Gedung Putih Klaim Kesepakatan dengan Rusia dan Ukraina, Zelensky: Moskow Berbohong!

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 26 Maret 2025 | 19:13 WIB
Gedung Putih Klaim Kesepakatan dengan Rusia dan Ukraina, Zelensky: Moskow Berbohong!
Potret Bendera Rusia dan Ukraina. (Allkpop)

Suara.com - Pada Selasa (25/3), Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim bahwa Rusia telah “memanipulasi” kesepakatan gencatan senjata yang diperoleh dari perundingan antara delegasi Moskow dan Washington di Arab Saudi.

Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan bahwa AS telah mencapai kesepakatan dengan Rusia dan Ukraina untuk “menjamin navigasi yang aman, menghindari penggunaan kekuatan, dan mencegah pemanfaatan kapal dagang untuk tujuan militer di Laut Hitam” setelah pertemuan di Riyadh.

Dalam pernyataannya, Gedung Putih juga menyatakan bahwa AS akan membantu memulihkan akses Rusia ke pasar global untuk ekspor pertanian dan pupuk. Selain itu, Washington dan Moskow sepakat untuk merumuskan langkah-langkah yang melarang serangan terhadap infrastruktur energi di kedua negara.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)

Kremlin kemudian mengonfirmasi adanya kesepakatan tersebut, tetapi menegaskan bahwa perjanjian baru akan berlaku setelah pencabutan beberapa pembatasan dan sanksi terhadap Rusia.

Rusia dan AS juga sepakat untuk melarang serangan terhadap fasilitas energi di kedua negara selama 30 hari, dimulai dari 18 Maret 2025, dengan kemungkinan diperpanjang atau dibatalkan jika salah satu pihak melanggar kesepakatan tersebut.

“Sayangnya, tepat pada hari perundingan, kami sudah melihat bagaimana Rusia mulai memanipulasi. Mereka berupaya memutarbalikkan isi kesepakatan dan menipu para mediator serta dunia,” ungkap Zelenskyy dalam pidato video pada malam hari itu.

“Ada pernyataan yang sangat jelas dari Gedung Putih yang bisa dilihat semua orang. Namun, Kremlin kembali berbohong, seolah-olah ketenangan di Laut Hitam bergantung pada pencabutan sanksi dan seakan-akan tanggal dimulainya 'gencatan senjata' energi adalah 18 Maret. Moskow selalu berbohong. Kini tergantung pada dunia—pada semua pihak yang benar-benar ingin perdamaian—apakah mereka akan membiarkan Moskow berbohong lagi,” tambahnya.

Zelenskyy menegaskan komitmen Ukraina untuk memastikan kesepakatan itu berjalan tanpa adanya serangan lebih lanjut. Namun, ia juga memperingatkan Rusia untuk tidak melanggar perjanjian tersebut.

“Jika mereka terus menyerang, mereka akan menghadapi respons yang keras dan akan menanggung akibatnya. Jika Rusia mencoba menyebarkan kebohongan dengan alasan bahwa serangan mereka bukan ditujukan pada fasilitas energi atau infrastruktur sipil, dunia akan melihat kebenarannya,” lanjutnya.

baca juga

Ia juga menyatakan bahwa tindakan Rusia telah memperpanjang konflik di Ukraina. Ia mendesak agar sanksi dan tekanan lebih lanjut diberikan kepada Moskow jika kesepakatan ini gagal dilaksanakan.

“Bagaimana Rusia bertindak dalam beberapa hari mendatang akan mengungkap banyak hal, bahkan mungkin segalanya… Kami tidak percaya kepada mereka. Dan sejujurnya, dunia pun tidak percaya kepada Rusia. Mereka harus membuktikan bahwa mereka siap untuk mengakhiri perang, menghentikan kebohongan kepada dunia, kepada Presiden (Donald) Trump, dan kepada Amerika,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak berwenang Rusia belum memberikan tanggapan atas tuduhan yang disampaikan oleh Zelenskyy.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Instagram/@zelenskiy_official)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Instagram/@zelenskiy_official)

Instruksi Zelensky soal militer

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada Senin (17/3), memberikan instruksi kepada para pemimpin militer untuk menentukan kebutuhan pertahanan di Kiev.

"Kami membahas situasi di garis depan dan keterlibatan mitra dalam meningkatkan keamanan Ukraina. Saya telah menetapkan beberapa target utama," ungkap Zelenskyy di platform X setelah bertemu dengan Menteri Pertahanan Rustem Umerov dan Kepala Staf Umum Andrii Hnatov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Chat Nyasar, Rencana AS Serang Yaman Bocor ke Wartawan

Gegara Chat Nyasar, Rencana AS Serang Yaman Bocor ke Wartawan

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 18:56 WIB

AS Tawarkan Perjanjian Mineral Baru ke Ukraina: Trump Ingin 'Lindungi' Pembangkit Nuklir?

AS Tawarkan Perjanjian Mineral Baru ke Ukraina: Trump Ingin 'Lindungi' Pembangkit Nuklir?

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 18:35 WIB

Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Ukraina? Kemlu RI Buka Suara

Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Ukraina? Kemlu RI Buka Suara

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 17:57 WIB

Kesepakatan Mengejutkan: AS dan Rusia Berdamai di Laut Hitam! Apa Artinya?

Kesepakatan Mengejutkan: AS dan Rusia Berdamai di Laut Hitam! Apa Artinya?

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 15:47 WIB

Zelenskyy Buka Pintu: Negara Lain Bisa Ikut Pantau Kesepakatan AS-Ukraina

Zelenskyy Buka Pintu: Negara Lain Bisa Ikut Pantau Kesepakatan AS-Ukraina

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 14:39 WIB

Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

Rusia dan Ukraina Sepakat Damai di Laut Hitam dan Lindungi Infrastruktur Energi

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 09:43 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×