14.000 Imigran Tanpa Dokumen Ditangkap di Era Trump, Guantanamo Jadi Kamp Tahanan?

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 13 Februari 2025 | 16:50 WIB
14.000 Imigran Tanpa Dokumen Ditangkap di Era Trump, Guantanamo Jadi Kamp Tahanan?
Mantan Presiden AS, Donald Trump. [Dok.Antara]

Suara.com - Sekitar 14.000 imigran tanpa dokumen telah ditangkap sejak awal masa jabatan Presiden Donald Trump, menurut Kepala Penegakan Perbatasan AS, Tom Homan, dalam wawancara dengan radio 77 WABC pada Selasa (11/2).

Homan juga menyatakan bahwa jumlah imigran yang memasuki perbatasan secara ilegal telah menurun hingga 92 persen selama periode yang sama, menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah individu yang masuk tanpa dokumen resmi.

"Kami telah cukup berhasil mengamankan perbatasan. Meskipun kami belum selesai, kondisi di perbatasan sudah jauh lebih baik," ungkap Homan.

Ia menambahkan bahwa banyak dari imigran yang tertangkap memiliki catatan kriminal, meskipun tidak merinci lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Homan juga menekankan bahwa lebih dari 600.000 imigran tanpa dokumen di AS memiliki latar belakang kriminal, yang menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan publik.

Di sisi lain, CBS News melaporkan bahwa pemerintahan Trump telah mengirim imigran ilegal yang dianggap "berisiko rendah" ke Guantanamo Bay, meskipun sebelumnya mereka berjanji akan menahan hanya "yang paling berbahaya" di sana.

Dalam beberapa pekan terakhir, Trump juga memerintahkan pembangunan kamp tahanan di Guantanamo Bay yang dapat menampung hingga 30.000 imigran ilegal dengan catatan kriminal serius, yang dianggap sebagai ancaman bagi masyarakat AS.

Namun, dokumen internal pemerintah menunjukkan bahwa beberapa tahanan tersebut tidak memiliki catatan kriminal yang serius atau bahkan tidak memiliki catatan sama sekali. Mereka dideportasi hanya karena pelanggaran administratif terkait imigrasi.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa imigran berisiko rendah ditempatkan di fasilitas yang mirip dengan barak, sementara tahanan berisiko tinggi dikurung di sel yang memiliki keamanan maksimum.

CBS News juga melaporkan bahwa perwakilan dari Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menolak untuk memberikan komentar mengenai laporan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Janji Akhiri Perang Ukraina 24 Jam, Mungkinkah Terjadi?

Trump Janji Akhiri Perang Ukraina 24 Jam, Mungkinkah Terjadi?

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 16:41 WIB

Elon Musk Serukan Penghapusan Lembaga Pemerintah AS di Bawah Kepemimpinan Trump

Elon Musk Serukan Penghapusan Lembaga Pemerintah AS di Bawah Kepemimpinan Trump

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 14:54 WIB

Arab Saudi Sambut Baik Pembangunan Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina

Arab Saudi Sambut Baik Pembangunan Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 09:04 WIB

Macron Kecam Rencana Relokasi Warga Palestina yang Diusulkan Donald Trump

Macron Kecam Rencana Relokasi Warga Palestina yang Diusulkan Donald Trump

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 06:30 WIB

200.000 Orang Dukung Denmark Beli California, Mickey Mouse Pakai Helm Viking?

200.000 Orang Dukung Denmark Beli California, Mickey Mouse Pakai Helm Viking?

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 19:23 WIB

Trump Ancam Naikkan Tarif 50 Persen, Industri Otomotif Kanada Terancam?

Trump Ancam Naikkan Tarif 50 Persen, Industri Otomotif Kanada Terancam?

Otomotif | Rabu, 12 Februari 2025 | 21:00 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB