Menguak 6 Pelanggaran Israel terhadap Gencatan Senjata dengan Lebanon

Andi Ahmad S | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2025 | 19:03 WIB
Menguak 6 Pelanggaran Israel terhadap Gencatan Senjata dengan Lebanon
Serangan udara Israel menghantam Lebanon. (Suara.com/twitter @sahouraxo)

Suara.com - Enam pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata dengan Lebanon terbaru yang dilaporkan media Lebanon, Selasa (28/1/2025).

Salah satu pelanggaran Israel itu yakni telah membunuh sebanyak 24 orang oleh tentara Zionis di Lebanon Selatan.

Diketahui, Drone pengintai Israel menjatuhkan granat di kota Bani Haiyyan, melukai satu orang, menurut laporan kantor berita negara NNA.

Drone lain menjatuhkan bom saat tim kota sedang bekerja membangun jalan di kota yang sama, menyebabkan cedera, kata NNA.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, dua orang terluka dalam dua serangan Israel tersebut.

Pasukan Israel juga menangkap seorang warga Lebanon di kota Wazzani dan melepaskan tembakan ke arah penduduk setempat, lapor NNA.

Tentara Israel turut menembaki tentara Lebanon yang ditempatkan di sebelah barat Meiss El-Jabal di Lebanon selatan, menurut sumber yang sama.

Drone Israel juga terbang di ketinggian sedang di atas kota Tyre di Lebanon selatan, sementara tentara zionis melepaskan tembakan ke arah penduduk di kota Zahajra. Tidak ada korban yang dilaporkan.

Pelanggaran baru tersebut terjadi sehari setelah 24 orang tewas dan 134 lainnya terluka ketika pasukan Israel menembaki warga sipil yang terlantar yang mencoba kembali ke rumah mereka di Lebanon selatan.

Ketegangan meningkat saat tentara Israel tetap berada di wilayah Lebanon setelah batas waktu 60 hari untuk menarik pasukan dari Lebanon selatan berakhir pada Minggu, berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.

Gedung Putih mengatakan pada Minggu bahwa Israel dan Lebanon telah sepakat untuk memperpanjang batas waktu penarikan Israel hingga 18 Februari.

Gencatan senjata yang rapuh telah berlaku sejak 27 November, mengakhiri periode baku tembak antara Israel dan kelompok Hezbollah yang dimulai pada 8 Oktober 2023 hingga meningkat menjadi konflik skala penuh pada 23 September tahun lalu.

Otoritas Lebanon melaporkan setidaknya 660 pelanggaran kesepakatan gencatan senjata dilakukan oleh Israel sejak saat itu.

Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, Israel diwajibkan untuk menarik pasukannya ke selatan Garis Biru – perbatasan de facto – secara bertahap, sementara tentara Lebanon harus dikerahkan di Lebanon selatan dalam waktu 60 hari.

Data dari Kementerian Kesehatan Lebanon menunjukkan bahwa sejak serangan Israel terhadap Lebanon dimulai pada 8 Oktober 2023, setidaknya 4.080 orang telah tewas, termasuk wanita, anak-anak, dan pekerja kesehatan, sementara 16.753 orang lainnya terluka. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Klaim Tewaskan 15 Teroris dalam Operasi di Jenin, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

Israel Klaim Tewaskan 15 Teroris dalam Operasi di Jenin, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:59 WIB

Israel Sebut Hamas hanya Lakukan Pertunjukan saat Menampilkan Sandera yang Tampak Sehat

Israel Sebut Hamas hanya Lakukan Pertunjukan saat Menampilkan Sandera yang Tampak Sehat

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:47 WIB

Gencatan Senjata Diperpanjang, Tentara Lebanon Amankan Perbatasan Selatan

Gencatan Senjata Diperpanjang, Tentara Lebanon Amankan Perbatasan Selatan

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 10:59 WIB

Terkini

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:20 WIB

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:34 WIB

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26 WIB

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:10 WIB

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:40 WIB

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:12 WIB

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:06 WIB