Kemendukbangga: Manfaat Program Makan Bergizi Gratis Sudah Terlihat Hasilnya

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2025 | 10:43 WIB
Kemendukbangga: Manfaat Program Makan Bergizi Gratis Sudah Terlihat Hasilnya
Kepala BKKBN Wihaji. [Suara.com/Lilis]

Suara.com - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Wihaji mengklaim bahwa program makan bergizi gratis (MBG) mulai terlihat manfaatnya bagi masyarakat. Hal itu terlihat secara umum dari peningkatan tumbuh kembang bayi yang dipantau bersama gerakan orang tua asuh cegah stunting atau Genting.

"Tapi secara kasat mata, kita punya data. Khususnya genting, gerakan orang tua asuh cegah stunting, itu lumayan. Yang kita treatment, yang kita intervensi, itu ada kenaikan tinggi badan dan kenaikan berat badan. Saya sih meyakini insyaAllah nanti ada hasil yang baik," kata Wihaji kepada wartawan ditemui di kantor Kemendukbangga, Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Akan tetapi lapiran secara resmi, dikatakan Wihaji, memang belum ada. Dia menyebutkan kalau pengukuran prevalensi dari angka stuntjng sebenarnya menjadi tugas dari Kementerian Kesehatan.

"Kalau ukurannya nanti yang mengukur itu Menteri Kesehatan. Prevalensi yang mengukur Menteri Kesehatan," ucap Wihaji.

Wakil Menteri Kemendukbangga Ratu Ayu Isyana menambahkan, ada sejumlah provinsi yang sudah menunjukan perbaikan tumbuh kembang anak pasca mendapatkan program MBG.

"Ada macem-macem, ada di Sumatra Barat, ada di Bali, Jogja, bermacam-macam, sih. Dan memang perkembangannya juga makin bagus," imbuhnya.

Ratu menuturkan kalau setiap anak di masing-masing daerah mengalami kondisi berbeda-beda. Sehingga pemeriksaan kesehatan juga dilakukan secara kebih spesifik untuk diketahui penyebab jika ada gangguan tumbuh kembang.

"Ada yang memang makannya susah. Ada yang kemudian diberi susu fortifikasi juga. Ada yang kemudian harus dicek lagi apakah ada masalah penyerapan hormonnya. Tapi masing-masing itu betul-betul didampingi oleh tim pendamping keluarga dan diperhatikan betul," tutur Ratu.

Sempat juga ditemukan anak yang bahkan sama sekali tidak mau makan saat diberi nasi. Untuk kondisi seperti itu, kata Ratu, perlu dicarikan alternatif lain agar anak tetap tercukupi nutrisinya.

"Misalnya, kita cari bagaimana menu-menu lain. Apakah dia suka kentang, sudah diberikan susu penambah tapi ternyata susunya gak mau diminum karena segala sesuatu yang ada susu dia gak mau minum. Berarti kan harus kreatif lagi. Jadi ada banyak sekali variasi-variasi dan itu yang dilakukan oleh tim pendamping keluarga," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Sibuk Bahas Skincare Bareng Siswi SMA Saat Pantau MBG, Publik: Kerja Wapres Luar Biasa..

Gibran Sibuk Bahas Skincare Bareng Siswi SMA Saat Pantau MBG, Publik: Kerja Wapres Luar Biasa..

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 07:10 WIB

Gibran Tinjau MBG di Sekolah Unggulan Jakarta, Publik Nilai Program Tak Tepat Sasaran

Gibran Tinjau MBG di Sekolah Unggulan Jakarta, Publik Nilai Program Tak Tepat Sasaran

Tekno | Kamis, 20 Februari 2025 | 06:23 WIB

BKKBN Minta TPK yang Bantu Distribusi MBG Diberikan Insentif

BKKBN Minta TPK yang Bantu Distribusi MBG Diberikan Insentif

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 21:45 WIB

Viral Sekretaris Disdik Nabire Tendang Siswa SMP Gegara Demo Tolak MBG: Kamu Ini Masih Ingusan!

Viral Sekretaris Disdik Nabire Tendang Siswa SMP Gegara Demo Tolak MBG: Kamu Ini Masih Ingusan!

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 17:09 WIB

Di Balik Penolakan Makan Gratis di Papua: Ketimpangan Pendidikan dan Trauma Konflik

Di Balik Penolakan Makan Gratis di Papua: Ketimpangan Pendidikan dan Trauma Konflik

Liks | Rabu, 19 Februari 2025 | 13:37 WIB

Dituding Gunakan Peluru Tajam saat Bubarkan Massa Pelajar Tolak MBG di Papua, Polda Bantah: Pakai Gas Air Mata!

Dituding Gunakan Peluru Tajam saat Bubarkan Massa Pelajar Tolak MBG di Papua, Polda Bantah: Pakai Gas Air Mata!

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 06:21 WIB

Makan Bergizi Gratis, Gibran Tampung Saran Siswa untuk Perbaikan Program

Makan Bergizi Gratis, Gibran Tampung Saran Siswa untuk Perbaikan Program

Video | Rabu, 19 Februari 2025 | 10:00 WIB

Terkini

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat

News | Senin, 27 April 2026 | 14:04 WIB

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

News | Senin, 27 April 2026 | 14:03 WIB

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

News | Senin, 27 April 2026 | 13:56 WIB

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

News | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:44 WIB

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 13:40 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital

News | Senin, 27 April 2026 | 13:29 WIB