Tak Puas dengan Mahar, Pria di India Nekat Bunuh Istri

Bella Suara.Com
Senin, 17 Februari 2025 | 16:01 WIB
Tak Puas dengan Mahar, Pria di India Nekat Bunuh Istri
ilustrasi mahar pernikahan (freepik/freepic.diller)

Suara.com - Seorang pria berusia 23 tahun ditangkap di Nagina, Nuh, pada Selasa (12/02) setelah diduga membunuh istrinya dengan cara mencekiknya dan merekayasa skenario perampokan, kata pihak kepolisian. Tersangka, Mohammad Sahun dari Desa Patakpur, menikahi Sania alias Sana (22) dari Desa Uleta pada 15 November 2024.

Menurut polisi, Sahun merasa tidak puas dengan mahar yang diterimanya dalam pernikahan, yang diduga menjadi motif utama pembunuhan yang terjadi di jalan Karhera-Bhadas pada Senin malam (11/02).

Krishan Kumar, petugas humas kepolisian Nuh, menjelaskan bahwa setelah melakukan pembunuhan, Sahun membakar sepeda motornya sendiri untuk mengaburkan jejak, lalu pergi ke kantor polisi Nagina untuk melaporkan insiden perampokan.

"Dia mengarang cerita bahwa sekelompok perampok dengan mobil menghadangnya saat perjalanan pulang, mencoba merampoknya, dan mencekik istrinya saat ia melawan. Ia juga mengklaim bahwa mereka membakar motornya," ujar Kumar.

Namun, polisi menemukan banyak ketidaksesuaian dalam pernyataan Sahun. Meski begitu, petugas tetap mendatangi lokasi kejadian dan menemukan jasad Sania beserta sepeda motor yang hangus terbakar.

"Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan keberadaan tersangka lain di lokasi saat waktu kejadian yang ia sebutkan. Setelah menginterogasi kedua belah pihak keluarga, kami menemukan petunjuk penting. Sahun akhirnya mengaku telah membunuh istrinya dan merekayasa skenario perampokan," tambah Kumar.

Atas laporan keluarga Sania, polisi telah mendaftarkan kasus ini sebagai pembunuhan di bawah Pasal 103(1) BNS di kantor polisi Nagina pada Selasa. Sahun dijadwalkan untuk dihadapkan ke pengadilan pada Rabu (13/02) dan akan menjalani tahanan untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam kejahatan ini.

Polisi juga menyatakan bahwa dakwaan terhadap Sahun bisa diperbarui menjadi Pasal 80 (kematian akibat mahar) jika penyelidikan lebih lanjut menemukan bukti yang mendukung tuduhan tersebut. Kasus ini menyoroti kembali kekerasan berbasis mahar yang masih menjadi permasalahan di beberapa wilayah di India.

Baca Juga: Kerumunan Maut di Stasiun New Delhi, 18 Nyawa Melayang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI