"Satu Tembakan Saja Bisa Memicu Perang": Korut Beri Peringatan Keras ke Korsel soal Rudal

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 11 Maret 2025 | 07:14 WIB
"Satu Tembakan Saja Bisa Memicu Perang": Korut Beri Peringatan Keras ke Korsel soal Rudal
Presiden Korea Utara Kim Jong Un. (Korean Friendship Association)

Suara.com - Korea Utara menembakkan "beberapa rudal balistik tak dikenal" pada hari Senin, kata militer Korea Selatan, pada hari yang sama Seoul dan Washington memulai latihan militer gabungan tahunan yang dikenal sebagai Freedom Shield.

"Militer kami telah mendeteksi sekitar pukul 13:50 (0450 GMT) beberapa rudal balistik tak dikenal yang ditembakkan dari provinsi Hwanghae ke Laut Barat," kata Kepala Staf Gabungan, merujuk pada perairan yang juga dikenal sebagai Laut Kuning.

"Militer kami akan meningkatkan pengawasan dan mempertahankan postur kesiapan penuh di bawah kerja sama yang erat dengan Amerika Serikat," tambah JCS.

Amerika Serikat menempatkan puluhan ribu tentara AS di Korea Selatan, dan sekutu secara teratur menggelar latihan gabungan, yang mereka gambarkan sebagai latihan defensif.

Foto kombinasi yang diambil antara tanggal 2 November 2022 sampai 5 November 2022 menunjukkan berbagai uji coba rudal yang dilakukan oleh Tentara Rakyat Korea Utara di sebuah lokasi yang dirahasiakan, dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea pada (KCNA) pada Senin (7/11/2022). [KCNA VIA KNS/AFP]
Foto kombinasi yang diambil antara tanggal 2 November 2022 sampai 5 November 2022 menunjukkan berbagai uji coba rudal yang dilakukan oleh Tentara Rakyat Korea Utara di sebuah lokasi yang dirahasiakan, dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea pada (KCNA) pada Senin (7/11/2022). [KCNA VIA KNS/AFP]

Namun latihan semacam itu membuat Pyongyang marah, yang menganggapnya sebagai latihan untuk invasi dan secara rutin menanggapi dengan uji coba senjata sendiri.

Sebelumnya pada hari Senin, Korea Utara yang bersenjata nuklir mengecam latihan tersebut sebagai "tindakan provokatif", memperingatkan bahaya memicu perang dengan "satu tembakan yang tidak disengaja".

"Ini adalah tindakan provokatif yang berbahaya untuk memicu situasi akut di semenanjung Korea, yang dapat memicu konflik fisik antara kedua belah pihak melalui satu tembakan yang tidak disengaja," kata kementerian luar negeri Pyongyang, menurut Kantor Berita Pusat Korea.

Latihan gabungan AS-Korea Selatan "Freedom Shield 2025" dimulai pada hari Senin, dan akan melibatkan "pelatihan langsung, virtual, dan berbasis lapangan", menurut pernyataan AS.

Latihan tersebut akan berlangsung hingga 20 Maret, kata pernyataan tersebut.

Ilustrasi Kim Jong Un. (Pixabay.com/ tiburi)
Ilustrasi Kim Jong Un. (Pixabay.com/ tiburi)

Latihan terbaru dilakukan setelah dua jet tempur Angkatan Udara Korea Selatan secara tidak sengaja menjatuhkan delapan bom di sebuah desa selama latihan gabungan dengan pasukan AS pada tanggal 6 Maret.

Sekitar 31 orang, termasuk warga sipil dan personel militer, terluka dalam insiden itu, kata militer Korea Selatan.

Hubungan antara Pyongyang dan Seoul telah berada pada salah satu titik terendah selama bertahun-tahun, dengan Korea Utara meluncurkan serangkaian rudal balistik tahun lalu yang melanggar sanksi PBB.

Kedua Korea secara teknis masih berperang sejak konflik mereka tahun 1950-1953 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Latihan Freedom Shield berskala besar adalah salah satu latihan gabungan tahunan terbesar sekutu.

Dalam pernyataannya pada hari Senin, kementerian luar negeri Korea Utara menjuluki latihan tersebut sebagai "latihan perang yang agresif dan konfrontatif".

Minggu lalu, Pyongyang mengecam Amerika Serikat atas "provokasi politik dan militer" atas kunjungan kapal induk Angkatan Laut AS ke pelabuhan Busan, Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap Isi Pertemuan Rahasia Utusan Trump dengan Hamas Soal Pembebasan Sandera

Terungkap Isi Pertemuan Rahasia Utusan Trump dengan Hamas Soal Pembebasan Sandera

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 06:16 WIB

"Deportasi Mandiri": Aplikasi Baru Trump Paksa Imigran Ilegal Pilih Pulang Atau Diburu!

"Deportasi Mandiri": Aplikasi Baru Trump Paksa Imigran Ilegal Pilih Pulang Atau Diburu!

News | Selasa, 11 Maret 2025 | 06:05 WIB

Korea Utara Kecam Latihan Militer Gabungan Korea Selatan-AS, Sebut Sebagai Tindakan Provokatif

Korea Utara Kecam Latihan Militer Gabungan Korea Selatan-AS, Sebut Sebagai Tindakan Provokatif

News | Senin, 10 Maret 2025 | 15:17 WIB

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik di Tengah Latihan Militer Gabungan AS-Korsel

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik di Tengah Latihan Militer Gabungan AS-Korsel

News | Senin, 10 Maret 2025 | 14:46 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Saat Korsel-AS Gelar Latihan Militer: Perang Sungguhan di Ambang Pintu?

Korea Utara Luncurkan Rudal Saat Korsel-AS Gelar Latihan Militer: Perang Sungguhan di Ambang Pintu?

News | Senin, 10 Maret 2025 | 13:51 WIB

Orleans Masters 2025: Juara Baru Lahir, Korea Selatan Borong 3 Gelar

Orleans Masters 2025: Juara Baru Lahir, Korea Selatan Borong 3 Gelar

Your Say | Senin, 10 Maret 2025 | 12:40 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB