Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI, Mulan Jameela menyampaikan keheranannya terkait harga komoditas pangan selalu naik, terlebih ketika Ramadan dan mendekati lebaran.
Hal itu disampaikan Mulan ketika rapat dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Novi Helmy Prasetya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).
"Saya ingin sampaikan adalah kenapa sih kesannya seperti aji mumpung gitu loh, ah mumpung-mumpung, ah mampang mempeung, kalau bahasa Sunda mampang mempeung pak. Aji mumpung kalau lagi puasa, lebaran, ya sudah suka-suka saja dah harganya naik," kata Mulan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).
Pasalnya Mulan mengaku miris usai dirinya melihat konten di media sosial mengenai adanya ibu-ibu yang dimarahi suaminya lantaran tak belanja sesuai dengan kebutuhan.
"Jadi gini pak, bu, saya tuh miris, saya tuh sempat melihat beberapa kali konten, istrinya dimarahin perkara dikasih uang Rp 50 ribu nggak bisa dapat apa-apa," ujarnya.
"Sampai ada bapak rumah tangga, widih, ada kepala rumah tangga dalam hal ini si bapak, bikin konten, ternyata memang iya, Rp 50 ribu cuma dapat bawang putih, cabai sama apa beberapa. Artinya bagaimana mau masak pak? Belum dapat lauknya, bawang putih, bawang merah, cabai sama telur. Beras sekilo sudah berapa?," sambungnya.
Untuk itu, ia pun berharap pemerintah dapat mengatasi ketidakstabilan harga komoditas pangan yang kerap terjadi pada hari besar keagamaan.
"Itu mungkin saya yang mau sampaikan, ini salah satu ungkapkan jeritan para emak-emak di dapur, mudah-mudahan harga pokok bisa terjaga tidak hanya di hari-hari biasa tapi juga di hari-hari besar hari keagamaan," pungkasnya.