47.460 Jiwa Melayang Akibat Serangan Israel, Jutaan Lainnya Terancam Krisis

M Nurhadi Suara.Com
Sabtu, 01 Februari 2025 | 17:05 WIB
47.460 Jiwa Melayang Akibat Serangan Israel, Jutaan Lainnya Terancam Krisis
Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]

Suara.com - PBB melaporkan bahwa hampir setengah juta orang telah kembali ke wilayah utara Jalur Gaza sejak dimulainya gencatan senjata. Dalam konferensi pers pada Jumat (31/1/2025), Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengutip informasi dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) yang menyatakan bahwa meskipun ada pergerakan warga Palestina yang kembali dari utara ke selatan, jumlahnya lebih sedikit.

"Hingga saat ini, sekitar 8.500 orang telah berpindah dari wilayah utara Gaza ke selatan," ungkapnya. Dujarric menambahkan bahwa PBB dan mitra kemanusiaannya sedang meningkatkan respons mereka di titik-titik pemantauan sepanjang jalur tersebut.

"Ini mencakup penyediaan pertolongan pertama serta dukungan psikologis bagi kelompok yang paling rentan, seperti anak-anak, wanita, dan lansia. Mereka juga memperluas operasi bantuan di Gaza utara," jelasnya.

Kemarin, tim OCHA mengunjungi dua lokasi di lingkungan South Remal dan Tel el Hawa di Kota Gaza, di mana mereka mendapati bahwa warga sangat membutuhkan air, perlengkapan dapur, tempat tidur, dan barang-barang kebersihan.

Dujarric juga menyampaikan keprihatinan mendalam mengenai situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di wilayah utara, sementara operasi militer Israel di Jenin (Tepi Barat) masih berlanjut hingga hari kesebelas. "Operasi yang terus-menerus di daerah tersebut telah menyebabkan kerusakan luas pada rumah-rumah dan infrastruktur. Hampir semua dari 20.000 penduduk kamp pengungsi Jenin telah mengungsi dalam dua bulan terakhir akibat operasi yang dilakukan oleh Palestina dan Israel," tambahnya.

Eskalasi kekerasan di Tepi Barat terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan mulai berlaku di Gaza pada 19 Januari, setelah 15 bulan konflik yang mengakibatkan lebih dari 47.400 orang tewas dan menghancurkan wilayah tersebut menjadi puing-puing.

Laporan menunjukkan bahwa Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan peningkatan aksi militer tersebut sebagai respons terhadap ancaman dari partai-partai sayap kanan yang menentang pemerintahannya akibat gencatan senjata di Gaza.

Dikutip dari data Anadolu Agency, hingga Kamis (30/1/2025) korban tewas total akibat perang genosida Israel terhadap Palestina sejak Oktober 2023 mencapai 47.460.

Baca Juga: Trump Ngotot Mesir dan Yordania Akan Terima Pengungsi Gaza Meski Sudah Ditolak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI