Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Jenis Pesawat Jeju Air yang Kecelakaan Ternyata Miliki Predikat Keselamatan Tinggi

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 31 Desember 2024 | 16:42 WIB
Jenis Pesawat Jeju Air yang Kecelakaan Ternyata Miliki Predikat Keselamatan Tinggi
pesawat Boeing 737-800 seri Jeju Air setelah pesawat itu jatuh dan terbakar Jeju Air di Bandara Internasional Muan di Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu (29/12/2024). [JUNG YEON-JE / AFP]

Suara.com - Para penyelidik kecelakaan berusaha mencari tahu apa yang menyebabkan pesawat Jeju Air mendarat darurat tanpa roda pendaratan di Bandara Internasional Muan di Korea Selatan bagian barat daya.

Pasalnya kecelakaan itumenewaskan semua kecuali dua dari 181 penumpang. Hal ini membuat pPresiden Interim Korea Selatan, Choi Sang-mok, memerintahkan pemeriksaan darurat terhadap Boeing 737-800 negara itu.

Tipe ini adalah salah satu pesawat yang paling umum digunakan di dunia. Serta memiliki catatan keselamatan yang kuat.

Berbeda dengan pesawat Boeing 737 Max yang terlibat dalam dua kecelakaan fatal pada tahun 2018 dan 2019 hingga menewaskan semua 346 orang di dalam pesawat tersebut.

Dilansir  CNBC International, Selasa (31/12/2024), Jeju Air menerima pengiriman pesawat pada tahun 2017. Sebelumnya, pesawat tersebut dioperasikan oleh maskapai penerbangan murah Eropa Ryanair. Untuk usia rata-rata armada 737-800 adalah 13 tahun. Menurut Flightradar24, pesawat yang terlibat dalam kecelakaan itu biasanya berusia sekitar 15 tahun.

Sementara itu, investigasi menyeluruh bisa memakan waktu lebih dari setahun, dan insiden yang tidak biasa ini telah menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban, seperti mengapa roda pendaratan tidak dikerahkan.

Bahkan dengan kerusakan hidrolik, pilot Boeing 737-800 dapat menurunkan roda pendaratan secara manual. Satu teori melibatkan kemungkinan serangan burung yang menonaktifkan setidaknya satu atau kedua mesin.

"Jika itu terjadi pada ketinggian tempat mereka berada, mereka mungkin tidak punya waktu untuk melakukan daftar periksa darurat," kata Jeff Guzzetti, seorang pensiunan penyelidik keselamatan udara dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS dan Administrasi Penerbangan Federal.

Dia juga mengatakan jika pesawat itu tidak menabrak tumpukan tanah dan dinding keras di ujung landasan, kecelakaan itu bisa lebih bisa diselamatkan.

Selain itu, saham Boeing anjlok lebih dari 4 persen pada Senin pagi setelah pejabat setempat meminta inspeksi pada pesawat 737-800 yang dioperasikan oleh maskapai Korea Selatan, tetapi memangkas kerugian sebelumnya dan mengakhiri hari dengan penurunan 2,3 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Impian Berujung Tragedi, 5 Rekan Kerja Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Liburan Impian Berujung Tragedi, 5 Rekan Kerja Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 15:06 WIB

Imbas Kecelakaan Jeju Air, Otoritas Transportasi Korsel Langsung Periksa Seluruh Pesawat Boeing 737-800

Imbas Kecelakaan Jeju Air, Otoritas Transportasi Korsel Langsung Periksa Seluruh Pesawat Boeing 737-800

Bisnis | Senin, 30 Desember 2024 | 17:20 WIB

Daftar Kecelakaan Boeing 737-800 dan 737 Max 8: Dari Brasil Hingga Kini Korea Selatan

Daftar Kecelakaan Boeing 737-800 dan 737 Max 8: Dari Brasil Hingga Kini Korea Selatan

Bisnis | Senin, 30 Desember 2024 | 14:28 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB