Tarif Trump 32 Persen Ancam Industri Padat Karya, Jutaan Pekerja Bakal Terdampak PHK?

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Jum'at, 04 April 2025 | 17:59 WIB
Tarif Trump 32 Persen Ancam Industri Padat Karya, Jutaan Pekerja Bakal Terdampak PHK?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. [Tangkapan layar akun X @realDonaldTrump]

Suara.com - Kebijakan Amerika Serikat yang memberlakukan reciprocal tarrif atau tarif resiprokal dengan bea masuk 32 persen untuk produk asal Indonesia disebut akan menekan sektor usaha padat karya, khususnya yang pakaian dan aksesoris serta kelompok mebel, furnitur, dan perabotan.

Tak hanya itu, komoditas utama lain yang terkena imbas paling besar, meliputi produk olahan dari daging, ikan, crustacea (kelompok udang-udangan) dan moluska atau hewan bertubuh lunak semacam siput dan cumi-cumi.

Menurut pengamatan dari Direktur Eksekutif NEXT Indonesia Center Christiantoko, kebijakan tarif Amerika itu menimbulkan risiko yang cukup signifikan bagi Indonesia, karena memukul industri padat karya.

Berdasarkan hasil riset NEXT Indonesia, tiga komoditas dari sektor usaha padat karya yang paling terpukul, yakni pakaian dan aksesori, mebel, serta furniture dan perabotan.

"Secara keseluruhan, nilai ekspor tiga komoditas tersebut ke Amerika Serikat pada 2024 mencapai US$6,0 miliar. Adapun nilainya selama periode 2020-2024 mencapai US$30,4 miliar," ucap Christiantoko dalam keterangannya, Jumat (4/4/2025).

Alasan sektor-sektor tersebut paling terpukul, Christiantoko menguraikan bahwa sepanjang periode 2020-2024, Amerika Serikat menyerap lebih dari separuh dari total ekspor tiga komoditas asal Indonesia tersebut yang dikirim ke seluruh dunia.

Untuk pakaian dan aksesorinya rajutan, misalnya, yang diserap pasar Amerika mencapai 60,5 persen atau senilai US$12,2 miliar selama lima tahun tersebut.

Sementara daya serap Amerika Serikat untuk komoditas pakaian dan aksesori yang bukan rajutan asal Indonesia, sepanjang lima tahun di periode yang sama, nilainya US$10,7 miliar atau 50,5 persen dari total ekspor Indonesia ke dunia.

Begitu pun dengan komoditas mebel, furnitur dan perabotan, Amerika menyerap 58,2 persen atau sekitar US$7,5 miliar.

baca juga

"Jadi kalau pengiriman ke Amerika Serikat terhambat gara-gara tarif, ekspor komoditas-komoditas tersebut bisa terganggu atau bahkan mungkin tumbang. Sebab lebih dari separuh produk-produk tersebut diserap oleh pasar Amerika,” imbuhnya.

Dampak lanjutannya, yakni terletak pada keamanan tenaga kerja di sektor tekstil dan produk tekstil yang jumlahnya lebih dari 3 juta orang.

“Ini masalah serius yang harus dipikirkan oleh pemerintah, apalagi saat ini sedang ramai-ramainya informasi tentang PHK,” paparnya.

Produk Laut dan Olahan

Selain tiga komoditas utama tersebut yang sebagian besar penjualan ekspornya diserap oleh pasar Amerika, produk lainnya juga terancam, seperti olahan dari daging, ikan, crustacea dan moluska.

Sepanjang 2020-2024, pasar Amerika menyerap US$4,3 miliar atau 60,2 persen dari total ekspor Indonesia untuk komoditas tersebut.

Dari 10 komoditas yang dianalisis NEXT Indonesia, Christiantoko menguraikan bahwa yang terbesar diekspor ke Amerika memang komoditas mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, yakni senilai US$4,2 miliar pada 2024 atau US$14,7 miliar untuk periode 2020-2024.

Namun, dari total ekspor Indonesia ke dunia untuk komoditas tersebut, rata-rata daya serap pasar Amerika hanya 22,6 persen.

“Jadi, walaupun ada pengaruhnya, ya tidak sebesar yang terjadi pada empat komoditas lainnya, yang lebih dari separuhnya diserap pasar Amerika,” jelas Christiantoko.

Ilustrasi buruh pabrik alas kaki (Dok. Istimewa)
Ilustrasi buruh pabrik alas kaki (Dok. Istimewa)

Menurutnya, yang paling mendesak untuk dilakukan oleh pemerintah saat ini harus lakukan diplomasi dengan Pemerintah AS. 

Dia menyarankan, bisa saja melalui Kedutaan Besar Indonesia di Amerika Serikat yang melakukan perundingan bilateral dengan Pemerintah Amerika Serikat untuk memperjuangkan penurunan tarif timbal balik yang sudah diumumkan, mumpung sebelum pemberlakuannya jatuh tempo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Tarif Baru Donald Trump, Pemerintah Indonesia Kirim Tim Lobi Tingkat Tinggi

Respons Tarif Baru Donald Trump, Pemerintah Indonesia Kirim Tim Lobi Tingkat Tinggi

News | Jum'at, 04 April 2025 | 16:00 WIB

Respons Tarif Baru Donald Trump ke RI, Ketua Banggar DPR Sarankan Hal Ini ke Pemerintahan Prabowo

Respons Tarif Baru Donald Trump ke RI, Ketua Banggar DPR Sarankan Hal Ini ke Pemerintahan Prabowo

News | Jum'at, 04 April 2025 | 13:18 WIB

3 Gebrakan Prabowo Selamatkan Ekonomi RI dari Gempuran Tarif Donald Trump, Apa Saja?

3 Gebrakan Prabowo Selamatkan Ekonomi RI dari Gempuran Tarif Donald Trump, Apa Saja?

News | Jum'at, 04 April 2025 | 11:53 WIB

Terkini

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

How to Grow Old: Seni Menikmati Hari Tua Tanpa Rasa Takut

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:30 WIB

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

5 Penyebab Moisturizer Menggumpal seperti Daki saat Ditimpa Sunscreen dan Foundation

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:25 WIB

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Bupati Husniah Talenrang Bakal Diberhentikan usai Jadi Tersangka, Siapa Penggantinya?

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp96.450 per Kilogram

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 12:17 WIB

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Sharp Gebrak Pasar TV 4K, Bawa Gaming 120Hz hingga Azan Reminder

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

4 Kesalahan Reapply Sunscreen Stick yang Bikin Jerawatan, Sering Tak Disadari

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Anime Hell Mode Resmi Berlanjut ke Season 3, Angkat Arc S-Rank Dungeon

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:15 WIB

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

Prabowo Sampaikan Duka untuk Guruh Soekarnoputra Lewat Sketsa Wajah Menyentuh di Instagram

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:14 WIB

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

×