Hamas: Netanyahu Berkhayal, Tak Ada Negosiasi Ulang Gencatan Senjata

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 03 Maret 2025 | 20:58 WIB
Hamas: Netanyahu Berkhayal, Tak Ada Negosiasi Ulang Gencatan Senjata
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)

Suara.com - Gerakan perlawanan Palestina Hamas sekali lagi dengan tegas menolak gagasan untuk memperpanjang fase pertama perjanjian gencatan senjata Gaza dengan Israel alih-alih melanjutkan kesepakatan bertahap yang telah disepakati.

“Kami tidak akan menerima perpanjangan fase pertama dan bersikeras untuk melaksanakan perjanjian di semua tahapannya sebagaimana yang telah ditandatangani,” kata pejabat senior Hamas Mahmoud al-Mardawi pada hari Minggu, menurut Resistance News Network.

Mardawi menegaskan bahwa rezim Israel hanya akan mengambil kembali tahanannya melalui kesepakatan pertukaran tahanan.

Ia mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkhayal jika ia berpikir ia dapat mencapai melalui “perang kelaparan” apa yang gagal ia capai di medan perang.

Pada hari Minggu, Israel mengumumkan bahwa mereka menghentikan pengiriman pasokan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan ke Jalur Gaza yang dilanda perang, setelah fase pertama gencatan senjata berakhir sehari sebelumnya.

Hamas mengecam tindakan tersebut sebagai “pemerasan murahan, kejahatan perang, dan kudeta” terhadap perjanjian gencatan senjata.

Kantor Netanyahu sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah menerima rencana utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, untuk memperpanjang fase pertama gencatan senjata selama periode Ramadan dan Paskah.

Mardawi juga menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk "renegosiasi," mendesak para mediator untuk memaksa rezim Israel untuk melaksanakan ketentuan perjanjian sebagaimana yang telah ditandatangani.

Hazem Qassem, juru bicara Hamas, mengatakan pada Minggu malam bahwa gerakan tersebut terus berhubungan dengan pihak-pihak yang melakukan mediasi untuk memastikan dan melaksanakan tahap-tahap yang tersisa dari perjanjian gencatan senjata.

Hamas dan Israel mengumumkan kesepakatan gencatan senjata tiga fase pada 15 Januari, menyusul negosiasi tidak langsung yang didukung PBB antara kedua belah pihak. Gencatan senjata mulai berlaku empat hari kemudian.

Gerakan perlawanan Palestina telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tetap berkomitmen pada negosiasi untuk fase kedua kesepakatan tersebut, dengan menegaskan bahwa Israel "tidak punya pilihan" selain terlibat dalam perundingan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Kembali Menghantui Israel, 1 Tewas Ditusuk di Haifa Pasca Blokade Gaza

Teror Kembali Menghantui Israel, 1 Tewas Ditusuk di Haifa Pasca Blokade Gaza

News | Senin, 03 Maret 2025 | 20:42 WIB

Indonesia Kecam Upaya Israel Lemahkan Perjanjian Gencatan Senjata di Gaza

Indonesia Kecam Upaya Israel Lemahkan Perjanjian Gencatan Senjata di Gaza

News | Senin, 03 Maret 2025 | 19:55 WIB

Pidato Paling Politik di Oscar 2025: No Other Land Karya Sineas Palestina-Israel

Pidato Paling Politik di Oscar 2025: No Other Land Karya Sineas Palestina-Israel

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 19:02 WIB

Krisis Gaza Memburuk: Ribuan Pengungsi Tanpa Tempat Tinggal, Bantuan Tersendat

Krisis Gaza Memburuk: Ribuan Pengungsi Tanpa Tempat Tinggal, Bantuan Tersendat

News | Senin, 03 Maret 2025 | 17:48 WIB

Serangan Drone Israel Tewaskan 2 Warga Palestina di Gaza, Gencatan Senjata Goyah

Serangan Drone Israel Tewaskan 2 Warga Palestina di Gaza, Gencatan Senjata Goyah

News | Senin, 03 Maret 2025 | 16:39 WIB

Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina

Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:01 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB