Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Senin, 10 Maret 2025 | 06:11 WIB
Israel Siapkan "Direktorat Migrasi": Deportasi Paksa Warga Gaza Dimulai?
Warga Israel berujuk rasa (Foto: X@yunus_arslan_ya)

Suara.com - Menteri Keuangan Israel yang berhaluan kanan jauh, Bezalel Smotrich, telah mengumumkan bahwa rezim Israel berencana untuk mendirikan "Direktorat Migrasi" sejalan dengan usulan Presiden AS Donald Trump untuk mendeportasi paksa warga Palestina dari Gaza.

Smotrich mengatakan pada hari Minggu bahwa rezim Israel sedang mempersiapkan pembentukan direktorat ini di bawah kementerian urusan militer.

"Jika kita memindahkan 5.000 [warga Palestina dari Gaza] setiap hari, itu akan memakan waktu satu tahun. Logistiknya rumit karena Anda perlu tahu siapa yang akan pergi ke negara mana."

Donald Trump (Instagram)
Donald Trump (Instagram)

Usulan Trump, yang menyarankan pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza ke negara lain, telah menghadapi tentangan keras dari negara-negara Arab, termasuk Mesir dan Yordania—dua negara tempat Trump menyarankan warga Palestina dapat dimukimkan kembali.

Kedua negara tersebut dengan tegas menolak rencana tersebut, mengutuknya sebagai pelanggaran hak-hak Palestina dan hukum internasional.

Menanggapi usulan tersebut, para pemimpin Arab telah mengajukan rencana alternatif yang difokuskan pada rekonstruksi Gaza dan pembentukan kerangka tata kelola yang berkelanjutan untuk wilayah Palestina.

Seorang warga berdiri di antara reruntuhan bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan (25/6/2024). [Dok.Antara]
Seorang warga berdiri di antara reruntuhan bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan (25/6/2024). [Dok.Antara]

Usulan tersebut menekankan perlunya solusi politik yang menghormati kedaulatan dan hak-hak Palestina, alih-alih pemindahan paksa.

Langkah rezim Israel untuk mendirikan Direktorat Migrasi telah memicu kecaman dari organisasi-organisasi hak asasi manusia dan pengamat internasional, yang berpendapat bahwa tindakan-tindakan tersebut dapat dianggap sebagai pembersihan etnis dan semakin mengganggu stabilitas kawasan tersebut.

Baca Juga: Mengenang Perjuangan Palestina Lewat Pameran Seni di Stasiun MRT Bundaran HI

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI