Jerman Kecam Penghentian Bantuan dan Pemutusan Listrik ke Gaza oleh Israel

Bella

Senin, 10 Maret 2025 | 23:39 WIB
Jerman Kecam Penghentian Bantuan dan Pemutusan Listrik ke Gaza oleh Israel
Ilustrasi - Kondisi warga Gaza, Palestina. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Pemerintah Jerman menyatakan keprihatinannya terhadap keputusan Israel yang menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan serta memutus pasokan listrik ke Gaza, yang berpotensi memicu krisis kemanusiaan baru di wilayah Palestina.

Dalam konferensi pers pada Senin (11/3), juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Kathrin Deschauer, menegaskan bahwa Gaza kembali menghadapi ancaman kekurangan pangan akibat kebijakan terbaru Israel.

“Kami sangat prihatin dengan pemutusan aliran listrik dan pembahasan tentang penghentian pasokan air,” kata Deschauer.

Ia menambahkan bahwa langkah-langkah tersebut tidak dapat diterima dan tidak sesuai dengan kewajiban (Israel) berdasarkan hukum internasional.

Jerman secara tegas mendesak Israel untuk segera mencabut pembatasan terhadap semua bentuk bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Keputusan Israel menghentikan pengiriman bantuan dan memutus pasokan listrik diumumkan pada Minggu (10/3), di tengah kebuntuan pembicaraan mengenai gencatan senjata dengan Hamas.

Israel menghentikan sementara pasokan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar ke Gaza sebagai tekanan terhadap Hamas dalam negosiasi gencatan senjata.

Akibatnya, sejumlah toko roti terpaksa tutup karena kehabisan bahan bakar, harga pangan melonjak, dan masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar.

UNRWA memperingatkan bahwa penghentian bantuan ini mengancam kehidupan 2,3 juta warga Gaza yang bergantung pada bantuan kemanusiaan.

baca juga

Krisis pangan semakin parah dengan penutupan enam dari 22 toko roti yang tersisa, sehingga memperburuk kelangkaan makanan.

Warga Gaza terpaksa membatasi konsumsi makanan karena harga bahan pokok terus meningkat. Banyak keluarga, seperti Ghada al-Rakab yang tinggal di tenda setelah rumahnya hancur, mengalami kesulitan besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi yang semakin memburuk.

Selain krisis pangan, pemutusan listrik oleh Israel juga berdampak pada pasokan air bersih. Pabrik desalinasi yang memproduksi 18.000 meter kubik air per hari terpaksa berhenti beroperasi, mengancam akses warga terhadap air minum.

Para pejabat Palestina memperingatkan bahwa jika krisis ini terus berlanjut, pemerintah setempat mungkin harus membuang air limbah ke laut, yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan dan lingkungan yang serius.

Sementara itu, bantuan kemanusiaan semakin terbatas, dengan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa pasokan makanan dan obat-obatan semakin menipis.

Harga bahan pokok melonjak hingga tidak terjangkau oleh sebagian besar warga, sementara rumah sakit dan klinik kesehatan kesulitan mendapatkan obat-obatan untuk merawat pasien.

Kondisi ini meningkatkan risiko kesehatan bagi penduduk Gaza yang sudah mengalami penderitaan akibat perang berkepanjangan.

Di tengah situasi yang semakin genting, upaya diplomasi untuk menyelamatkan gencatan senjata masih berlangsung.

Mediator dari Mesir, Qatar, dan AS terus berusaha menekan Hamas dan Israel untuk melanjutkan negosiasi, namun kedua pihak masih berselisih mengenai sejumlah isu penting.

Sementara itu, serangan udara Israel kembali terjadi, menandakan betapa rapuhnya situasi di Gaza yang hingga kini telah menelan lebih dari 48.000 korban jiwa sejak Oktober 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Hentikan Bantuan ke Gaza, Warga Alami Krisis Pangan dan Air Bersih

Israel Hentikan Bantuan ke Gaza, Warga Alami Krisis Pangan dan Air Bersih

News | Senin, 10 Maret 2025 | 23:19 WIB

Drama 16 Jam di Menara Elizabeth, Pria Bawa Bendera Palestina Ditangkap

Drama 16 Jam di Menara Elizabeth, Pria Bawa Bendera Palestina Ditangkap

News | Senin, 10 Maret 2025 | 15:07 WIB

Trump Deportasi Mahasiswa Pro-Palestina? Penangkapan di Columbia University Gegerkan Kampus

Trump Deportasi Mahasiswa Pro-Palestina? Penangkapan di Columbia University Gegerkan Kampus

News | Senin, 10 Maret 2025 | 07:02 WIB

Israel Buat Gaza Gelap Gulita: Pasokan Listrik Diputus, Krisis Air Mengintai?

Israel Buat Gaza Gelap Gulita: Pasokan Listrik Diputus, Krisis Air Mengintai?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 06:41 WIB

"Netanyahu Jadikan Sandera Permainan Catur!" Demonstran Israel Menggila Tuntut Pembebasan

"Netanyahu Jadikan Sandera Permainan Catur!" Demonstran Israel Menggila Tuntut Pembebasan

News | Senin, 10 Maret 2025 | 06:31 WIB

Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?

Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 06:11 WIB

Big Ben Dikepung: Demonstran London Kibarkan Bendera Palestina di Menara Parlemen!

Big Ben Dikepung: Demonstran London Kibarkan Bendera Palestina di Menara Parlemen!

News | Senin, 10 Maret 2025 | 06:05 WIB

Mengenang Perjuangan Palestina Lewat Pameran Seni di Stasiun MRT Bundaran HI

Mengenang Perjuangan Palestina Lewat Pameran Seni di Stasiun MRT Bundaran HI

Foto | Sabtu, 08 Maret 2025 | 21:16 WIB

Ultimatum Yaman soal Gaza: Beri Waktu 4 Hari atau Kapal Israel Jadi Target!

Ultimatum Yaman soal Gaza: Beri Waktu 4 Hari atau Kapal Israel Jadi Target!

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 04:50 WIB

PM Palestina Mendesak Dunia Arab: Rencana Rekonstruksi Gaza Jadi Prioritas Bersama!

PM Palestina Mendesak Dunia Arab: Rencana Rekonstruksi Gaza Jadi Prioritas Bersama!

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 03:25 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×