Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?

Chandra Iswinarno

Jum'at, 04 April 2025 | 08:59 WIB
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
Wamendagri Bima Arya Sugiarto saat bersilaturahmi ke rumah Presiden ke-7 RI Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (3/3/2025). [ANTARA/HO-Puspen Kemendagri]

Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan rasa penasarannya dengan perkataan Wali Kota Solo Respati Ardi mengenai perkataannya yang menyebut ada destinasi wisata baru yang kini menjadi favorit warga di Kota Surakarta, 'Wisata Jokowi'.

Hal itu kemudian dibuktikannya saat menyambangi rumah pribadi Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi yang beralamat di Jalan Kutai Utara 1 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis (3/4/2025).

"Saya ke sini ingin membuktikan, waktu di retret itu kata Wali Kota Solo ada destinasi wisata favorit baru. Namanya itu wisata Jokowi," kata Bima Arya seperti dilansir Suarasurakarta.id, Kamis (3/4/2025).

Bima Arya yang awalnya berniat bersilaturahmu dengan dengan presiden ke tujuh itu dibuat terkesima.

Penyebabnya, banyaknya warga yang datang dari berbagai daerah ke kediaman Jokowi hanya untuk menemui dan bersalaman dengan Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

"Nah, ternyata ke sini benar ada wisata Jokowi. Warga dari berbagai daerah datang ke sini," katanya.

Ia mengemukakan ada spontanitas banyak warga yang menunjukan kesenian serta budaya. Selain itu juga ada kuliner-kuliner serta sumbangan dari warga juga. Bima Arya bahkan menyebut Wisata Jokowi sebagai wisata murah meriah.

"Ini jadi wisata murah meriah sekaligus bisa bersilahturahmi sama Pak Jokowi. Jadi apresiasi teman-teman SMK dan semua budayawan, semua pengisi acara yang memeriahkan di sini," tandasnya.

Berdasarkan pantauan Suarasurakarta.id di lokasi, ribuan warga dari berbagai daerah memadati kediaman Jokowi. Sesekali, Jokowi terlihat keluar rumah dan menemui warga, mereka diajak bersalaman dan berswafoto.

Selain itu, Jokowi dan Bima Arya menyempatkan diri menikmati aluman musik orkestra SMKN 8 yang menyanyikan lagu dangdut berjudul 'Sinden Panggung' yang dipopulerkan oleh Uut Permatasari.

Presiden ke-7 Jokowi dan Wamendagri Arya Bima saat menemui pengunjung, Kamis (3/4/2025). [Suara.com/Ari Welianto]
Presiden ke-7 Jokowi dan Wamendagri Arya Bima saat menemui pengunjung, Kamis (3/4/2025). [Suara.com/Ari Welianto]

Sementara itu, ketika ditanya mengenai retret kepala daerah gelombang kedua, Bima Arya memastikan bahwa Kemendagri masih terus mematangkan agenda tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa retret kepala daerah gelombang dua, dikhususkan bagi kepala daerah yang tidak hadir saat retret di Magelang pada Februari 2025 lalu.

"Akan ada dua gelombang lagi. Gelombang pertama yang teman-teman di Bali dan termasuk yang kemarin (putusan) MK tidak dikabulkan. Gelombang terakhir adalah yang menunggu PSU (pemungutan suara ulang)," katanya.

Retret ulang gelombang pertama itu rencananya akan digelar paling cepat usai libur Idulfitri 2025.

Sementara, untuk kepala daerah hasil pemungutan suara ulang (PSU) yang saat ini masih berproses akan digelar kegiatan serupa secara terpisah.

Untuk retret gelombang kedua diperkirakan masih beberapa bulan lagi karena proses PSU bisa jadi memakan waktu sekitar dua bulan lagi.

Sebagaimana diketahui bahwa berdasarkan putusan MK, ada 24 daerah yang harus melakukan PSU.

"Jadi akhir-akhir akan ada dua gelombang dan pelaksananya mungkin di Jakarta saja. (Gelombang pertama) mungkin seminggu atau dua minggu setelah lebaran. Gelombang berikutnya menunggu tuntasnya PSU total," ujarnya.

Sedangkan terkait isi materi agenda tersebut, Bima menyampaikan bahwa yang disampaikan akan lebih sedikit dibandingkan dengan retret di Magelang.

Penyesuaian materi tersebut, diyakininya, perlu dilakukan karena waktu pelaksanaannya juga tidak sampai satu pekan seperti retret di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

"Artinya tidak semasif yang kemarin di Magelang. Tetapi tetap tentang Astacita dan tetap tupoksi dari kepala daerah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga

Belum Ada Ucapan Maaf Lebaran dari Jokowi-Gibran ke Megawati, Guntur Romli PDIP: Tak Diharapkan Juga

News | Kamis, 03 April 2025 | 17:17 WIB

Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya

Jokowi-Megawati Belum Terlihat Berlebaran, Analis: Luka Konfliknya Cukup Mendalam, Tak Ada Obatnya

News | Kamis, 03 April 2025 | 16:28 WIB

Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo

Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo

News | Kamis, 03 April 2025 | 13:44 WIB

Terkini

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB