Banyak Kritik, Jubir Presiden Sebut Ini Fokus Program Makan Bergizi Gratis

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 08 Januari 2025 | 08:58 WIB
Banyak Kritik, Jubir Presiden Sebut Ini Fokus Program Makan Bergizi Gratis
ILUSTRASI - Makan bergizi gratis di SMP 1 Barunawati, Jakarta Barat. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja dimulai menurut Presiden Prabowo Subianto tidak hanya memperhatikan soal gizi anak saja, melainkan juga ekonomi lokal.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan, Prita Laura. Prita menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden, SOP dalam hal melibatkan ekonomi lokal harus diperhatikan dengan baik.

“Ada beberapa proses yang masih terus berjalan, seperti ada dapur-dapur yang sedang dalam proses penyesuaian SOP,” Ujar Prita.

“Karena SOP ini penting dijaga, bukan hanya SOP kualitas makanan tetapi pesan Bapak Presiden adalah SOP bagaimana melibatkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Prita kemudian menjelaskan ekonomi lokal yang dimaksud oleh Presiden Prabowo ini adalah bagaimana pangan itu bisa diambil dari pangan lokal, seperti petani, nelayan hingga peternak.

“Bagaimana pangan itu bisa diambil dari pangan lokal, dari supplier lokal, dari petani, dari UMKM, dari nelayan dan peternak, dan juga bagaimana ini dapat membuka lapangan pekerjaan,” urainya.

Prita menegaskan jika Program MBG ini akan dilakukan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia.

“Program MBG ini dilakukan secara bertahap diberbagai daerah karena untuk mempersiapkan program ini memang sangat kompleks sekali,” ujarnya.

Menurut Prita untuk mempersiapkan program MBG ini secara matang haruslah melalui progress dan proses yang matang juga agar memberikan hasil yang optimal.

baca juga

“Kompleksitas ini yang tentunya membutuhkan kehati-hatian, sistem Sudah dibangun sedemikian rupa, perlu reprikasi, namun tentunya tidak semudah itu. Butuh progress butuh proses yang kita berharap bahwa kita mengawal betul semua proses yang akan bisa memberikan kualitas makanan yang terbaik bagi anak-anak bangsa kita demi Indonesia maju 2045,” tandasnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Makan Bergizi Gratis Dibandingkan dengan Menu Jumat Berkah, Publik: Ini Rp 10 Ribu Bisa...

Penampakan Makan Bergizi Gratis Dibandingkan dengan Menu Jumat Berkah, Publik: Ini Rp 10 Ribu Bisa...

Tekno | Rabu, 08 Januari 2025 | 08:32 WIB

Sufor vs UHT, Mana Yang Lebih Lengkap Kandungan Gizinya?

Sufor vs UHT, Mana Yang Lebih Lengkap Kandungan Gizinya?

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2025 | 08:30 WIB

Terpinggirkan dan Terabaikan: Nestapa Anak Disabilitas di Tengah Gegap Gempita Program Makan Bergizi Gratis

Terpinggirkan dan Terabaikan: Nestapa Anak Disabilitas di Tengah Gegap Gempita Program Makan Bergizi Gratis

Liks | Rabu, 08 Januari 2025 | 08:00 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×