Sewa Detektif Pra-nikah Jadi Tren Baru di India

Bella

Sabtu, 21 Desember 2024 | 05:05 WIB
Sewa Detektif Pra-nikah Jadi Tren Baru di India
Ilustrasi detektif [shutterstock]

Suara.com - Di sebuah kantor sederhana yang tersembunyi di pusat perbelanjaan New Delhi, Bhavna Paliwal menjalankan tugasnya sebagai detektif pernikahan. Pekerjaan unik ini semakin diminati di tengah perubahan sosial di India, di mana generasi muda semakin memilih pernikahan berdasarkan cinta dibandingkan perjodohan tradisional.

Namun, bagi sebagian keluarga, cinta saja tidak cukup. Mereka memilih untuk memanggil "mata-mata" seperti Paliwal sebelum memberikan restu.

Tradisi perjodohan di India telah lama diatur oleh keluarga, dengan latar belakang sosial, ekonomi, dan agama sebagai pertimbangan utama. Namun, dengan maraknya pernikahan cinta di era modern, keluarga kini semakin khawatir tentang latar belakang calon menantu mereka.

Ilustrasi pernikahan India. (Pexels/Viresh Studio Photo)
Ilustrasi pernikahan India. (Pexels/Viresh Studio Photo)

Demi memastikan kebahagiaan anak-anak mereka, beberapa keluarga rela menyewa detektif untuk menggali fakta tersembunyi.

Sheela, seorang pekerja kantoran di New Delhi, adalah salah satu klien Paliwal. Ketika putrinya mengumumkan ingin menikah dengan kekasihnya, Sheela segera mengambil langkah proaktif.

“Saya mendukung putri saya, tapi saya tidak ingin dia mengalami pernikahan buruk seperti saya dulu,” ujarnya, dengan identitas yang dirahasiakan.

Diam-diam, ia menyewa Paliwal untuk menyelidiki calon menantunya.

Bhavna Paliwal, pendiri Tejas Detective Agency, telah menjalankan bisnis ini selama lebih dari dua dekade. Menurutnya, permintaan investigasi pra-pernikahan semakin meningkat. Dalam satu kasus baru-baru ini, Paliwal menemukan kebohongan mengejutkan.

“Pria itu mengaku berpenghasilan $70.700 (sekitar Rp1,09 miliar) per tahun, tapi setelah diselidiki, ia hanya menghasilkan $7.070 (sekitar Rp1,09 miliar),” ungkapnya. Temuan seperti ini bisa jadi penentu masa depan pernikahan.

Paliwal dan rekan-rekannya bekerja dengan sangat hati-hati. Kantornya bahkan tidak mencantumkan papan nama mencolok, melainkan menyamar sebagai layanan astrologi. Menurutnya, banyak klien yang tidak ingin diketahui sedang menyewa detektif. Biaya layanan ini berkisar antara $100 (sekitar Rp1,6 juta) hingga $2.000 (sekitar Rp32 juta), tergantung seberapa rumit pengawasan yang dibutuhkan.

Layanan ini tidak hanya digunakan oleh orang tua yang khawatir, tetapi juga oleh pasangan yang ingin memeriksa calon suami atau istri mereka. Bahkan, ada kasus setelah pernikahan di mana seseorang menyewa detektif untuk membuktikan perselingkuhan pasangan.

“Ini adalah pelayanan bagi masyarakat,” ujar Sanjay Singh, seorang detektif berpengalaman.

Tahun ini saja, agensinya telah menangani ratusan investigasi pra-nikah. Menurut Singh, teknologi yang semakin canggih mempermudah pekerjaan mereka. Kamera tersembunyi, alat perekam suara mini, hingga pelacak GPS magnetik di mobil sering menjadi senjata utama mereka.

Pernikahan cinta di India kini semakin banyak dimulai dari aplikasi kencan atau situs perjodohan online. Namun, risiko informasi palsu membuat investigasi menjadi kebutuhan.

Akriti Khatri, pemilik Venus Detective Agency, mengatakan bahwa seiring meningkatnya modernisasi, masyarakat semakin waspada terhadap kebohongan calon pasangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terapis Pijat di India Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Turis Asal Spanyol

Terapis Pijat di India Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Turis Asal Spanyol

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 15:49 WIB

Masjid Barahat Jadi Pusat Ketegangan Antar Agama di India, Warga Muslim Dituding Lakukan Jihad Cinta

Masjid Barahat Jadi Pusat Ketegangan Antar Agama di India, Warga Muslim Dituding Lakukan Jihad Cinta

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 15:28 WIB

Ogah Bulan Madu ke Mekkah, Pria India Disiram Mertua dengan Air Keras

Ogah Bulan Madu ke Mekkah, Pria India Disiram Mertua dengan Air Keras

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 13:07 WIB

Waspada Teror Natal! Polisi Inggris Minta Warga Jadi 'Detektif'

Waspada Teror Natal! Polisi Inggris Minta Warga Jadi 'Detektif'

News | Jum'at, 20 Desember 2024 | 10:48 WIB

Film Chennai Express: Putri Mafia yang Jatuh Cinta dengan Penjual Manisan

Film Chennai Express: Putri Mafia yang Jatuh Cinta dengan Penjual Manisan

Your Say | Jum'at, 20 Desember 2024 | 09:10 WIB

Lucky Baskhar: Film Genre Drama Kriminal India Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Lucky Baskhar: Film Genre Drama Kriminal India Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Your Say | Kamis, 19 Desember 2024 | 16:21 WIB

Kapal Perang India Tabrak Feri Rombongan Wisatawan , 13 Orang Dilaporkan Tewas

Kapal Perang India Tabrak Feri Rombongan Wisatawan , 13 Orang Dilaporkan Tewas

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:30 WIB

Wabah Misterius Serang Sebuah Desa di India, Hingga Kini 8 Orang Dilaporkan Meninggal

Wabah Misterius Serang Sebuah Desa di India, Hingga Kini 8 Orang Dilaporkan Meninggal

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 13:47 WIB

Apa Itu SIP Dokter? Jadi Sorotan di Tengah Kontroversi dr Richard Lee VS Doktif

Apa Itu SIP Dokter? Jadi Sorotan di Tengah Kontroversi dr Richard Lee VS Doktif

Health | Kamis, 19 Desember 2024 | 10:54 WIB

Sengkarut SIP dr. Richard Lee vs Doktif, Bagaimana Aturan Praktik Dokter di Indonesia?

Sengkarut SIP dr. Richard Lee vs Doktif, Bagaimana Aturan Praktik Dokter di Indonesia?

Bisnis | Kamis, 19 Desember 2024 | 09:34 WIB

Terkini

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB