Ngaku Senang Dikritik dan Ikut Kepal Tangan Kiri, Massa Demo Indonesia Gelap Auto Bubar usai Ditemui Utusan Prabowo

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Kamis, 20 Februari 2025 | 19:15 WIB
Ngaku Senang Dikritik dan Ikut Kepal Tangan Kiri, Massa Demo Indonesia Gelap Auto Bubar usai Ditemui Utusan Prabowo
Mensesneg Prasetyo Hadi ikut mengepal tangan kiri saat temui massa pendemo bertajuk Indonesia Gelap di Jakarta. (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi akhirnya menemui para mahasiswa yang menggelar demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap, di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). Pertemuan itu setelah massa pendemo nekat merangsek ke Istana Negara usai merobohkan barrier beton yang dipasang oleh aparat kepolisian. 

Pantauan Suara.com, Prasetyo yang mengenakan kemeja batik berlengan panjang dengan warna cokelat ini tampak dikawal ketat oleh aparat saat menemui massa pendemo.

Politikus Partai Gerindra itu akhirnya ikut naik mobil komando yang disambut oleh perwakilan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia. 

Dalam momen tersebut, Prasetyo pun mengaku diutus langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menemui massa pendemo. Saat menaiki mobil komando, Prasetyo pun tampak ikut mengepalkan tangan kiri seraya ikut seperti para demonstran.  

"Kami ditugaskan untuk berjumpa dengan adek-adek semuanya," kata Prasetyo di lokasi, Kamis.

Prasetyo mengaku senang atas kritik para mahasiswa terhadap kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran. 

“Pada saat koordinator menyampaikan ingin berkomunikasi dengan Istana, saya menyanggupi," ucapnya.

Prasetyo mengklaim jika pihaknya dengan mahasiswa memiliki tujuan yang sama. Pemerintah juga menginginkan Indonesia yang lebih baik.

"Apa yang adik-adik perjuangan adalah bagian juga yang kami perjuangkan,” kata Prasetyo.

baca juga

“Itulah kenapa kami berpolitik, kami ingin diberi amanah. Karena kami ingin memperjuangkan banyak hal yang adik-adik ingin perjuangkan," tambahnya.

Selain itu, Prasetyo juga menandatangani poin tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. Ia juga mengajak perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi soal poin-poin tuntutan yang disampaikan.

Usai mendengar pernyataan perwakilan Istana, massa demo Indonesia Gelap langsung membubarkan diri dengan tertib.

Adapun dalam demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap, ada sembilan poin yang menjadi tuntutan para pendemo. Kesembilan tuntutan itu sebagai berikut: 

  1. Kaji ulang Inpres Nomor 1 Tahun 2025;
  2. Tranparansi status pembangunan dan pajak rakyat;
  3. Evaluasi besar-besaran Makan Bergizi Gratis;
  4. Tolak Revisi UU Minerba yang bermasalah;
  5. Tolak Dwifungsi TNI;
  6. Sahkan RUU Perampasan Aset;
  7. Tingkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan secara nasional;
  8. Tolak impunitas dan tuntaskan HAM berat;
  9. Tolak cawe-cawe Jokowi dalam pemerintahan Prabowo.
     
     
     
     
     
     
     

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Indonesia Gelap di Jakarta Memanas! Massa Mahasiswa Robohkan Barrier Polisi: Kami Mau ke Istana!

Demo Indonesia Gelap di Jakarta Memanas! Massa Mahasiswa Robohkan Barrier Polisi: Kami Mau ke Istana!

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 18:34 WIB

Kritik MBG Cuma jadi Kotoran, Pekik Emak-emak di Tengah Lautan Pendemo Indonesia Gelap: Di Mana Ndasmu Prabowo?

Kritik MBG Cuma jadi Kotoran, Pekik Emak-emak di Tengah Lautan Pendemo Indonesia Gelap: Di Mana Ndasmu Prabowo?

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 17:57 WIB

Massa Aksi Indonesia Gelap di Jakarta Makin Menyemut, Orator Sindir Prabowo: Kritik Malah Dibilang Ndasmu!

Massa Aksi Indonesia Gelap di Jakarta Makin Menyemut, Orator Sindir Prabowo: Kritik Malah Dibilang Ndasmu!

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 17:30 WIB

Muncul Versi Berbagai Bahasa, Seruan Demo Indonesia Gelap Kini Mendunia usai Diaspora Turun Tangan!

Muncul Versi Berbagai Bahasa, Seruan Demo Indonesia Gelap Kini Mendunia usai Diaspora Turun Tangan!

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:57 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×