Korea Selatan Kirim Kotak Hitam Jeju Air ke Amerika untuk Penyelidikan

Bella

Rabu, 01 Januari 2025 | 17:06 WIB
Korea Selatan Kirim Kotak Hitam Jeju Air ke Amerika untuk Penyelidikan
Jeju Air (x.com)

Suara.com - Penyelidik Korea Selatan mengusut kecelakaan tragis pesawat Jeju Air yang menewaskan 179 orang pada hari Minggu. Korsel mengumumkan bahwa salah satu kotak hitam yang ditemukan akan dikirim ke Amerika Serikat untuk analisis lebih lanjut.

Pesawat tersebut, yang membawa 181 orang dari Thailand, mengeluarkan panggilan mayday sebelum mendarat dengan perut dan menabrak pembatas hingga terbakar.

Dalam insiden tersebut, hanya dua pramugari yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan yang terbakar.

Penyelidik dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, termasuk tim dari Boeing, telah memeriksa lokasi kecelakaan di Muan, barat daya Korea Selatan, sejak hari Minggu.

Deputi Menteri Penerbangan Sipil Korea Selatan, Joo Jong-wan, mengatakan bahwa perekam data penerbangan yang rusak tidak bisa diekstraksi di dalam negeri.

"Telah disepakati untuk mengirimkannya ke Amerika Serikat guna dianalisis bersama Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS," ujar Joo.

Ia menambahkan bahwa kedua kotak hitam pesawat telah ditemukan, dan ekstraksi awal dari perekam suara kokpit telah selesai.

"Berdasarkan data awal ini, kami berencana mengonversinya ke format audio sehingga kami dapat mendengar komunikasi terakhir para pilot," tambah Joo.

Perekam data penerbangan ditemukan dengan konektor yang hilang, dan para ahli sedang melakukan tinjauan akhir untuk menentukan cara mengekstrak data dari perangkat tersebut.

baca juga

Awalnya, para pejabat menduga bahwa tabrakan dengan burung menjadi penyebab kecelakaan. Namun, penyelidikan juga mengarah pada pembatas beton di ujung landasan, yang dalam video dramatis terlihat ditabrak oleh pesawat Boeing 737-800 sebelum meledak.

Inspeksi khusus terhadap semua model Boeing 737-800 yang dioperasikan oleh maskapai lokal juga sedang dilakukan, terutama pada bagian roda pendarat setelah munculnya dugaan kegagalan mekanis dalam kecelakaan tersebut.

"Inspeksi ini berfokus pada roda pendarat yang gagal berfungsi dengan baik dalam kasus ini," kata Yoo Kyeong-soo, Direktur Jenderal Kebijakan Keselamatan Penerbangan.

Media lokal melaporkan bahwa roda pendarat berfungsi dengan baik pada percobaan pendaratan pertama Pesawat Jeju Air 2216 di bandara Muan, namun gagal pada percobaan kedua.

Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi yang mengawasi penerbangan sipil menyatakan bahwa masalah ini akan diteliti oleh Dewan Investigasi Kecelakaan melalui tinjauan komprehensif terhadap berbagai kesaksian dan bukti.

Identifikasi Korban Selesai Di bandara Muan, keluarga korban yang berduka semakin frustrasi oleh penundaan dalam mengidentifikasi dan melepaskan jenazah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Red Sparks Hajar IBK Altos, Pelatih Tak Pilih Megawati Jadi MVP, Kenapa?

Red Sparks Hajar IBK Altos, Pelatih Tak Pilih Megawati Jadi MVP, Kenapa?

Sport | Rabu, 01 Januari 2025 | 13:12 WIB

NewJeans Tunjukkan Duka di Tengah Tragedi Jeju Air di Japan Record Awards

NewJeans Tunjukkan Duka di Tengah Tragedi Jeju Air di Japan Record Awards

Your Say | Rabu, 01 Januari 2025 | 10:04 WIB

Bukan Oplas, Audi Marissa Habiskan Rp42 Juta Jalani Perawatan Ini di Korea Selatan

Bukan Oplas, Audi Marissa Habiskan Rp42 Juta Jalani Perawatan Ini di Korea Selatan

Entertainment | Rabu, 01 Januari 2025 | 09:15 WIB

Wajib Pesan! Ini Tempat Duduk Paling Aman di Pesawat Menurut Para Ahli

Wajib Pesan! Ini Tempat Duduk Paling Aman di Pesawat Menurut Para Ahli

Tekno | Selasa, 31 Desember 2024 | 20:30 WIB

Abbas: Carter Presiden AS Pertama Akui Hak Palestina untuk Menentukan Nasib Sendiri

Abbas: Carter Presiden AS Pertama Akui Hak Palestina untuk Menentukan Nasib Sendiri

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 17:10 WIB

Jeon Jong Seo Dikritik Usai Unggah Foto saat Masa Berkabung Nasional Korea

Jeon Jong Seo Dikritik Usai Unggah Foto saat Masa Berkabung Nasional Korea

Your Say | Selasa, 31 Desember 2024 | 17:05 WIB

Surat Perintah Penangkapan Dikeluarkan untuk Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol

Surat Perintah Penangkapan Dikeluarkan untuk Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 17:00 WIB

Pilu! Ini Pesan Terakhir Penumpang Jeju Air Sebelum Pesawat Meledak

Pilu! Ini Pesan Terakhir Penumpang Jeju Air Sebelum Pesawat Meledak

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 16:47 WIB

Hwang Jung Eum Diperiksa Petugas Pajak, Agensi Buka Suara

Hwang Jung Eum Diperiksa Petugas Pajak, Agensi Buka Suara

Entertainment | Rabu, 01 Januari 2025 | 08:00 WIB

Jenis Pesawat Jeju Air yang Kecelakaan Ternyata Miliki Predikat Keselamatan Tinggi

Jenis Pesawat Jeju Air yang Kecelakaan Ternyata Miliki Predikat Keselamatan Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Desember 2024 | 16:42 WIB

Terkini

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:16 WIB

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:07 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB