Connie Bawa Dokumen Penting Titipan Hasto Diduga Kejahatan Jokowi ke Negara Putin, Keamanan Aset di Rusia Terjamin?

Andi Ahmad S | Suara.com

Selasa, 31 Desember 2024 | 19:10 WIB
Connie Bawa Dokumen Penting Titipan Hasto Diduga Kejahatan Jokowi ke Negara Putin, Keamanan Aset di Rusia Terjamin?
Megawati Soekarnoputri saat memberikan kuliah umum memperingati Hari Ulang Tahun Ke-300 Universitas Saint Petersburg, di Rusia. (Dok. PDIP)

Suara.com - Kasus penetapan tersangka Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK, karena terlibat dalam perkara buronan komisi anti rasuah Harun Masiku nampaknya melebar kemana-mana.

Pasalnya, sebelum Hasto ditetapkan sebagai tersangka, podcast di akun YouTube Akbar Faizal Uncensored itu membahas soal Hasto yang akan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK menurut Connie Rahakundini Bakrie.

Connie pada podcast bersama Sekjen PDIP dan Akbar Faizal secara blak-blakan membahas soal Hasto yang akan dijadikan tersangka oleh KPK.

Tidak hanya itu, dilihat pada video podcast itu juga turut membahas dugaan kejahatan Presiden Ri ke 7, Joko Widodo (Jokowi).

Saat ini Hasto telah ditetapkan tersangka oleh KPK atas kasus Harun Masiku.

Namun saat ini viral dan menjadi perbincangan banyak orang, bahwa Connie mendapatkan amanat dari Hasto untuk menyimpan dokumen penting hingga dugaan kejahatan Jokowi ke Rusia.

Connie yang merupakan pengamat militer sekaligus dosen itu tinggal di Rusia negara yang dipimpin Vladimir Putin.

Bahkan beredar alasa Connie memilih Rusia menjadi tempat penyimpanan dokumen dari Hasto itu.

"Begini ya, jika saya tinggal di Bulan saya bawa ke Bulan titipannya. Juga kalau saya tinggal di dasar laut. Masalahnya, saya tinggal dan menetap di Rusia, terus mau bawa ke mana dong," jawab Connie Rahakundini Bakrie.

Keamanan Penyimpanan Aset di Rusia Terjamin?

Belum lama ini Rusia membatasi pangsa aset berdenominasi mata uang negara-negara yang "tidak bersahabat" dalam Dana Kekayaan Nasional atau National Wealth Fund (NWF), demikian menurut Kementerian Keuangan Rusia, Jumat (30/12).

Rusia akan sepenuhnya menghapus aset dolar AS dari dana investasi negaranya. Dalam pernyataan tersebut, pangsa yuan China di NWF akan dilipatgandakan dari 30 menjadi 60 persen serta pangsa emas non-tunai akan meningkat menjadi 40 persen dalam kerangka struktur aset regulasi NWF yang baru disetujui.

Pada saat yang sama, Rusia akan menghapus aset dolar AS dari NWF serta menurunkan saldo poundsterling Inggris dan yen Jepang menjadi nol.

Melalui perubahan tersebut, komposisi mata uang NWF akan beradaptasi secara lebih baik dengan tantangan-tantangan yang dihadapi Rusia dalam kondisi ekonomi makro dan geopolitik saat ini.

Disatu sisi lain, Crazy Rich asal Rusia bahkan memilih untuk menyimpan uangnya di Bank Swiss.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Jokowi Tak Pernah Minta 3 Periode, Guntur Romli PDIP: Hanya Jadi Bahan Tertawaan Publik

Klaim Jokowi Tak Pernah Minta 3 Periode, Guntur Romli PDIP: Hanya Jadi Bahan Tertawaan Publik

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 16:46 WIB

Rekam Jejak Jokowi: Jadi Finalis Orang Paling Korup di Dunia Versi OCCRP

Rekam Jejak Jokowi: Jadi Finalis Orang Paling Korup di Dunia Versi OCCRP

Lifestyle | Selasa, 31 Desember 2024 | 16:39 WIB

Ini Alasan Connie Bawa 'Dokumen Penting' ke Rusia Usai Hasto Jadi Tersangka

Ini Alasan Connie Bawa 'Dokumen Penting' ke Rusia Usai Hasto Jadi Tersangka

Tekno | Selasa, 31 Desember 2024 | 16:32 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB