Alvin Lie Ragukan Teori Bird Strike dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Andi Ahmad S, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 29 Desember 2024 | 23:15 WIB
Alvin Lie Ragukan Teori Bird Strike dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air
Ketua APJAPi Alvin Lie/Achmad Fauzi

Suara.com - Pengamat penerbangan Alvin Lie menilai kecelakaan pesawat terbang Jeju Air C7R Nomor 7C-2216 pada Minggu (29/12/2024) terjadi karena masalah teknis di sistem hidrolis pesawat. Karena masalah hidrolis tersebut, roda pesawat Boeing 737-800 dengan registrasi HL-8088 itu tak dapat dikeluarkan.

Akibatnya, pesawat yang mengalami kecelakaan di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, tersebut menewaskan hingga 179 orang.

"Kelihatannya ya, sepertinya pesawat mengalami masalah teknis dengan sistem hidrolis, sehingga roda tidak keluar dan flap juga tidak bisa di-extend, tidak bisa dikeluarkan. Itu mungkin yang menyebabkan kecepatan mendarat itu tinggi," kata Alvin dalam keterangan yang diterima, Minggu.

Di satu sisi, ia meragukan pendapat terkait penyebab pesawat itu kecelakaan karena ada burung yang memasuk mesin pesawat Jeju Air. Pasalnya, pada 27 Desember 2024, ada pesawat dengan nomor registrasi HL-808 yang terbang dari Jeju menuju Beijing mengalami masalah teknis.

Pesawat HL-808 itu kemudian mengalihkan pendaratan menuju Bandara Incheon, Seoul. Meski demikian, Alvin mengatakan, kecelakaan pesawat HL-808 masih perlu pendalaman lebih lanjut.

"Kalau menabrak burung, kecuali burung itu menabrak kaca kokpit, rasa-rasanya tidak terlalu berat ya. Walaupun burung masuk ke mesin, salah satu mesin, mesin masih bisa dimatikan dan pesawat masih bisa terbang secara terkendali," ucapnya.

"Jadi, saya agak meragukan pendapat yang menyatakan bahwa pesawat tersebut mengalami kecelakaan karena menabrak burung," lanjut dia.

Dalam kesempatan itu, Alvin menekankan penyebab kecelakaan Jeju Air masih dalam diselidiki lebih lanjut. Menurut dia, penyebab kecelakaan itu masih harus menunggu hasil analisis terhadap black box, baik flight data recorder maupun kokpit voice recorder.

Karena belum ada penyebab kecelakaan pasti, Alvin mengaku belum berani menyarankan apapun terhadap kondisi maskapai di Tanah Air.

baca juga

"Saya tidak berani menyarankan apa-apa ke maskapai di Indonesia karena kita belum tahu apa masalahnya," tutur dia.

Sebelumnya, korban tewas dalam kecelakaan Pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan kembali bertamah menjadi 167 orang, Minggu (29/12/2024).

Petugas melakukan operasi penyelamatan setelah pesawat Jeju Air mengalami kecelakaan di luar landasan pacu Bandara Internasional Muan, Muan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024). [ANTARA FOTO/ REUTERS/Kim Hong-Ji/Spt]
Petugas melakukan operasi penyelamatan setelah pesawat Jeju Air mengalami kecelakaan di luar landasan pacu Bandara Internasional Muan, Muan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024). [ANTARA FOTO/ REUTERS/Kim Hong-Ji/Spt]

Informasi itu disampaikan lapor kantor berita Yonhap yang mengutip pejabat dinas pemadam kebakaran.

Pesawat yang membawa 175 penumpang dan enam awak itu keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Internasional Muan di setelah barat daya. Pesawat dilaporkan menabrak dinding beton dan kemudian terbakar.

"Setelah pesawat menabrak dinding, penumpang terlempar keluar dari pesawat. Peluang untuk bertahan hidup sangat tipis," katanya.

Operasi evakuasi para korban masih berlangsung. Dua awak pesawat selamat dan dibawa ke Seoul untuk mendapat perawatan. Luka yang mereka alami dilaporkan tidak mengancam jiwa.

Diketahui, Korban tewas dalam kecelakaan Pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan kembali bertamah menjadi 167 orang, Minggu (29/12/2024).

Informasi itu disampaikan lapor kantor berita Yonhap yang mengutip pejabat dinas pemadam kebakaran.

Pesawat yang membawa 175 penumpang dan enam awak itu keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Internasional Muan di setelah barat daya. Pesawat dilaporkan menabrak dinding beton dan kemudian terbakar.

"Setelah pesawat menabrak dinding, penumpang terlempar keluar dari pesawat. Peluang untuk bertahan hidup sangat tipis," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Jeju Air Jadi 167 Orang

Kembali Bertambah, Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Jeju Air Jadi 167 Orang

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 21:33 WIB

Benarkah Ada yang Salah? Pesawat Jeju Air Alami Masalah Berulang Sebelum Kecelakaan

Benarkah Ada yang Salah? Pesawat Jeju Air Alami Masalah Berulang Sebelum Kecelakaan

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 21:35 WIB

Alvin Lie Bongkar Dugaan Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Masalah Teknis Jadi Sorotan

Alvin Lie Bongkar Dugaan Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air, Masalah Teknis Jadi Sorotan

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 20:59 WIB

Terkini

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

×