Dokter Terkejut, Temukan 5 Lensa Kontak Saat Operasi Wajah Wanita

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 20 Februari 2025 | 02:15 WIB
Dokter Terkejut, Temukan 5 Lensa Kontak Saat Operasi Wajah Wanita
Ilustrasi Lensa Kontak (Pixabay)

Suara.com - Sebuah tim dokter bedah plastik Tiongkok baru-baru ini melaporkan kasus aneh seorang wanita berusia 33 tahun yang kehilangan tidak kurang dari lima lensa kontak di belakang mata kirinya.

Pasien, yang hanya disebut sebagai Ibu A, datang ke Rumah Sakit Bedah Plastik Akademi Ilmu Kedokteran Tiongkok, di Beijing, untuk menjalani perawatan atrofi hemifasialnya guna memperbaiki simetri wajahnya.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sisi kiri wajahnya mengalami atrofi dan bola mata kirinya sedikit cekung. Setelah memeriksa wajah wanita itu dengan saksama, tim medis memutuskan untuk menggunakan cangkok lemak autologus untuk mengurangi dampak kondisinya.

Yang tidak mereka perkirakan adalah menemukan bukan hanya satu, tetapi lima lensa kontak yang berbeda saat mencangkok lemak ke ruang kosong di belakang bola mata. Dia memberi tahu dokter bahwa dia telah kehilangan beberapa lensa kontak dalam beberapa bulan terakhir, tetapi tidak pernah membayangkan lensa itu tersangkut di matanya.

Ibu A telah memakai lensa kontak selama beberapa tahun, dan atrofi hemifasial menciptakan cukup ruang bagi lensa kontak untuk menghilang.

Atrofi hemifasial adalah kondisi di mana jaringan lemak di dalam mata mengalami atrofi dan bola mata menyusut. Ketika lemak disuntikkan di belakang mata A, lemak tersebut mendorong keluar lima lensa kontak berbeda yang menurutnya terjatuh secara tidak sengaja.

"Untungnya, dalam kasus A, tidak ada masalah yang disebabkan oleh lensa kontak yang tertinggal di matanya," kata tim medis. "Namun, jika lensa kontak tersebut bertahan lama, risiko efek samping seperti luka pada kornea dan infeksi mikroba akan meningkat."

Kasus aneh ini telah menarik perhatian dokter mata dan komunitas medis lainnya karena dilaporkan sebagai "kasus pertama di mana beberapa lensa kontak dipastikan tersembunyi di dalam konjungtiva."

A telah mengenakan lensa kontak selama beberapa tahun, dan atrofi hemifasial menciptakan cukup ruang bagi lensa kontak untuk menghilang.

Baca Juga: Disorot Kala Prabowo Koar-koar Efisiensi, KontraS Curigai Bujet Operasi Militer di Kepri dan Papua Demi Investor Asing

Atrofi hemifasial adalah kondisi di mana jaringan lemak di dalam mata mengalami atrofi dan bola mata menyusut. Ketika lemak disuntikkan di belakang mata Tn. A, lemak tersebut mendorong keluar lima lensa kontak berbeda yang menurutnya terjatuh secara tidak sengaja.

“Untungnya, dalam kasus A, tidak ada masalah yang disebabkan oleh lensa kontak yang tertinggal di matanya,” kata tim medis. “Namun, jika lensa kontak tersebut bertahan lama, risiko efek samping seperti luka pada kornea dan infeksi mikroba akan meningkat.”

Kasus aneh ini telah menarik perhatian dokter mata dan komunitas medis lainnya karena dilaporkan sebagai “kasus pertama di mana beberapa lensa kontak dipastikan tersembunyi di dalam konjungtiva.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI