Hari Pertama Program MBG: Siswa Laki-laki Kurang, Murid Perempuan Kekenyangan

Senin, 06 Januari 2025 | 19:32 WIB
Hari Pertama Program MBG: Siswa Laki-laki Kurang, Murid Perempuan Kekenyangan
Siswa SDN 1 Butuh Sukoharjo saat mendapatkan program makan bergizi gratis, Senin (6/1/2025). [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) hari pertama diklaim Kepala Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia Hasan Nasbi sukses disambut dengan semangat oleh para siswa. Menariknya, rupanya ada perbedaan pendapat antara siswa laki-laki dengan perempuan berkaitan dengan porsi makanannya.

Hasan bercerita, kejadian itu terjadi saat dirinya berkunjung ke salah satu SMP swasta di daerah Bogor. Penyajian MBG diberikan ketika waktu makan siang.

"Tadi ada plus minus lah ya. Sebagian anak-anak perempuan merasa porsinya terlalu banyak. Kalau anak laki-laki yang badannya bongsor-bongsor, satu-dua ngerasa menunya agak kurang," kata Hasan kepada wartawan, Senin (6/1/2025).

Walau demikian, Hasan memastikan bahwa porsi serta menu yang disajikan telah sesuai takaran kalori serta gizinya. Dia menyebutkan, siswa SMP-SMA diberikan porsi MBG dengan total 600 kalori dengan takaran 75-80 gram nasi.

Sementara itu, tak banyak tantangan yang berarti ketika memberikan MBG kepada siswa yang lebih kecil di Sekolah Dasar (SD). Para siswa bahkan terlihat mampu menyantap seluruh menu.

"Tadi menunya telur dadar dengan sayur brokoli, wortel, dan ditambah dengan buah pisang. Yang di SDN 1 Kedung Badak itu anak-anak kelas 1 bahkan sebagian besar bisa menghabiskan menu sayur. Jadi sudah dibuat dengan cita rasa yang cukup bisa dimakan sama anak-anak," ujarnya.

Pemberian makan bergizi gratis kepada para siswa sekolah dasar di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (6/1/2025). ANTARA/Rubby Jovan.
Pemberian makan bergizi gratis kepada para siswa sekolah dasar di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (6/1/2025). ANTARA/Rubby Jovan.

Jumlah kalori untuk siswa SD setengah lebih sedikit daripada menu SMP-SMA. Hal itu disesuaikan dengan usia serta kebutuhan tubuh anak. Hasan menyebutkan, untuk siswa PAUD serta SD kelas 1-3 diberikan menu MBG yang total kalorinya sekitar 300.

Dalam pelaksanaannya, Hasan juga menyampaikan bahwa susu tidak menjadi menu wajib dalam MBG. Hal tersebut dikarekan suplay susu belum merata di setiap daerah. Namun demikian, dia menekankan bahwa minimal susu bisa diberikan satu kali dalam seminggu kepada anak-anak.

Sedangkan untuk beberapa daerah yang tinggi produksi susu, pemberiannya bisa diberikan lebih dari satu sekali setiap minggu.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai Hari Ini 6 Januari 2025, Apa Saja Menunya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI