WNA Korea Selatan yang Hilang Di Gunung Agung Ditemukan Tewas di Jurang Berbatu

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 03 Januari 2025 | 15:56 WIB
WNA Korea Selatan yang Hilang Di Gunung Agung Ditemukan Tewas di Jurang Berbatu
Evakuasi mayat Kyung Dam Oh di Gunung Agung, Karangasem, Bali, Jumat (3/1/2025) [Istimewa]

Suara.com - Seorang pendaki asal Korea Selatan yang dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Agung pada Rabu (1/1/2025) ditemukan tewas pada Jumat (3/1/2025). Pria bernama Kyung Dam Oh (31) itu ditemukan tim SAR pada ketinggian 2.200 mdpl.

Mayat pria itu ditemukan oleh regu Search and Rescue Unit (SRU) di jalur pendakian Pasar Agung pada pukul 10.00 WITA. Mayatnya ditemukan dalan keadaan terlungkup dan berada di sebuah jurang dengan kedalaman 100 meter.

“SRU 1 melihat tubuh korban posisi tertelungkup saat penyisiran di jalur pendakian Pasar Agung,” ujar Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya pada Jumat (3/1/2024).

Setelah menunggu sekitar 20 menit, dua regu SRU lainnya menyusul ke lokasi penemuan mayat. Setelahnya, mayat berhasil dievakuasi dari jurang tersebut dan dipastikan jika jenazah tersebut adalah mayat Kyung.

Usai dievakuasi, petugas menemukan luka terbuka yang ada pada kepala Kyung. Sidakarya menduga luka tersebut dikarenakan kepalanya terbentur bebatuan saat terjatuh.

“Terlihat ada luka terbuka di bagian kepala, kemungkinan mengalami benturan keras pada batu-batu,” tuturnya.

Sidakarya juga menduga Kyung berada pada kedalaman 100 meter karena terpeleset dan terjatuh hingga kepalanya terbentur.

“Posisi korban saat ditemukan kepalanya di bawah dan kakinya di atas,  tewas diperkirakan karena terjatuh,” pungkas Sidakarya.

Mayat Kyung berhasil dibawa turun menuju Posko Pasar Agung dan langsung dibawa menuju RSUD Karangasem dengan menggunakan ambulans.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, Kyung hilang saat mendaki seorang diri di Gunung Agung pada Rabu (1/1/2025) lalu. Dia sempat menghubungi temannya yang ada di Korea Selatan pada ketinggian 2.000 mdpl.

Kyung juga sempat disarankan untuk menggunakan pemandu saat mendaki, namun korban menolak tawaran tersebut.

WNA tersebut mendaki tanpa didampingi pemandu, karena sudah sempat disarankan namun yang bersangkutan menolak,” ujar Humas Pura Pasar Agung, I Wayan Suara Arsana, Kamis (2/1/2025) kemarin.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebuntuan di Korea Selatan: Pasukan Keamanan Halangi Penangkapan Presiden Termakzulkan

Kebuntuan di Korea Selatan: Pasukan Keamanan Halangi Penangkapan Presiden Termakzulkan

Video | Jum'at, 03 Januari 2025 | 15:00 WIB

3.000 Anggota Polisi dan KPK Korsel Jemput Paksa Presiden Yoon Suk Yeol

3.000 Anggota Polisi dan KPK Korsel Jemput Paksa Presiden Yoon Suk Yeol

News | Jum'at, 03 Januari 2025 | 09:14 WIB

Korea Selatan dalam Chaos: Presiden Yoon Suk Yeol Dibekuk, Pendukung Bentrok dengan Polisi

Korea Selatan dalam Chaos: Presiden Yoon Suk Yeol Dibekuk, Pendukung Bentrok dengan Polisi

News | Jum'at, 03 Januari 2025 | 07:47 WIB

Terkini

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB