Pengamat: Polarisasi Partai Politik Diprediksi Tak Banyak Berubah

Andi Ahmad S

Minggu, 16 Februari 2025 | 23:22 WIB
Pengamat: Polarisasi Partai Politik Diprediksi Tak Banyak Berubah
Ilustrasi politisi gaungkan penundaan pemilu 2024. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI), Aditya Perdana, memperkirakan bahwa dinamika kekuatan partai politik ke depan tidak akan mengalami perubahan signifikan dibandingkan kondisi saat ini.

"Jika koalisi partai-partai yang mendukung pemerintah terus bertahan dan semakin dominan, bukan tidak mungkin akan muncul dorongan menuju penggabungan partai atau lahirnya satu partai dominan," ujar Aditya Perdana di Depok, Minggu.

Ia menilai, kondisi semacam ini dapat berdampak pada demokrasi Indonesia yang kini tengah menghadapi tantangan besar.

Menurutnya, keberadaan koalisi permanen memang dapat menciptakan keselarasan antara presiden dan DPR dalam menjalankan pemerintahan.

Tantangan Sistem Presidensial

Namun, Aditya menekankan bahwa Indonesia menganut sistem presidensial, di mana kekuasaan eksekutif dan legislatif tidak harus berasal dari partai yang sama.

"Berbeda dengan sistem parlementer yang memungkinkan pembentukan koalisi secara formal, dalam sistem presidensial seperti di Indonesia, tidak ada kewajiban untuk mempertahankan koalisi setelah pemilu," jelasnya.

Sejak diberlakukannya pemilihan langsung pasca-2004, hampir semua partai cenderung enggan untuk membangun koalisi pemerintahan secara permanen. Biasanya, koalisi hanya terbentuk saat pemilihan presiden, sedangkan setelahnya, partai-partai lebih memilih untuk memberikan dukungan tanpa terikat dalam bentuk koalisi formal.

"Hal ini memberikan fleksibilitas bagi partai untuk berpindah posisi sesuai kepentingan politik mereka, sehingga tidak ada keharusan untuk berkoalisi secara tetap," tambahnya.

baca juga

Dinamika Politik dan Masa Depan Koalisi

Jika koalisi yang mendukung Presiden Prabowo terus bertahan dalam jangka panjang, Aditya menilai partai-partai perlu merefleksikan kembali sikap mereka terhadap praktik politik yang selama ini dijalankan.

"Sistem politik kita adalah sistem multipartai dengan berbagai ideologi yang beragam. Saya yakin dinamika multipartai yang terus berkembang ini merupakan cerminan dari keragaman masyarakat Indonesia," ujar Aditya yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Algoritma Research and Consulting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ujian Berat Hadang Patrick Kluivert, Pelatih Baru Australia Penuh Pengalaman

Ujian Berat Hadang Patrick Kluivert, Pelatih Baru Australia Penuh Pengalaman

Bola | Minggu, 16 Februari 2025 | 23:20 WIB

Dear Patrick Kluivert, Kekuarangan Timnas Indonesia Ini Harus Dibenahi Jelang Hadapi Australia

Dear Patrick Kluivert, Kekuarangan Timnas Indonesia Ini Harus Dibenahi Jelang Hadapi Australia

Bola | Minggu, 16 Februari 2025 | 22:35 WIB

Siapa Asia Nitaya Karsten? Pemain Keturunan Surabaya Cetak 10 Gol dan 9 Assist dari 24 Laga di Belanda!

Siapa Asia Nitaya Karsten? Pemain Keturunan Surabaya Cetak 10 Gol dan 9 Assist dari 24 Laga di Belanda!

Bola | Minggu, 16 Februari 2025 | 21:50 WIB

Terkini

Sambil Menjalani Rawat Inap, Taktik Persija Saat Hadapi PSMS Medan Tetap dari Shin Tae-yong

Sambil Menjalani Rawat Inap, Taktik Persija Saat Hadapi PSMS Medan Tetap dari Shin Tae-yong

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 16:05 WIB

Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama

Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta Jadi Kunci Utama

Tekno | Selasa, 03 November 2026 | 16:05 WIB

Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual

Transjakarta Hadirkan 'Hers Signal', Gantungan Kunci Pintar untuk Laporkan Kekerasan Seksual

News | Selasa, 03 November 2026 | 16:02 WIB

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:00 WIB

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

×