UNRWA Berduka: 5 Staf Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Total Korban Meningkat Drastis

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 21 Maret 2025 | 06:27 WIB
UNRWA Berduka: 5 Staf Tewas dalam Serangan Israel di Gaza, Total Korban Meningkat Drastis
Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. [Dok.Antara]

Suara.com - Lima staf dari badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) telah tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza, seperti yang diumumkan oleh Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, pada Kamis (20/3).

"Dalam beberapa hari terakhir, lima staf UNRWA lainnya telah dikonfirmasi tewas, sehingga total korban dari pihak kami menjadi 284, termasuk guru, dokter, dan perawat yang berkomitmen untuk melayani yang paling rentan," ungkap Lazzarini dalam cuitannya di platform X.

"Kami khawatir bahwa situasi terburuk masih akan datang, terutama dengan invasi darat yang terus berlangsung dan memisahkan wilayah utara dan selatan," tambahnya.

Bendera PBB (UN)
Bendera PBB (UN)

Pada hari Kamis, militer Israel melarang warga Palestina untuk melintasi Jalan Salah al-Din, yang sebelumnya ditetapkan oleh Tel Aviv sebagai koridor aman bagi penduduk untuk berpindah antara bagian utara dan selatan Gaza.

Lazzarini juga menyoroti dampak perintah evakuasi Israel yang memengaruhi puluhan ribu warga Palestina. "Sebagian besar dari mereka telah berulang kali mengungsi, diperlakukan seperti bola pinball sejak perang dimulai hampir 1,5 tahun lalu," katanya.

"Dengan mata kepala sendiri, kami menyaksikan bagaimana warga Gaza terus mengalami kenyataan terburuk mereka, tanpa henti, dan menghadapi penderitaan yang sangat tidak manusiawi," lanjut Lazzarini.

"Kita sudah kehabisan waktu. Yang kita butuhkan saat ini adalah perpanjangan gencatan senjata, pembebasan semua sandera di Gaza dengan cara yang bermartabat, serta arus bantuan kemanusiaan dan pasokan komersial yang tanpa hambatan," ungkapnya.

Warga bulgaria tewas di Gaza

Bendera Bulgaria. (Pixabay/petto123)
Bendera Bulgaria. (Pixabay/petto123)

Kementerian Luar Negeri Bulgaria mengungkapkan bahwa seorang warga negara Bulgaria yang bekerja untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meninggal dunia pada hari Rabu, 19 Maret 2025, di Jalur Gaza.

baca juga

Kementerian menyatakan bahwa informasi lebih lanjut akan diumumkan setelah hasil investigasi atas insiden tersebut diketahui.

Kematian ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut akibat konflik Israel-Palestina yang kembali memanas.

Kementerian Kesehatan Gaza, yang dikuasai Hamas, melaporkan bahwa seorang pekerja asing PBB tewas dan lima lainnya mengalami luka parah akibat serangan yang diduga dilakukan Israel terhadap kantor pusat PBB di Deir al-Balah, provinsi tengah Gaza.

Korban luka dilaporkan telah dilarikan ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa.

Rekaman menunjukkan ambulans dan kendaraan PBB mengangkut tiga pria yang terluka, dengan dua di antaranya tampak mengalami cedera kaki dan satu lainnya memiliki luka di lengan serta perut.

Namun, militer Israel membantah tuduhan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa mereka tidak melakukan serangan terhadap kompleks PBB di Deir al-Balah.

Duta Besar Israel untuk Bulgaria, Yosef Levi Sfari, juga menyampaikan belasungkawa melalui posting di Facebook, seraya menegaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, kematian warga Bulgaria tersebut tidak terkait dengan operasi militer Israel.

Sejak hari Selasa, lebih dari 700 warga Palestina tewas dan lebih dari 900 orang lainnya terluka akibat serangan udara mendadak Israel di Jalur Gaza.

Serangan ini telah merusak perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang telah berlangsung sejak Januari.

Sejak Oktober 2023, hampir 50.000 warga Palestina – umumnya wanita dan anak-anak – telah terbunuh, dan lebih dari 112.000 lainnya terluka akibat serangan militer Israel yang brutal di Gaza.

Pada bulan November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant, berkaitan dengan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi tuntutan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait konflik di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PFLP: AS Beri 'Lampu Hijau' Israel Bantai Gaza!

PFLP: AS Beri 'Lampu Hijau' Israel Bantai Gaza!

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 06:16 WIB

Korban Gaza Tembus 700 Jiwa dalam Semalam! Hamas Desak Tindakan Liga Arab dan OKI

Korban Gaza Tembus 700 Jiwa dalam Semalam! Hamas Desak Tindakan Liga Arab dan OKI

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 06:05 WIB

Israel Lanjutkan Serangan ke Gaza, 85 Warga Palestina Tewas dalam Sehari

Israel Lanjutkan Serangan ke Gaza, 85 Warga Palestina Tewas dalam Sehari

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 21:47 WIB

Donasi Mudah ke Palestina: Cara Aman dan Cepat Lewat OVO

Donasi Mudah ke Palestina: Cara Aman dan Cepat Lewat OVO

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 15:22 WIB

Warga Bulgaria Pekerja PBB Tewas di Gaza, Israel Bantah Terlibat

Warga Bulgaria Pekerja PBB Tewas di Gaza, Israel Bantah Terlibat

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 14:46 WIB

Tragedi Gaza: Ibu Hamil dan Bayinya Tewas dalam Serangan Udara Israel di Kamp Pengungsian

Tragedi Gaza: Ibu Hamil dan Bayinya Tewas dalam Serangan Udara Israel di Kamp Pengungsian

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 13:32 WIB

Terkini

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 21:30 WIB

×