PBB: Gencatan Senjata Lebanon-Israel Gagal, Warga Sipil Jadi Korban

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 27 Januari 2025 | 06:04 WIB
PBB: Gencatan Senjata Lebanon-Israel Gagal, Warga Sipil Jadi Korban
Suasana kota Beirut di tengah serangan militer Israel dalam beberapa pekan terakhir ke Lebanon. Foto diambil pada 24 September 2024. [Dok. Faisal Assegaf/Albalad.co]

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Minggu mengungkapkan bahwa hingga batas waktu yang ditetapkan, kesepakatan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel yang ditandatangani pada 27 November 2024 masih menyisakan beberapa ketentuan yang belum dilaksanakan sesuai aturan yang seharusnya dipatuhi.

Pasukan militer Israel masih tetap berada di wilayah Lebanon meskipun tenggat 60 hari untuk penarikan pasukan dari Lebanon selatan telah berakhir pada hari Minggu.

Setidaknya tiga orang tewas dan 44 lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan dari pasukan Israel saat warga Lebanon berusaha kembali ke kampung halaman mereka di Lebanon selatan.

“Batas waktu yang diatur dalam Kesepakatan November tidak terpenuhi,” demikian pernyataan bersama Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon, Jeanine Hennis-Plasschaert, dan Kepala Misi UNIFIL sekaligus Komandan Pasukan, Letnan Jenderal Aroldo Lazaro.

“Seperti yang tragis terjadi pagi ini, syarat untuk memungkinkan kembalinya warga ke desa-desa mereka di sepanjang Garis Biru belum terealisasi,” tambah pernyataan tersebut.

PBB mencatat bahwa para pengungsi sedang menghadapi perjalanan yang panjang untuk pemulihan dan rekonstruksi, dan mereka diimbau untuk tetap berhati-hati. Selain itu, pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 (2006) masih terjadi setiap hari.

PBB menegaskan bahwa kepatuhan Israel dan Lebanon terhadap kewajiban mereka dan pelaksanaan penuh dari Resolusi PBB 1701 “adalah satu-satunya cara untuk menutup babak gelap konflik baru-baru ini dan membuka era baru yang membawa keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di kedua sisi Garis Biru.”

“PBB terus berkomunikasi dengan semua pihak untuk mencapai tujuan ini dan siap mendukung setiap tindakan yang sejalan dengan Resolusi 1701 serta upaya Mekanisme Implementasi untuk mencapai tujuan Pemahaman November.”

Gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Lebanon telah dimulai sejak 27 November, mengakhiri periode serangan timbal balik antara Israel dan Hizbullah yang dimulai pada 8 Oktober 2023 dan meningkat menjadi konflik besar pada 23 September 2024.

baca juga

Sesuai ketentuan gencatan senjata, Israel berkewajiban untuk menarik pasukannya ke selatan Garis Biru – yang berfungsi sebagai perbatasan de facto – secara bertahap, sementara tentara Lebanon diharuskan untuk dikerahkan ke Lebanon selatan dalam waktu 60 hari.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Lebanon, sejak awal serangan Israel pada Lebanon pada 8 Oktober 2023, setidaknya 4.068 orang telah tewas, termasuk perempuan, anak-anak, dan tenaga kesehatan, sementara 16.670 lainnya mengalami luka-luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemimpin Houthi: Boikot AS-Israel Senjata Pamungkas Negara-negara Islam

Pemimpin Houthi: Boikot AS-Israel Senjata Pamungkas Negara-negara Islam

News | Senin, 27 Januari 2025 | 05:49 WIB

Hamas Tuding Israel Halangi Pengungsi Palestina Kembali ke Gaza Utara: Gencatan Senjata Dipertanyakan

Hamas Tuding Israel Halangi Pengungsi Palestina Kembali ke Gaza Utara: Gencatan Senjata Dipertanyakan

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 21:50 WIB

Perjanjian Bersejarah: Empat Tentara Israel Dibebaskan oleh Brigade Al-Qassam, 200 Tahanan Palestina Kembali ke Keluarga

Perjanjian Bersejarah: Empat Tentara Israel Dibebaskan oleh Brigade Al-Qassam, 200 Tahanan Palestina Kembali ke Keluarga

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 19:50 WIB

Donald Trump: Bom 2.000 Pon Dalam Perjalanan Menuju Israel

Donald Trump: Bom 2.000 Pon Dalam Perjalanan Menuju Israel

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 19:26 WIB

Trump dan Menkeu Israel Ingin Pindahkan Warga Palestina ke Negara Lain, Hamas Tegas Menolak

Trump dan Menkeu Israel Ingin Pindahkan Warga Palestina ke Negara Lain, Hamas Tegas Menolak

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 19:13 WIB

Gedung Putih Cabut Larangan, Pasokan Bom 1 Ton untuk Israel Kembali Berlanjut

Gedung Putih Cabut Larangan, Pasokan Bom 1 Ton untuk Israel Kembali Berlanjut

News | Minggu, 26 Januari 2025 | 16:05 WIB

Terkini

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:30 WIB

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:28 WIB

Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?

Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:27 WIB

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:25 WIB

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Sentimen Pergantian Purbaya Hanya Sebentar, IHSG Langsung Anjlok ke 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:24 WIB

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

Militer AS Tuding Garda Revolusi Iran Serang Kapal Supertanker dengan Rudal dan Drone

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:18 WIB

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Jelang Peluncuran Rabu, REDMI Note 17 Pro Max 5G Pamer Ketahanan Air hingga 72 Jam

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 09:15 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Gantikan Purbaya, Menkeu Baru Suahasil Jamin Kemenkeu Lebih Solid

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini

Bekaci | Selasa, 15 September 2026 | 09:13 WIB

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Gol Offside Haaland Disahkan Manchester United Dicurangi, Wasit VAR Dibebastugaskan

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:09 WIB

×