Panas! Ini Detail Perdebatan antara Donald Trump dan Zelenskyy di Ruang Oval

Bella | Suara.com

Sabtu, 01 Maret 2025 | 16:53 WIB
Panas! Ini Detail Perdebatan antara Donald Trump dan Zelenskyy di Ruang Oval
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat terlibat cekcok dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval. (tangkapan layar/x)

Suara.com - Debat sengit antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengguncang Ruang Oval pada Jumat (29/2). Dalam pertemuan yang seharusnya menandai kerja sama strategis, Trump menegur Zelenskyy dengan tajam, memperingatkan bahwa ia “berjudi dengan Perang Dunia III” dalam konflik Ukraina-Rusia.

Ketegangan memuncak setelah perbincangan awal yang ramah berubah menjadi perdebatan panas, terutama setelah Wakil Presiden JD Vance menyinggung kebijakan pemerintahan sebelumnya terhadap perang yang telah berlangsung tiga tahun. Saat Vance menekankan pentingnya diplomasi dalam mencari jalan damai, Zelenskyy merespons dengan mempertanyakan efektivitas perjanjian dengan Rusia, yang menurutnya sering kali diingkari.

“Diplomasi macam apa, JD, yang sedang Anda bicarakan?” kata Zelenskyyy.

Ketegangan semakin memanas ketika Vance menuduh Zelenskyy mencoba mengajukan gugatan hukum di depan media Amerika.

"Tidak sopan bagi Anda untuk datang ke Ruang Oval untuk mencoba mengajukan gugatan hukum di depan media Amerika," katanya.

Kunjungan Zelenskyy awalnya diharapkan mencakup penandatanganan kesepakatan yang memberikan AS saham dalam eksploitasi unsur tanah jarang Ukraina. Namun, diskusi tersebut gagal setelah Trump dikabarkan mengusir Zelenskyy dari pertemuan sebelum perjanjian dapat disepakati.

Dalam pertukaran tajam, Vance menyinggung masalah perekrutan wajib militer di Ukraina, menuduh Zelenskyy kurang menghargai bantuan besar dari AS.

“Saat ini, kalian berkeliling dan memaksa wajib militer ke garis depan karena kalian memiliki masalah tenaga kerja. Seharusnya kalian berterima kasih kepada presiden karena ingin mengakhiri konflik,” ujar Vance.

Zelenskyy membalas dengan mengundang Vance untuk melihat langsung kondisi Ukraina.

“Apakah Anda pernah ke Ukraina? Apakah Anda pernah melihat masalah yang kami hadapi? Datanglah sekali saja,” tantangnya, seraya menambahkan bahwa Vance akan merasakan situasi di lapangan.

Presiden Trump kemudian memperingatkan Zelenskyy bahwa Ukraina tidak dalam posisi untuk mendikte syarat kepada AS.

“Anda tidak dalam posisi untuk mendikte apa yang akan kami rasakan. Kami akan merasa sangat baik. Kami akan merasa sangat kuat. Anda saat ini tidak dalam posisi yang sangat baik. Anda telah membiarkan diri Anda berada dalam posisi yang sangat buruk,” ujar Trump dengan nada tajam.

Ketika Zelenskyy kembali mencoba berbicara, Trump memotongnya dengan marah.

"Negara Anda sedang dalam masalah besar. Saya tahu Anda tidak akan menang. Anda tidak akan memenangkan ini. Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk keluar, oke?" kata Trump.

"Kami tetap tinggal di negara kami, tetap kuat. Sejak awal perang, kami sendirian, dan kami bersyukur," jawab Zelenskyy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma di Indonesia, Penjualan Mobil di Amerika Serikat Terguncang: Faktor Harga Jadi Sebab

Tak Cuma di Indonesia, Penjualan Mobil di Amerika Serikat Terguncang: Faktor Harga Jadi Sebab

Otomotif | Sabtu, 01 Maret 2025 | 16:45 WIB

Donald Trump - Zelensky Ribut di Depan Wartawan, Menlu AS Desak Ukraina Minta Maaf

Donald Trump - Zelensky Ribut di Depan Wartawan, Menlu AS Desak Ukraina Minta Maaf

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 13:00 WIB

AS Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp 49 Triliun ke Israel di Tengah Perang Gaza

AS Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp 49 Triliun ke Israel di Tengah Perang Gaza

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 12:42 WIB

AS dan Rusia Bersatu, Siap Keruk Harta Karun Mineral Tanah Langka Ukraina?

AS dan Rusia Bersatu, Siap Keruk Harta Karun Mineral Tanah Langka Ukraina?

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 23:09 WIB

Trump Terapkan Tarif Dagang untuk Meksiko dan Kanada Mulai 4 Maret

Trump Terapkan Tarif Dagang untuk Meksiko dan Kanada Mulai 4 Maret

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 04:05 WIB

Rusia Sebut Intelijen Ukraina Rencanakan Pembunuhan Uskup 'Bapak Pengakuan Putin'

Rusia Sebut Intelijen Ukraina Rencanakan Pembunuhan Uskup 'Bapak Pengakuan Putin'

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 21:45 WIB

Trump Yakin Putin Akan Hormati Kesepakatan Damai dengan Ukraina

Trump Yakin Putin Akan Hormati Kesepakatan Damai dengan Ukraina

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 07:23 WIB

Sekutu AS di Asia Ragu, Akankah Washington Bela Taiwan?

Sekutu AS di Asia Ragu, Akankah Washington Bela Taiwan?

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 19:31 WIB

Korea Utara Kirim Tambahan Pasukan ke Rusia, Ditempatkan di Garis Depan Kursk

Korea Utara Kirim Tambahan Pasukan ke Rusia, Ditempatkan di Garis Depan Kursk

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 05:05 WIB

Syarat Berat! Begini Cara Pasukan Transgender AS Agar Tak Dipecat

Syarat Berat! Begini Cara Pasukan Transgender AS Agar Tak Dipecat

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 03:15 WIB

Terkini

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB