Pemerintah Diminta Libatkan Swasta Demi Cegah Gelombang Pengangguran Imbas Efisiensi

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 20 Maret 2025 | 21:10 WIB
Pemerintah Diminta Libatkan Swasta Demi Cegah Gelombang Pengangguran Imbas Efisiensi
Ilustrasi pekerja (Pexels.com/Yury Kim)

Suara.com - Kebijakan pemerintah melakukan efisiensi penggunaan anggaran disebut berimbas pada banyak pihak selain kementerian dan lembaga. Gelombang pengangguran diyakini akan bermunculan karena kebijakan ini.

Apalagi, sejumlah daerah disebut harus menunda sejumlah program karena efisiensi ini.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Bahtra Banong menyebut pemerintah harus melibatkan pihak swasta untuk mengatasinya. Misalnya dengan dana Corporate Social Responsbility (CSR).

"Kita apresiasi peran swasta yang berperan aktif dalam pembangunan daerah. Pokoknya dalam pembangunan dan kemajuan suatu daerah, kita dukung," ujar Bahtra kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).

Dia mengatakan, investasi dari swasta selain sangat membantu daerah dalam percepatan pembangunan, terbukti efektif dalam membuka lapangan kerja. 

Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong.
Wakil Ketua Komisi II DPR Bahtra Banong.

"Semakin banyak investor yang membangun bisnis di suatu daerah, semakin besar daerah itu untuk maju. Semakin cepat berkembang aerah tersebut," papar politikus Partai Golkar itu. 

Dukung Pengembangan Kawasan Pesisir

Wali Kota Serang, Budi Rustandi sebelumnya menyatakan sangat mendukung rencana investasi pengembangan kawasan pesisir di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Dia meminta masyarakat untuk tidak mengganggu investor yang berencana akan menanamkan modalnya. 

Ia menyampaikan rencana untuk memberikan dana CSR untuk Pemkot Serang guna pengembangan sektor pariwisata di Kecamatan Kasemen.

“Ya sangat bagus kalau nawarin CSR ke Kota Serang, kita kan nyari duit. Kalau ada yang mau ngasih CSR, selama itu baik, ambil, Demi kemajuan Kota Serang,” kata Budi, di Serang, Jumat (14/3/2025).

Budi mengaku sangat terbuka dengan komitmen pihak swasta yang ingin memajukan Kota Serang. Apalagi tujuannya mulia, menumbuhkan perekonomian serta menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat. 

Pemerintah Diminta Libatkan Swasta Demi Atasi Gelombang Pengangguran Imbas Efisiensi

“Kalau bagus, manfaat, pembelian tanah sesuai dengan harga pasaran, ya kita ladenin gitu aja. Buat apa dibikin sulit,” pungkas Budi.

Ia mencontohkan salah satunya rencana investasi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di Kota Serang yang berjanji menciptakan kota mandiri.

“Bisa jadi, apa pun bisa terjadi selama itu positif dan bisa mengurangi angka pengangguran di Kota Serang. Terutama angka kemiskinan. Selama itu ada kajian yang baik untuk masyarakat Kota Serang, saya akan terima,” pungkas Budi.

Diklaim Bisa Perkuat Sektor Maritim

Pengamat Maritim, Marcellus Hakeng Jayawibawa sebelumnya mendorong pemerintah mendukung pengembangan di kawasan pesisir Jakarta. Hal ini disebutnya memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat sektor maritim nasional.

Bahkan, pengembangan kawasan pesisir bisa menjadi strategi penting dalam pengembangan infrastruktur dan ekonomi pesisir di Jakarta Utara.

“Proyek ini berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan maritim Indonesia,” ujar Marcellus kepada wartawan, Senin (17/3/2025).

Ia pun mendorong wilayah pesisir menjadi kawasan terintegrasi yang mencakup bisnis, perdagangan, dan pariwisata. Jika rampung, ketergantungan ekonomi pada pusat kota Jakarta juga akan berkueang.

Keberadaannya juga diprediksi menarik minat investor serta wisatawan sebagai destinasi baru di pesisir ibu kota. Ia mencontohkan salah satu proyek yang bisa dikerjakan seperti Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Menurutnya, pengembangan ekowisata maritim dalam proyek ini sangat relevan, mengingat Indonesia memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap konservasi lingkungan laut juga bisa meningkat.

Karena itu, ia berharap kawasan pesisir menjadi model kawasan terintegrasi yang mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi, dari industri, perdagangan, hingga pariwisata, sekaligus memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan maritim.

“Dengan konsep yang kreatif, PIK 2 bisa menjadi pusat ekonomi sekaligus destinasi wisata berbasis edukasi. Masyarakat dapat belajar pentingnya menjaga ekosistem laut sambil menikmati keindahan alam,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Demo Tolak RUU TNI di DPRD Sulut Ricuh, Pendemo Vs Polisi Duel di Atas Truk

Viral Demo Tolak RUU TNI di DPRD Sulut Ricuh, Pendemo Vs Polisi Duel di Atas Truk

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 20:49 WIB

Lagi Buka Puasa dan Dengar Azan, Pendemo Tolak UU TNI di DPR Ditembaki Polisi Pakai Water Cannon

Lagi Buka Puasa dan Dengar Azan, Pendemo Tolak UU TNI di DPR Ditembaki Polisi Pakai Water Cannon

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 19:22 WIB

Dar, Der, Dor...! Tembaki Aparat Pakai Petasan, Massa Tolak UU TNI Jebol Pagar DPR RI

Dar, Der, Dor...! Tembaki Aparat Pakai Petasan, Massa Tolak UU TNI Jebol Pagar DPR RI

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 16:29 WIB

Imbas Sahkan UU TNI, Legitimasi Prabowo Bisa Anjlok jika Acuhkan Kritik Publik: Demokrasi Mandek!

Imbas Sahkan UU TNI, Legitimasi Prabowo Bisa Anjlok jika Acuhkan Kritik Publik: Demokrasi Mandek!

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 16:19 WIB

Terkini

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB