Fenomena #KaburAjaDulu: Benarkah Jawa Sengaja Didesain Tak Layak Huni?

Eviera Paramita Sandi

Jum'at, 21 Februari 2025 | 21:06 WIB
Fenomena #KaburAjaDulu: Benarkah Jawa Sengaja Didesain Tak Layak Huni?
Tangkap Layar [Youtube DRTF Channel]

Suara.com - Belakangan ini sosial media tengah dihebohkan dengan tagar Kabur Aja Dulu (#kaburajadulu).

Fenomena ini dianggap sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Indonesia terhadap kondisi ekonomi, sosial dan keadilan yang ada di Indonesia.

Kondisi ini muncul diduga setelah sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat.

Dokter Tifa mengamati fenomena yang tengah ramai belakangan ini soal #kaburajadulu. Pihaknya justru menghubungkan dengan keadaan Pulau Jawa.

Dengan adanya berbagai macam masalah yang timbul di Pulau Jawa, akan mengarahkan pada situasi masyarakat harus siap pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Pemerintah dan media terus menekankan bahwa Jawa sudah tidak layak ditinggali karena over populasi. Kemacetan, banjir, bencana ekologis, kayak gitu kan yang kita dengar terus-menerus di 10 tahun terakhir,” ujar Dokter Tifa, dikutip dari youtubenya, Jumat (21/2/25).

“Akhirnya pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan itu menjadi sebuah yang seakan-akan solusi ideal,” sambungnya.

Kondisi ekonomi yang semakin tidak kompetitif hingga kesenjangan ekonomi akan membuat generasi muda di Indonesia semakin tidak betah di dalam negeri.

“Ekonomi Jawa sengaja dibuat tidak kompetitif, kesenjangan ekonomi antara Jawa dan luar Jawa semakin diperlebar, ivestasi besar dialihkan ke luar Jawa, sementara biaya hidup di Jawa semakin mahal,” ungkapnya.

baca juga

“Nah kondisi sosial yang membuat anak muda tidak betah, terjadi tekanan sosial meningkat, radikalisasi, kurangnya kebebasan berekspresi, kemudian keamanan dan ketidakpastian hukum membuat generasi muda merasa lebih aman diluar negeri atau di daerah yang lebih stabil,” tambahnya.

Kondisi-kondisi seperti itu menurut Dokter Tifa akan secara langsung membuat generasi muda berpindah dengan sendirinya.

“Dengan kondisi ini, anak muda tidak perlu dipaksa untuk pergi, mereka akan #kaburajadulu dengan sendirinya,” sebutnya.

Dokter Tifa menduga dengan adanya fenomena #kaburajadulu, bisa jadi sebagai awal dari depopulasi Pulau Jawa.

“Eksodus generasi muda, jangan-jangan ini adalah awal dari depopulasi Pulau Jawa ya?,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas Soal #KaburAjaDulu, Bunda Corla Emosi Syarat Cari Kerja di Indonesia Tak Masuk Akal

Bahas Soal #KaburAjaDulu, Bunda Corla Emosi Syarat Cari Kerja di Indonesia Tak Masuk Akal

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2025 | 14:32 WIB

Senator DPD RI Nilai Tagar #KaburAjaDulu Harus Didukung: Pejabat Jangan Sinis Dulu

Senator DPD RI Nilai Tagar #KaburAjaDulu Harus Didukung: Pejabat Jangan Sinis Dulu

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 13:34 WIB

Anies Pamer Pergi ke Yordania, Warganet: Ikut Kabur Aja Dulu?

Anies Pamer Pergi ke Yordania, Warganet: Ikut Kabur Aja Dulu?

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2025 | 11:57 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×