Legislator PSI Minta Kenaikan Tarif Air Ditunda, Pengamat: Anggota Dewan Harusnya Dengarkan Aspirasi dari Dua Sisi

Bella, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 05 Februari 2025 | 06:05 WIB
Legislator PSI Minta Kenaikan Tarif Air Ditunda, Pengamat: Anggota Dewan Harusnya Dengarkan Aspirasi dari Dua Sisi
Ilustrasi distribusi air PDAM [Ist]

Suara.com - Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas 17 Agustus, Fernando Emas angkat bicara soal permintaan menunda kenaikan tarif air perpipaan di Jakarta oleh Fraksi PSI DPRD DKI. Ia menilai seharusnya legislator tak hanya mendengarkan aspirasi dari satu sisi.

Fernando mengakui, memang kebijakan ini bisa saja menimbulkan kontra dari masyarakat. Namun, legislator juga harus mendengar apa saja yang jadi pertimbangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

"Seharusnya sebagai dewan juga melakukan pertimbangan bagaimana dari sisi PAM Jaya. Jadi bukan hanya mendengarkan masyarakat satu sisi saja terkait hal itu," ujar Fernando kepada wartawan, Selasa (4/2/2025).

Ia menyebut PAM Jaya sedang dikejar target untuk perluasan 100 persen cakupan layanan ke seluruh wilayah Jakarta. Hal ini perlu dilakukan demi mencegah terjadinya penurunan muka tanah yang diperkirakan puncaknya akan terjadi pada 2030 mendatang.

Dok: PAM Jaya
Dok: PAM Jaya

"Terkait pengembangan yang dilakukan oleh PAM Jaya termasuk bagaimana mereka nantikan mengembangkan kualitas airnya ketersediaan airnya ini," tuturnya.

Meski demikian, Fernando menekankan agar perseroan juga harus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat setelah menaikkan tarif ini. Salah satunya, tingkat kebocoran air harus ditekan dan mengganti pipa agar air yang dialirkan berkualitas dan siap minum.

"Kenaikan (tarif) seharusnya memang diimbangi dengan kualitas pelayanan, ini kan yang dibutuhkan masyarakat jangan sampai nanti tarif naik tapi kualitas sama saja terus ketersediaan air terbatas," pungkasnya.

"Jadi saya berharap sekali kalau ada wakil rakyat yang coba mendengarkan aspirasi tersebut ya dari kedua sisi," kata Fernando.

Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Francine sempat menyuarakan bahwasanya Fraksi PSI meminta PAM Jaya menunda kenaikan tarif air yang didasarkan kepada Keputusan Gubernur Nomor 730 Tahun 2024 yang mengatur tarif air minum.

baca juga

"Kami dari Fraksi PSI sebelumnya sudah meminta penundaan kenaikan tarif air PAM Jaya. Kepgub 730 Tahun 2024 mengatur tentang tarif air minum. Sedangkan warga Jakarta kebanyakan baru mendapatkan air bersih, itupun belum tentu bersih karena banyak keluhan airnya kotor, bau, debit kecil, nyala hanya di hari atau jam tertentu, hingga mati," katanya.

"Belum ada urgensi kenaikan tarif air PAM Jaya di 2025 karena sejak tahun 2017 PAM Jaya selalu untung, tertinggi di tahun 2023 untung Rp1,2 triliun, dan tahun 2024 membagikan dividen Rp62 miliar ke Pemprov DKI Jakarta selaku 100 persen pemegang saham PAM Jaya. Tapi tingkat kebocoran air atau Non Revenue Water sejak tahun 2017 sangat tinggi, selalu berkisar 42-46 persen," ucap Francine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Pemain Muda Terbaik di Thailand, Pratama Arhan Buktikan Dirinya Tak Jago Kandang!

Jadi Pemain Muda Terbaik di Thailand, Pratama Arhan Buktikan Dirinya Tak Jago Kandang!

Your Say | Selasa, 04 Februari 2025 | 19:32 WIB

Jika Jadi Tuan Rumah, Indonesia Bakal Kembali Catat Rekor Positif di Gelaran Piala Asia

Jika Jadi Tuan Rumah, Indonesia Bakal Kembali Catat Rekor Positif di Gelaran Piala Asia

Your Say | Selasa, 04 Februari 2025 | 18:57 WIB

Erick Thohir: Skill Ole Romeny Sangat Mumpuni

Erick Thohir: Skill Ole Romeny Sangat Mumpuni

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:32 WIB

Dion Markx dan Tim Geypens 'Turun Kelas' usai Batal ke Piala Asia U-20, PSSI: Mereka akan Main di...

Dion Markx dan Tim Geypens 'Turun Kelas' usai Batal ke Piala Asia U-20, PSSI: Mereka akan Main di...

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 15:28 WIB

PSSI Bergeming Soal Pesangon Shin Tae-yong: Tidak Mau Bicarakan yang...

PSSI Bergeming Soal Pesangon Shin Tae-yong: Tidak Mau Bicarakan yang...

Bola | Selasa, 04 Februari 2025 | 11:31 WIB

Filosofi Bola Alex Pastoor untuk Timnas Indonesia: yang Penting Menang!

Filosofi Bola Alex Pastoor untuk Timnas Indonesia: yang Penting Menang!

Your Say | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:26 WIB

3 Alasan Ini Bisa Buat Elkan Baggott Geser Posisi Justin Hubner di Timnas Indonesia

3 Alasan Ini Bisa Buat Elkan Baggott Geser Posisi Justin Hubner di Timnas Indonesia

Your Say | Selasa, 04 Februari 2025 | 09:55 WIB

Ade Armando Lulusan Mana? Blunder Pertanyakan Manfaat Menghafal Al-Quran

Ade Armando Lulusan Mana? Blunder Pertanyakan Manfaat Menghafal Al-Quran

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:13 WIB

Proses Naturalisasi Ole Romeny Disetujui DPR, Siap Debut Bulan Maret?

Proses Naturalisasi Ole Romeny Disetujui DPR, Siap Debut Bulan Maret?

Your Say | Selasa, 04 Februari 2025 | 07:38 WIB

PSSI Masih Percaya Orang Shin Tae-yong, Sumardji: Saya Diperintah Ketum untuk...

PSSI Masih Percaya Orang Shin Tae-yong, Sumardji: Saya Diperintah Ketum untuk...

Bola | Senin, 03 Februari 2025 | 20:43 WIB

Terkini

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:19 WIB

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×