Gegara Kebijakan Trump, Prancis Minta AS Kembalikan Patung Liberty

Denada S Putri

Rabu, 19 Maret 2025 | 14:51 WIB
Gegara Kebijakan Trump, Prancis Minta AS Kembalikan Patung Liberty
Kebijakan Trump buat Prancis minta Patung Liberty dikembalikan. [nypost]

Suara.com - Kebijakan Donald Trump usai resmi menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) pada Januari 2025 lalu rupanya cukup berpengaruh di dunia internasional.

AS yang dikenal sebagai negara adidaya ini tengah berupaya keras untuk merombak pemerintahannya agar bisa "berhemat" dalam anggaran belanja negaranya.

Salah satu kebijakan yang dilakukan Trump adalah penolakan keras terhadap imigran ilegal dan memblokir bantuan asing yang tidak sejalan.

Saat ini, Trump tengah merombak supaya pemerintahannya berpedoman pada "America first" dan mengesampingkan berbagai bantuan kepada negara lain.

Buntut dari kebijakan ini, Anggota Parlemen Eropa asal Prancis, Raphael Glucksmann,  menyerukan agar AS mengembalikan Patung Liberty.

Sebab, menurut Glucksmann, saat ini Amerika telah kehilangan arah dan tidak lagi memperjuangkan  kebebasan seperti yang diwakili oleh patung tersebut.

Dalam pidato di kongres partainya, Place Publique, Glucksmann mengkritik kebijakan Trump yang ia nilai sangat berpihak pada rezim tirani dan tidak mendukung kebebasan.

"Kami akan katakan kepada rakyat Amerika yang memilih berpihak pada para tiran, kepada rakyat Amerika yang memecat para peneliti karena menuntut kebebasan ilmiah: Kembalikan Patung Liberty," katanya, dikutip dari New York Post, Rabu (19/03/2025).

Adapun, kebiajakan Trump juga menargetkan hibah federal untuk penelitian iklim dan studi gender.

baca juga

Alhasil, Glucksmann turut menyinggung pemecatan peneliti yang menuntut kebebasan akademik dan penarikan dukungan AS terhadap upaya perang di Ukraina.

Glucksmann menegaskan, jika AS terus mengambil langkah tersebut, Prancis siap menerima para peneliti yang terdampak.

"Hal kedua yang akan kami katakan kepada rakyat Amerika adalah: Jika kalian ingin memecat peneliti terbaik kalian, jika kalian ingin memecat semua orang yang, melalui kebebasan mereka, rasa inovasi mereka, dan selera mereka terhadap keraguan dan penelitian, telah menjadikan negara kalian sebagai kekuatan terdepan di dunia, maka kami akan menyambut mereka," pungkas Glucksmann.

Kebijakan Trump buat Prancis minta Patung Liberty dikembalikan. [Ist]
Kebijakan Trump buat Prancis minta Patung Liberty dikembalikan. [Ist]

Patung Liberty hadiah dari Rakyat Prancis ke AS

Seperti diketahui, Patung Liberty yang dibangun oleh Gustave Eiffel dengan rancangan dari pematung Prancis Frederic Auguste Bartholdi sengaja dihadiahkan oleh rakyat Prancis kepada AS pada tahun 1886.

Hadiah patung setinggi 46 meter itu ditujukan untuk memperingati seratus tahun kemerdekaan Amerika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Deportasi 238 Gangster Venezuela ke El Salvador, Hakim AS: Langgar Hukum!

Trump Deportasi 238 Gangster Venezuela ke El Salvador, Hakim AS: Langgar Hukum!

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:27 WIB

"Kebakaran Jenggot" Usai IHSG Anjlok

"Kebakaran Jenggot" Usai IHSG Anjlok

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 12:56 WIB

IHSG Anjlok, Bos BEI Salahkan Donald Trump

IHSG Anjlok, Bos BEI Salahkan Donald Trump

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Perbedaan Glad2Glow Moisturizer Kemasan Blueberry vs Centella, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

BEI Siap Berikan Insentif Pajak Emiten yang Tercatat

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Dari Koperasi Petani hingga Klinik, Ke Mana Arah Kopdes Merah Putih?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 12:50 WIB

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Persija Kalah Lawan Dewa United, Putra Shin Tae-yong: Hasil yang Diinginkan Wasit

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

Bolehkah Polisi 'Carter' KRL untuk Operasi Penggerebekan? KCI dan Pengamat Transportasi Buka Suara

News | Senin, 02 November 2026 | 12:49 WIB

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

4 Eyeliner Pinkflash yang Aman BPOM dan Tahan Lama, Mudah Bikin Winged Eyeliner

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 12:42 WIB

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Neraca Dagang RI Surplus 3,36 Miliar Dolar AS per September 2026, Ditopang Sektor Nonmigas

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

Retak di Bawah Kubah Senayan: Ijazah Gibran Menguji Koalisi Prabowo

News | Senin, 02 November 2026 | 12:41 WIB

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Unggul Lebih Dulu tapi Kalah, Shin Tae-yong Murka dengan Kesalahan Pemain Persija

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:39 WIB

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo Dinilai Berlebihan, DPR: Ada Indikasi Pelanggaran HAM

News | Senin, 02 November 2026 | 12:38 WIB

×