Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina

Bella

Senin, 03 Maret 2025 | 15:01 WIB
Prancis dan Inggris Usulkan Gencatan Senjata Satu Bulan di Ukraina
Seorang tentara Ukraina berjalan di posisi tempur dekat garis pemisahan dari pemberontak yang didukung Rusia di dekat Horlivka di wilayah Donetsk, Ukraina, 22 Januari 2022. (ANTARA/Reyuters/Anna Kudriavtseva/as)

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis dan Inggris telah mengusulkan gencatan senjata selama satu bulan di Ukraina, mencakup wilayah udara, laut, dan infrastruktur energi. Pernyataan ini disampaikan setelah pembicaraan krisis yang berlangsung di London pada Minggu (3/3).

Dalam wawancara dengan surat kabar Prancis, Le Figaro, Macron menjelaskan bahwa gencatan senjata ini, setidaknya pada tahap awal, tidak akan mencakup pertempuran darat. Ia juga mengakui bahwa akan sangat sulit untuk memastikan kepatuhan terhadap kesepakatan ini mengingat luasnya garis depan konflik.

Selain itu, Macron menyatakan bahwa pasukan penjaga perdamaian akan dikerahkan pada tahap selanjutnya. Namun, ia menegaskan bahwa tidak akan ada pasukan Eropa yang ditempatkan di wilayah Ukraina dalam beberapa minggu mendatang.

Macron juga menyoroti pentingnya peningkatan anggaran pertahanan di negara-negara Eropa, dengan mengusulkan kenaikan antara 3,0 hingga 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Langkah ini dianggap sebagai respons terhadap perubahan kebijakan pertahanan Amerika Serikat serta meningkatnya militerisasi Rusia.

"Selama tiga tahun terakhir, Rusia telah mengalokasikan 10 persen dari PDB mereka untuk sektor pertahanan. Oleh karena itu, kita harus bersiap untuk menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya," ujar Macron.

Dalam wawancara terpisah dengan surat kabar Il Foglio dari Milan, Macron juga menekankan pentingnya peran Italia dalam menyelesaikan konflik di Ukraina. Ia menegaskan bahwa Eropa membutuhkan Italia yang kuat untuk bekerja sama dengan Prancis dan Jerman dalam upaya diplomatik.

Namun, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni tampaknya mengesampingkan kemungkinan negaranya berkontribusi dalam pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina. Dalam pernyataannya pada pembicaraan krisis hari Minggu, Meloni menegaskan bahwa opsi tersebut "tidak pernah ada dalam agenda."

"Kita membutuhkan Italia, Italia yang kuat, yang bekerja berdampingan dengan Prancis dan Jerman dalam kerja sama antarnegara besar," kata Macron, seperti dikutip dalam terjemahan wawancaranya yang diterbitkan dalam bahasa Italia.

Usulan gencatan senjata ini menjadi salah satu upaya terbaru dari negara-negara Eropa dalam mencari solusi diplomatik untuk konflik yang telah berlangsung sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Namun, efektivitas dan penerimaan usulan ini oleh pihak yang bertikai masih menjadi tanda tanya di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zelenskyy Klaim Tidak Mudah untuk Menggantikannya Menjadi Presiden Ukraina

Zelenskyy Klaim Tidak Mudah untuk Menggantikannya Menjadi Presiden Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 13:31 WIB

Inggris Guyur Ukraina Rp30 Triliun untuk Rudal

Inggris Guyur Ukraina Rp30 Triliun untuk Rudal

News | Senin, 03 Maret 2025 | 10:06 WIB

Rusia Ejek Zelenskyy Usai Perdebatan Sengit dengan Donald Trump: Babi Kurang Ajar!

Rusia Ejek Zelenskyy Usai Perdebatan Sengit dengan Donald Trump: Babi Kurang Ajar!

News | Senin, 03 Maret 2025 | 09:05 WIB

Ternyata Zelenskyy Sudah Diperingatkan Agar Tak Mudah Terpancing Sebelum Debat Sengit dengan Trump

Ternyata Zelenskyy Sudah Diperingatkan Agar Tak Mudah Terpancing Sebelum Debat Sengit dengan Trump

News | Senin, 03 Maret 2025 | 08:07 WIB

Penasihat Trump Sebut AS Butuh Pemimpin Ukraina yang Siap Berdamai dengan Rusia

Penasihat Trump Sebut AS Butuh Pemimpin Ukraina yang Siap Berdamai dengan Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 07:53 WIB

Partai Republik Desak Presiden Ukraina Mundur, Zelenskyy: Saya Bisa Ditukar dengan NATO

Partai Republik Desak Presiden Ukraina Mundur, Zelenskyy: Saya Bisa Ditukar dengan NATO

News | Senin, 03 Maret 2025 | 06:46 WIB

Donald Trump dan Presiden Ukraina Tak Sejalan? Kremlin Sebut Kebijakan AS Sama dengan Visi Rusia

Donald Trump dan Presiden Ukraina Tak Sejalan? Kremlin Sebut Kebijakan AS Sama dengan Visi Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 02:54 WIB

Kejutan! Kremlin Sebut Kebijakan Luar Negeri Trump Sejalan dengan Rusia

Kejutan! Kremlin Sebut Kebijakan Luar Negeri Trump Sejalan dengan Rusia

News | Senin, 03 Maret 2025 | 04:50 WIB

Zelenskyy vs Trump:  Sekjen NATO Desak Perbaikan Hubungan Demi Ukraina

Zelenskyy vs Trump: Sekjen NATO Desak Perbaikan Hubungan Demi Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2025 | 03:35 WIB

Hamas Siap Kerja Sama Hentikan Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Hamas Siap Kerja Sama Hentikan Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 18:53 WIB

Terkini

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:48 WIB

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:47 WIB

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:46 WIB

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:43 WIB

×