Doktif Ikut Rapat Bahas RUU Perlindungan Konsumen Pakai Topeng, Anggota DPR Protes: Ini Undang Sosok Misterius?

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 12 Maret 2025 | 20:35 WIB
Doktif Ikut Rapat Bahas RUU Perlindungan Konsumen Pakai Topeng, Anggota DPR Protes: Ini Undang Sosok Misterius?
Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Ketua Badan Pelindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) dan sejumlah influencer, salah satunya Doktif atau dokter detektif Amira Farahnaz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2025). (tangkap layar)

Suara.com - Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Ketua Badan Pelindungan Konsumen Nasional (BPKN RI) dan sejumlah influencer, salah satunya Doktif atau dokter detektif Amira Farahnaz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/3/2025).

Di awal rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid mempersilakan Ketua BPKN RI Muhammad Mufti Mubarok memberikan pandangan dan masukannya untuk RUU Perlindungan Konsumen.

Dalam kesempatan itu BPKN RI ingin diberikan kewenangan untuk memanggil pelaku usaha yang dilaporkan lantaran merugikan konsumennya.

"Nah kami tidak diberikan kewenangan itu, oleh karena itu, ke depan kami berharap untuk bisa diberikan kewenangan memangil pelaku usaha," kata Mufti.

Setelah Mufti menyampaikan pandangannya, giliran Doktif diberikan kesempatan menyampaikan pandangannya.

Tampilan Doktif ini lantas mengundang komentar dari Anggota Komisi VI Fraksi PAN, Abdul Hakim Bafagih. Hakim menyoroti penampilan Doktif yang menggunakan topeng dalam rapat.

"Izin pimpinan, ini kita di undangan itu mengundang sosok yang clear atau sosok yang misterius ini? Inikan kita lembaga tinggi negara kan," kata Hakim.

Nurdin Halid selaku pimpinan pun memberikan jawabannya dan mengaku heran juga.

"Makanya, tapi yang hadir cuma 2 ya? Tiga?" kata Nurdin.

Hakim kemudian menegaskan kembali jika Komisi VI DPR sebenarnya ingin mendengar tamu yang dihadirkan dalam rapat terkait RUU Perlindungan Konsumen. Namun ia heran kalau tamu yang dihadirkan ternyata sosok misterius dengan menggunakan topeng.

"Dipermasalahkan kalau kemudian menggunakan topeng atau atribut-atribut yang menjadi misterius karena kita ini berusaha menggali informasi dari sumber yang terpercaya kan, jangan sampai menjadi misterius," kata Hakim.

Nurdin lantas membalas pernyataan Hakim dengan kelakar.

"Pak hakim tadi tuh sebenernya saya juga bertanya ini tuh ibu dokter ini kaca matanya bagus banget gitu, he-he-he. Saya kira nggak masalah ya, Pak Hakim ya hehe," kata Nurdin.

Menjawab hal tersebut, Doktif alias Amira Farahnaz jika kehadirannya dalam rapat akan memyampaikan hal-hal yang sifatnya fakta.

"Insyallah kami di sini akan memaparkan berdasarkan data," kata Doktif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tebar Cerita Doktif Ikut Peras Reza Gladys, Sejumlah Akun Medsos Dituding Terima Bayaran Jutaan Rupiah

Tebar Cerita Doktif Ikut Peras Reza Gladys, Sejumlah Akun Medsos Dituding Terima Bayaran Jutaan Rupiah

Entertainment | Selasa, 11 Maret 2025 | 05:00 WIB

Doktif Buka Suara soal Pemerasan Reza Gladys: Nikita Mirzani Jadi Saksi Kunci?

Doktif Buka Suara soal Pemerasan Reza Gladys: Nikita Mirzani Jadi Saksi Kunci?

Video | Senin, 10 Maret 2025 | 16:05 WIB

Doktif Ancam Laporkan Akun Media Sosial yang Tuding Terlibat Pemerasan Reza Gladys

Doktif Ancam Laporkan Akun Media Sosial yang Tuding Terlibat Pemerasan Reza Gladys

Entertainment | Senin, 10 Maret 2025 | 14:23 WIB

Beda Kekayaan Doktif  vs Dokter Oky Pratama: Kompak Tak Jenguk Nikita Mirzani di Penjara

Beda Kekayaan Doktif vs Dokter Oky Pratama: Kompak Tak Jenguk Nikita Mirzani di Penjara

Lifestyle | Minggu, 09 Maret 2025 | 10:01 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB