Donald Trump Ragu Gencatan Senjata Gaza Akan Berhasil

Bella Suara.Com
Selasa, 21 Januari 2025 | 15:55 WIB
Donald Trump Ragu Gencatan Senjata Gaza Akan Berhasil
Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, saat mengambil sumpah pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. Trump akan segera mengesahkan aturan terkait penetapan status darurat nasional di perbatasan bagian selatan negara itu. (ANTARA/youtube@foxnews)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan keraguannya mengenai kemungkinan keberhasilan gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza.

Meskipun telah menggembar-gemborkan diplomasi untuk memastikan kesepakatan ini menjelang pelantikannya, Trump menyatakan kepada wartawan keraguannya jika kedua pihak akan mempertahankan perjanjian gencatan senjata tersebut.

"Saya tidak yakin," katanya seperti dikutip dari Alarabiya, Senin.

Trump menggarisbawahi bahwa konflik ini bukan perang AS, melainkan perang antara Israel dan Hamas.

"Itu perang mereka, tapi saya tidak yakin," tambahnya.

Meskipun demikian, Trump memberikan pengakuan terkait upaya internasional yang telah dilakukan untuk meredakan ketegangan. Ia mengatakan bahwa Hamas telah mengalami pelemahan setelah serangan besar yang dimulai pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.

"Saya melihat gambar Gaza. Gaza seperti lokasi pembongkaran besar-besaran," katanya.

Trump juga menyebutkan potensi pembangunan kembali yang "fantastis" di Gaza jika proses gencatan senjata ini terus berlanjut, mengungkapkan pandangannya bahwa lokasi Gaza yang strategis di tepi laut dan cuacanya yang bagus bisa mendukung perkembangan wilayah tersebut.

Pada hari Minggu, Israel dan Hamas mulai melaksanakan kesepakatan gencatan senjata yang mencakup pertukaran sandera dan tahanan. Rencana tersebut awalnya diusulkan oleh Presiden Joe Biden pada bulan Mei, dengan dorongan diplomatik yang tidak biasa dari utusan Biden dan Trump. Meskipun Trump mendukung kesepakatan ini, ia tetap menegaskan komitmennya untuk mendukung Israel, termasuk mencabut sanksi terhadap pemukim ekstremis Israel di Tepi Barat yang dijatuhkan oleh pemerintahan Biden.

Baca Juga: Donald Trump Terapkan Kebijakan Gender di AS: Hanya Laki-laki dan Perempuan!

Pernyataan Trump tersebut berbeda dengan sikap Biden, yang lebih optimistis tentang keberhasilan gencatan senjata. Biden menyatakan keyakinannya mengenai prospek kesepakatan tersebut, setelah implementasinya dimulai.

Trump juga menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan dirinya sebagai "pembawa perdamaian" selama pelantikan, sementara dalam rapat umum berikutnya, ia mengundang anggota keluarga sandera yang masih berada di Gaza untuk menunjukkan solidaritas terhadap situasi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI