5 Rencana Sekolah Rakyat Prabowo: Punya Misi Putus Rantai Kemiskinan

Tasmalinda

Sabtu, 22 Maret 2025 | 21:39 WIB
5 Rencana Sekolah Rakyat Prabowo: Punya Misi Putus Rantai Kemiskinan
5 rencana sekolah rakyat Prabowo Subianto

Suara.com - Dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia, Pemerintah menggagas program Sekolah Rakyat sebagai solusi nyata agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak lagi mewarisi keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Dengan menghadirkan pendidikan berkualitas yang bersifat gratis dan berasrama, program ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi akademik, membangun karakter, serta meningkatkan keterampilan yang dapat menjadi modal penting dalam meraih masa depan yang lebih cerah.

Tidak hanya sekadar membangun fasilitas pendidikan, langkah ini merupakan strategi besar dalam memberdayakan masyarakat miskin, memastikan bahwa setiap anak, terlepas dari latar belakang ekonominya, memiliki akses terhadap pendidikan yang layak dan berkualitas.

Presiden Prabowo percaya bahwa seorang anak pemulung tidak boleh menjadi pemulung, dan seorang anak buruh tidak harus selamanya hidup dalam keterbatasan.

Melalui program ini, ia ingin membuka jalan bagi generasi muda untuk keluar dari jerat kemiskinan dan menjadi agen perubahan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya, sekaligus mendorong kemajuan bangsa secara keseluruhan.

Berikut lima fakta mengenai program sekolah rakyat yang digagas Presiden Prabowo:

1. Membangun 200 Sekolah Berasrama Tahun Ini
Presiden Prabowo menargetkan pembangunan 200 sekolah rakyat berasrama dalam tahun ini. Setiap sekolah akan menampung hingga seribu siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Sekolah ini akan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya.

2. Target 53 Sekolah Diresmikan dalam Tiga Bulan ke Depan
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa 53 sekolah rakyat pertama ditargetkan dapat diresmikan dalam tiga bulan ke depan. Beberapa gedung milik Kementerian Sosial yang sudah ada akan segera direnovasi untuk mempercepat realisasi program ini.

3. Menyasar Wilayah dengan Kantong Kemiskinan
Pemerintah berencana membangun 200 sekolah rakyat setiap tahun, sehingga dalam lima tahun ke depan setidaknya akan ada satu sekolah rakyat di setiap kabupaten, terutama di daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengakses pendidikan berkualitas.

baca juga

4. Kolaborasi dengan Berbagai Kementerian
Untuk memastikan keberhasilan program ini, Presiden Prabowo telah meminta Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, serta Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga untuk mengawal jalannya pembangunan sekolah rakyat sesuai rencana.

5. Lebih dari Sekadar Sekolah, Ini adalah Pemberdayaan Masyarakat
Presiden Prabowo menekankan bahwa program sekolah rakyat bukan hanya tentang membangun fasilitas pendidikan, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam memberdayakan masyarakat miskin. Dengan konsep pendidikan gratis dan berasrama, diharapkan lulusan sekolah rakyat memiliki kemampuan akademik yang unggul serta karakter kuat untuk menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Program Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi sebuah langkah revolusioner dalam menciptakan kesetaraan akses bagi seluruh anak bangsa.

Sebagai tonggak baru dalam pemerataan pendidikan dan pengentasan kemiskinan, program ini membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah nasib mereka melalui jalur pendidikan yang berkualitas.

5 Rencana Sekolah Rakyat Prabowo: Subianto
5 Rencana Sekolah Rakyat Prabowo: Subianto

Tidak boleh ada lagi anak yang terjebak dalam pusaran kemiskinan hanya karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Dengan konsep pendidikan gratis dan berasrama, mereka akan mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif, bimbingan terbaik, serta akses terhadap ilmu dan keterampilan yang dapat menjadi modal bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Program ini bukan hanya sekadar membangun sekolah, tetapi juga menanamkan harapan, membangun karakter, dan menciptakan generasi penerus yang siap menjadi agen perubahan bagi diri mereka sendiri, keluarga, dan masyarakat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia Prabowo Genjot Lapangan Kerja: Industri Padat Karya Jadi Andalan Utama

Rahasia Prabowo Genjot Lapangan Kerja: Industri Padat Karya Jadi Andalan Utama

Video | Sabtu, 22 Maret 2025 | 21:00 WIB

Sekolah Rakyat untuk Memutus Mata Rantai Kemiskinan, Prabowo: Anak Tidak Boleh Jadi Pemulung

Sekolah Rakyat untuk Memutus Mata Rantai Kemiskinan, Prabowo: Anak Tidak Boleh Jadi Pemulung

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 14:07 WIB

Sejumlah Pemimpin Dunia Bersurat ke Prabowo, Sampaikan Ingin Belajar MBG dari Indonesia

Sejumlah Pemimpin Dunia Bersurat ke Prabowo, Sampaikan Ingin Belajar MBG dari Indonesia

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 08:22 WIB

Presiden Prabowo Ingin Perbaiki Komunikasi Pemerintah ke Rakyat

Presiden Prabowo Ingin Perbaiki Komunikasi Pemerintah ke Rakyat

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 22:19 WIB

Harga Cabai Meroket, Prabowo: Jangan Kebanyakan Makan Pedas Dulu!

Harga Cabai Meroket, Prabowo: Jangan Kebanyakan Makan Pedas Dulu!

Video | Jum'at, 21 Maret 2025 | 20:56 WIB

Dengar Ojol Terima BHR Rp1 Juta, Prabowo Imbau Perusahaan Aplikator Tambah Bonus

Dengar Ojol Terima BHR Rp1 Juta, Prabowo Imbau Perusahaan Aplikator Tambah Bonus

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 19:50 WIB

Prabowo Gelar Bukber Kabinet Merah Putih, Ustaz Adi Hidayat Kasih Kultum

Prabowo Gelar Bukber Kabinet Merah Putih, Ustaz Adi Hidayat Kasih Kultum

News | Jum'at, 21 Maret 2025 | 19:32 WIB

Terkini

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

×