilikan real estat kami" serta "melakukan kontak awal" dengan otoritas baru, kata penjabat Menteri Luar Negeri Jean-Noel Barrot.

Mereka juga akan "mengevaluasi kebutuhan mendesak penduduk", tambahnya.

Assad melarikan diri dari Suriah pada 8 Desember menyusul serangan pemberontak selama 11 hari yang dipimpin oleh HTS, setelah bertahun-tahun perang saudara yang dipicu oleh tindakan kerasnya terhadap protes antipemerintah pada tahun 2011.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saudi dan Qatar Kecam Ekspansi Pemukiman Israel di Golan, "Tanah Arab Suriah yang Diduduki!"

Saudi dan Qatar Kecam Ekspansi Pemukiman Israel di Golan, "Tanah Arab Suriah yang Diduduki!"

News | Senin, 16 Desember 2024 | 10:07 WIB

Suriah Bubarkan Semua Kelompok Bersenjata! HTS Umumkan Era Baru Tanpa Milisi

Suriah Bubarkan Semua Kelompok Bersenjata! HTS Umumkan Era Baru Tanpa Milisi

News | Senin, 16 Desember 2024 | 08:37 WIB

Sempat Labeli HTS Teroris, AS Akui Sudah Kontak Langsung dengan Penguasa Baru Suriah

Sempat Labeli HTS Teroris, AS Akui Sudah Kontak Langsung dengan Penguasa Baru Suriah

News | Senin, 16 Desember 2024 | 08:17 WIB

Rezim Bashar al-Assad Terguling, Israel Mulai Duduki Tiga Desa di Suriah

Rezim Bashar al-Assad Terguling, Israel Mulai Duduki Tiga Desa di Suriah

News | Senin, 16 Desember 2024 | 01:35 WIB

Lagi! Berhasil Dievakuasi dari Konflik Suriah, 30 WNI Sudah Mendarat Selamat di Tanah Air

Lagi! Berhasil Dievakuasi dari Konflik Suriah, 30 WNI Sudah Mendarat Selamat di Tanah Air

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 21:24 WIB

Suriah di Ambang Perubahan? Negara-negara Arab dan Barat Sepakat Soal Ini

Suriah di Ambang Perubahan? Negara-negara Arab dan Barat Sepakat Soal Ini

News | Minggu, 15 Desember 2024 | 20:58 WIB

Terkini

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

Sekjen PBNU Gus Ipul Beri Ucapan Khusus Lebaran ke Sekum Muhammadiyah Prof Mukti

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:37 WIB

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

Momen Lebaran di Rutan, KPK Izinkan 81 Tahanan Korupsi Bertemu Keluarga pada Idul Fitri 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:25 WIB

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:37 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:12 WIB

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB