Donald Trump Sebut Putin Menghancurkan Rusia karena Enggan Damai dengan Ukraina

Bella | Suara.com

Selasa, 21 Januari 2025 | 12:08 WIB
Donald Trump Sebut Putin Menghancurkan Rusia karena Enggan Damai dengan Ukraina
Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, saat mengambil sumpah pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. Trump akan segera mengesahkan aturan terkait penetapan status darurat nasional di perbatasan bagian selatan negara itu. (ANTARA/youtube@foxnews)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan tajam terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan mengatakan bahwa Putin "menghancurkan Rusia" karena tidak segera mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Ukraina.

"Dia seharusnya membuat kesepakatan. Saya pikir dia menghancurkan Rusia dengan tidak membuat kesepakatan," kata Trump kepada wartawan sekembalinya ke Gedung Oval pada Senin (20/1/2025).

"Saya pikir Rusia akan menghadapi masalah besar," katanya.

Komentar ini menandai perubahan sikap yang cukup mengejutkan dari Trump, yang sebelumnya dikenal sebagai sosok yang mengagumi Putin. Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya sedang mempersiapkan pertemuan dengan pemimpin Rusia tersebut. Dalam pertemuan mereka pada masa jabatan pertamanya, Trump sempat menuai kontroversi karena tampak lebih mempercayai pernyataan Putin dibanding laporan intelijen AS.

"Saya memiliki hubungan yang baik dengannya, dan saya berharap dia ingin mencapai kesepakatan," ujar Trump.

Trump menyoroti bahwa perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022 ternyata jauh lebih lama dari yang diperkirakan banyak pihak. "Sebagian besar orang mengira perang ini akan selesai dalam waktu sekitar satu minggu, dan sekarang sudah berjalan tiga tahun, bukan?" kata Trump.

Dia juga menyinggung dampak ekonomi yang dialami Rusia, termasuk tekanan inflasi yang semakin berat. Selain itu, Trump mengklaim bahwa Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, telah menyatakan kepadanya bahwa dia ingin mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik.

"Zelenskyy ingin mencapai kesepakatan," ujar Trump, meskipun dalam berbagai kesempatan sebelumnya, ia kerap mengkritik pemimpin Ukraina tersebut.

Dalam kampanyenya, Trump berulang kali berjanji akan segera mengakhiri perang di Ukraina jika terpilih kembali sebagai presiden. Beberapa penasihatnya menyarankan strategi dengan memanfaatkan bantuan AS sebagai alat negosiasi guna menekan Kyiv untuk membuat konsesi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Effect: Memecoin TRUMP Picu Lonjakan Harga Solana dan Minat Kripto!

Donald Trump Effect: Memecoin TRUMP Picu Lonjakan Harga Solana dan Minat Kripto!

Bisnis | Selasa, 21 Januari 2025 | 11:17 WIB

Donald Trump: Saya Ingin Dikenang Sebagai Pembawa Perdamaian, Bukan Pejuang Perang

Donald Trump: Saya Ingin Dikenang Sebagai Pembawa Perdamaian, Bukan Pejuang Perang

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 07:58 WIB

Dalam Pidato Pelantikan, Trump: Amerika Hanya Akui Pria dan Wanita, Hentikan Rekayasa Sosial di AS

Dalam Pidato Pelantikan, Trump: Amerika Hanya Akui Pria dan Wanita, Hentikan Rekayasa Sosial di AS

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 07:04 WIB

Tidak Ada Kenaikan Gaji, Donald Trump Dibayar Rp 6,5 Miliar sebagai Presiden AS

Tidak Ada Kenaikan Gaji, Donald Trump Dibayar Rp 6,5 Miliar sebagai Presiden AS

Bisnis | Selasa, 21 Januari 2025 | 07:39 WIB

Resmi Jadi Presiden AS, Trump: Kartel Narkoba Masuk Daftar Teroris, Tentara Dikirim ke Perbatasan Selatan

Resmi Jadi Presiden AS, Trump: Kartel Narkoba Masuk Daftar Teroris, Tentara Dikirim ke Perbatasan Selatan

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 06:21 WIB

Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden ke-47 AS Diwarnai Kehadiran Tokoh Terkenal

Pelantikan Donald Trump Sebagai Presiden ke-47 AS Diwarnai Kehadiran Tokoh Terkenal

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 06:12 WIB

Deretan Calon Menteri Trump dan Kontroversi Di Baliknya: Akankah Lolos Senat?

Deretan Calon Menteri Trump dan Kontroversi Di Baliknya: Akankah Lolos Senat?

Video | Selasa, 21 Januari 2025 | 12:05 WIB

Kemlu RI Tegaskan Tak Pernah Terima Usulan Relokasi Pengungsi Palestina ke Indonesia

Kemlu RI Tegaskan Tak Pernah Terima Usulan Relokasi Pengungsi Palestina ke Indonesia

News | Senin, 20 Januari 2025 | 21:24 WIB

Utusan Donald Trump Pertimbangkan Indonesia sebagai Lokasi Relokasi Warga Palestina

Utusan Donald Trump Pertimbangkan Indonesia sebagai Lokasi Relokasi Warga Palestina

News | Senin, 20 Januari 2025 | 20:58 WIB

Harapan Warga Israel pada Trump: dari "Make America Great Again" Menjadi "Akhiri Perang Sialan Ini"

Harapan Warga Israel pada Trump: dari "Make America Great Again" Menjadi "Akhiri Perang Sialan Ini"

News | Senin, 20 Januari 2025 | 20:42 WIB

Terkini

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB