Ngaku Efisiensi tapi Undang Dewa 19, Tulisan "Lounching" Acara Kementerian PKP Tuai Cibiran: Mereka Sekolah Gak Sih?

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 21 Februari 2025 | 13:54 WIB
Ngaku Efisiensi tapi Undang Dewa 19, Tulisan "Lounching" Acara Kementerian PKP Tuai Cibiran: Mereka Sekolah Gak Sih?
Undangan acara peluncuran logo Kemen PKP dicorat-coret netizen karena banyak terdapat salah penulisan. (Tangkapan Layar/X)

Suara.com - Di tengah kebijakan efisiensi anggaran terhadap sejumlah kementerian/lembaga yang digembar-gemborkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menjadi sorotan setelah muncul unggahan di media sosial berisi undangan acara peluncuran logo baru kementerian tersebut.

Dalam unggahan yang dibagikan akun X, @BosPurwa pada Kamis (20/2/2025), undangan tertanggal 16 Januari 2025 itu tampak tertulis tema acara "Louching Logo Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pentas Seni menampilkan DEWA 19" yang akan digelar pada Jumat (21/2/2025).

Undangan acara peluncuran logo yang akan diramaikan oleh Band Dewa 19 juga tampak ditanda tangani oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait alias Ara. 

"Efisiensi? Pentas seni dewa 19," demikian keterangan akun X, @BosPurwa dalam unggahannya dilihat Suara.com, Jumat.

Sontak unggahan tersebut lantas diramaikan oleh netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen mengolok-olok karena penulisan "Lounching" dalam undangan acara itu. Padahal penggunaan kata dalam bahasa Inggris adalah launching.

Viral undangan peluncuran logo Kementerian PKP yang diramaikan Band Dewa 19. (tangkapan layar/X)
Viral undangan peluncuran logo Kementerian PKP yang diramaikan Band Dewa 19. (tangkapan layar/X)

"Yang atas lounching...yg bawah louching, dikira rapat rt... -selesai. Sekelas kementrian, surat resmi bahasanya campur aduk, salah pulak, gagu," cibir akun @ak********.

"Seriusan itu nulis launchingnya “lounching”? Mereka sekolah gak sih?" sindir akun @me**********.

"Pak,ga malu pak? @Maruarar_Sirait," celetuk akun @hu********

Bahkan, format penulisan undangan peluncuran logo baru Kemen PKP itu pun direvisi oleh netizen karena penggunaan bahasa Indonesia dianggap amburadul.

baca juga

"Tolong kalau nulis surat pastiin orangnya menguasai penulisan surat dan bahasa Indonesia," tulis akun @ai******* sembari mencorat-coret format penulisan dalam undangan tersebut karena dianggap salah.

Tak hanya itu, netizen lainnya juga banyak yang mengaitkan soal efisiensi anggaran dengan nama band Dewa 19 yang akan meramaikan acara peluncuran logo Kementerian PKP. Bahkan, ada yang menguliti soal tarif manggung band yang digawangi Ahmad Dhani dkk. 

"Apa urgensinya ganti logo? Ahhhh pemborosan anggaran aja," kecam akun @re**********.

"Hidup efisiensi," celetuk akun @Ar******* sembari membagikan tangkapan layar soal informasi tarif manggung Band Dewa 19.

"Efisiensi hanya untuk rakyat jelata...PAHAM KALEAN..???" sindir akun @Ca******* disertai emoji tertawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menggema usai Band Sukatani Dibredel, "Bayar Polisi" Trending di X: Kok Takut Sama Lagu, Cemen!

Menggema usai Band Sukatani Dibredel, "Bayar Polisi" Trending di X: Kok Takut Sama Lagu, Cemen!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 12:22 WIB

Ngaku Senang Dikritik dan Ikut Kepal Tangan Kiri, Massa Demo Indonesia Gelap Auto Bubar usai Ditemui Utusan Prabowo

Ngaku Senang Dikritik dan Ikut Kepal Tangan Kiri, Massa Demo Indonesia Gelap Auto Bubar usai Ditemui Utusan Prabowo

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 19:15 WIB

Sukses Kabur ke Jerman, Guru TK Skakmat Bahlil usai Ngoceh Nasionalisme: Bapak Udah Bisa Kasih Makan Rakyat?

Sukses Kabur ke Jerman, Guru TK Skakmat Bahlil usai Ngoceh Nasionalisme: Bapak Udah Bisa Kasih Makan Rakyat?

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:08 WIB

Nunduk Baca Teks, Public Speaking Widiyanti Menteri Terkaya di Kabinet Prabowo Ramai Dicibir: Kayak Bocah SMP Presentasi

Nunduk Baca Teks, Public Speaking Widiyanti Menteri Terkaya di Kabinet Prabowo Ramai Dicibir: Kayak Bocah SMP Presentasi

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 13:35 WIB

Terkini

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:59 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB