Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

Irwan Febri

Senin, 27 April 2026 | 14:03 WIB
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat berada di Keraton Kasunanan Surakarta. (Suara.com/Ari Welianto)
baca 10 detik
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjajaki pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing untuk meningkatkan diplomasi budaya di Tiongkok.
  • Fadli Zon menemui pelaku industri seni serta pengajar Indonesia di Beijing pada Minggu, 26 April 2026.
  • Pemerintah berupaya mentransformasi warisan budaya menjadi industri ekonomi kreatif sebagai kekuatan diplomasi lunak di kancah internasional.

Suara.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjajaki rencana pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing sebagai sarana promosi, edukasi, sekaligus diplomasi budaya Indonesia di Tiongkok.

"Di sini kami datang juga untuk menjajaki lokasi Rumah Budaya Indonesia dan untuk persiapan pameran budaya tahun depan," kata Fadli Zon saat berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, Minggu (26/4/2026) malam.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, serta warga negara Indonesia yang terdiri dari mahasiswa, dosen bahasa Indonesia, hingga pengajar gamelan di sejumlah kota seperti Beijing, Tianjin, dan Shijiazhuang.

Rumah Budaya Indonesia sebelumnya telah hadir di berbagai negara, antara lain Australia, Prancis, Jerman, Jepang, Myanmar, Singapura, Timor Leste, Turki, dan Amerika Serikat.

"Sebelumnya saya ke Shanghai untuk peresmian pusat riset dan kerja sama animasi dan video game yang ditandatangani oleh Universitas Indonesia. Kami juga ingin melibatkan pihak swasta terutama kalangan usaha Tiongkok yang punya kegiatan budaya di sini agar menjadi jembatan budaya antara Indonesia dan China," tambah Fadli.

Selain itu, Fadli bersama Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah Tjahjani juga bertemu pelaku industri seni dan budaya di China, termasuk pemilik galeri, museum, dan rumah produksi.

"Kami juga berharap tahun depan Indonesia dapat hadir dalam Festival Film Shanghai dan Festival Film Beijing. Kami bisa kirimkan sineas-sineas Indonesia. Tahun lalu kami baru diundang ke festival film kecil di Fuzhou tapi kami harap tahun depan bisa hadir ke festival yang lebih besar," ungkap Fadli.

Fadli menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya merupakan entitas baru yang secara khusus menangani kebudayaan secara mandiri. Ia juga mengingatkan pentingnya amanat konstitusi terkait pengembangan budaya nasional.

"Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya".

baca juga

Menurut Fadli, kebudayaan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Ia menyebut terdapat berbagai objek pemajuan kebudayaan, mulai dari bahasa dan sastra, tradisi lisan, adat istiadat, hingga seni dalam berbagai bentuk.

Keberagaman budaya Indonesia menjadi kekuatan tersendiri. Fadli menyebut Indonesia memiliki “mega diversity” dengan lebih dari 1.300 suku bangsa dan ratusan bahasa daerah yang menyumbang sekitar 10 persen bahasa di dunia.

"Selama ini kita kurang memberikan perhatian serius terhadap potensi budaya kita tapi sekarang kita ingin menuju kepada ekonomi budaya, kepada industri budaya. Di Indonesia belum menjadikan ini sebagai 'soft power' yang penting sesuai amanat Konstitusi yakni bagaimana memajukan budaya nasional Indonesia di tengah peradaban dunia termasuk di Tiongkok ini yang penduduknya juga sangat besar," kata Fadli.

Selain itu, ia juga menyoroti kekayaan sejarah budaya Indonesia yang sangat panjang, termasuk temuan lukisan purba tertua di dunia di Kepulauan Muna, Sulawesi Tenggara, hasil riset bersama BRIN dan Griffith University.

Fadli juga menyebut Indonesia telah mendaftarkan berbagai warisan budaya ke UNESCO sejak 2003, seperti wayang, keris, batik, angklung, hingga gamelan dan kebaya.

"Saat ini hal yang perlu dikerjakan adalah bagaimana budaya ini bukan hanya warisan budaya melainkan menjadi ekonomi budaya kemudian menjadi industri budaya, 'cultural and creative industry'. Ini yang sangat penting karena ini yang akan berkelanjutan," ungkap Fadli.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Andalkan Wisata Terintegrasi dan Kuliner Premium untuk Gaet Pasar Tiongkok

Jakarta Andalkan Wisata Terintegrasi dan Kuliner Premium untuk Gaet Pasar Tiongkok

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 12:26 WIB

Demi Korban 98, Koalisi Sipil Banding Lawan Fadli Zon Usai Gugatan Ditolak PTUN

Demi Korban 98, Koalisi Sipil Banding Lawan Fadli Zon Usai Gugatan Ditolak PTUN

News | Rabu, 22 April 2026 | 17:22 WIB

Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online

Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online

News | Rabu, 22 April 2026 | 12:42 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Mobil Listrik Jaecoo Buatan Negara Mana? Cek 4 Tipe Terlaris, Harga Mulai Rp200 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 17:15 WIB

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Terkini

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×