Ungkap Sederet Modus, Said Didu Sumpahi Pengusaha Dalang Pagar Laut Terkena Azab: Ya Allah Turunkan Kutukan Paling Besar

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 24 Januari 2025 | 16:11 WIB
Ungkap Sederet Modus, Said Didu Sumpahi Pengusaha Dalang Pagar Laut Terkena Azab: Ya Allah Turunkan Kutukan Paling Besar
Said Didu saat menyaksikan langsung pembongkaran pagar laut di perairan Tangerang, Rabu (22/1/2025). (bidik layar video)

Suara.com - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu mengungkapkan sederet akal bulus para pengusaha yang diduga terlibat dalam kasus pemagaran laut di Tanjung Pasir, Teluk Naga, Tangeran, Banten yang kini menjadi sorotan publik. Menurutnya, salah satu modusnya adalah dengan melibatkan para preman untuk membujuk masyarakat. 

Hal itu disampaikan Said Didu dalam siniar yang tayang di kanal Youtube Abraham Samad SPEAK UP pada Kamis (23/1/2025) kemarin. 

"Jadi gini, jika ada orang berhasil membujuk dengan mengantar pakai motor mau jual tanah ke kantor itu dapat Rp2.000 per meter," kata Said Didu dikutip Suara.com, Jumat (24/1/2025).

Selain lewat bujukan, Said Didu mengatakan terdapat juga modus dengan mengasih uang muka. Hal ini dinilai Said adalah sebuah masalah.

Eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005-2010, Said Didu. (tangkap layar/ist)
Eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2005-2010, Said Didu. (tangkap layar/ist)

"Sekarang tuh modusnya dikasih DP (uang muka), setelah DP, diambil surat-suratnya, tahu-tahu sudah berubah nama PT, belum dibayar semua" ucapnya. 

Bukan hanya itu, Said Didu mengatakan ada modus lain dengan cara memaksa rakyat agar tanahnya mau dijual, jika menolak maka akan diberikan pagar di sekeliling daerah tersebut.

"Ada satu kampung enggak mau lepaskan (tanah), itu dipagar (tembok tinggi) keliling sehingga kalau siang kayak neraka panasnya, karena enggak ada angin," ungkap Dia.

"Ada daerah sawah-sawah yang enggak dilepaskan maka dia (pengusaha) beli tanah yang dekat irigasi, irigasinya ditimbun maka dia (petani) engga bisa lagi bersawah," sambungnya.

Said Didu juga mengaku mendapat cerita dari seorang warga yang ingin menjual tanahnya tetapi surat-surat dari tanah tersebut dinyatakan palsu, padahal sudah ada kesepakatan sebelumnya.

baca juga

"Ada juga yang lucu, cerita ke saya, saudaranya punya 17 hektar yang mau dijual hanya 5 hektar, terjadi transaksi, baru kasih DP, tahu-tahu dipanggil semua keluarganya ke kantor polisi disidik surat-surat lain palsu, kalau mau selamat jual semua (17 hektare), itu yang terjadi," ungkapnya.

"Menariknya, cerita mereka ke saya, setelah terjadi jual yang menyidik itu datang ke rumah juga minta bagian," tambahnya.

Terkait sederet modus di balik pemagaran laut telah yang diungkapkannya itu, Said Didu menyumpahi para pengusaha agar segera terkena azab.  

"Saya berdoa, ya Allah, turunkan laknat-laknatmu yang paling besar terhadap orang-orang yang mengusir, mencabut kehidupan rakyat ini dari sumber nafkah utamanya, sangat sadis," pungkasnya.

Reporter: Moh Reynaldi Risahondua

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri KKP Diolok-olok usai Sebut Pagar Laut Tangerang Mirip Reklamasi Alami, Sindiran Profesor Sulfikar Nyelekit!

Menteri KKP Diolok-olok usai Sebut Pagar Laut Tangerang Mirip Reklamasi Alami, Sindiran Profesor Sulfikar Nyelekit!

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 13:39 WIB

Pasang Badan Demi Ungkap Dalang Kasus Pagar Laut, Titiek Soeharto: Kementerian Jangan Takut Lawan Oligarki!

Pasang Badan Demi Ungkap Dalang Kasus Pagar Laut, Titiek Soeharto: Kementerian Jangan Takut Lawan Oligarki!

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:43 WIB

Skandal HGB Pagar Laut, Boyamin MAKI Laporkan 2 Eks Menteri ke KPK: Yang Pasti Bukan Nusron Wahid

Skandal HGB Pagar Laut, Boyamin MAKI Laporkan 2 Eks Menteri ke KPK: Yang Pasti Bukan Nusron Wahid

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 14:51 WIB

Eks Menteri ATR Hadi-AHY 'Buang Badan' soal HGB Pagar Laut? Akbar Faizal Sindir Pejabat Cuma Gagah di Kamera

Eks Menteri ATR Hadi-AHY 'Buang Badan' soal HGB Pagar Laut? Akbar Faizal Sindir Pejabat Cuma Gagah di Kamera

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 14:31 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

×