Gempa Magnitudo 6,8 Mengguncang Papua Nugini, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Sabtu, 05 April 2025 | 09:17 WIB
Gempa Magnitudo 6,8 Mengguncang Papua Nugini, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Ilustrasi gempa bumi. (Antara/ist)

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi magnitudo 6,8 yang mengguncang wilayah Papua Nugini tidak berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia. Kepastian itu disampaikan BMKG berdasar hasil pemodelan tsunami dan pengamatan muka air laut.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Hasil pemodelan tsunami dan pengamatan muka air laut yang dilakukan oleh BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesi," kata Daryono kepada wartawan, Sabtu (5/4/2025).

Hasil pemantauan BMKG gempa bumi yang terjadi pada Sabtu, 5 April 2025 pukul 03.04 WIB wilayah Papua Nugini itu terjadi di koordinat 6.25 LS ; 151.77° BT pada kedalaman 26 KM.

Dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempabumi dangkal yang dipicu aktivitas deformasi kerak bumi.

"Gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault," jelas Daryono.

Titik gempa bumi berkekuatan bermagnitudo 6,8 di wilayah Papua Nugini. [Bidik layar/Yasir]
Titik gempa bumi berkekuatan bermagnitudo 6,8 di wilayah Papua Nugini. [Bidik layar/Yasir]

Gempa bumi susulan, kata Daryono, sempat terjadi sekitar pukul 03.55 WIB. Gempa bumi susulan itu terjadi sebanyak satu kali.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," katanya.

Potensi Tsunami Dicabut

baca juga

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) sempat mengeluarkan peringatan tsunami. Namun tak lama peringatan itu dicabut.

Mereka juga melaporkan bahwa sempat terjadi beberapa gempa bumi susulan. Gempa bumi susulan itu berkekuatan magnitudo 4,9 hingga 5,3.

Hingga kekini belum diketahui dampak daripada gempa bumi tersebut. Baik korban jiwa atau kerusakan bangunan.

Gempa Menjelang Kunjungan Paus Fransiskus

Sebelumnya, menjelang kunjungan Paus Fransiskus, Papua Nugini juga diguncang gempa bumi pada Kamis (5/9/2024) dengan kekuatan 6,2 magnitudo.

Informasi gempa Papua Nugini tersebut berdasarkan data yang dimunculkan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Gempa yang terjadi menjelang kunjungan Paus Fransiskus itu terjadi tepatnya di lepas pantai utara negara tetangga Indonesia.

Peta USGS menunjukkan, pusat gempa berada di sebidang laut sekitar 300 km di timur Kota Vanimo, yang sedang bersiap menyambut Paus Fransiskus pada akhir pekan ini.

Lawatan Paus Fransiskus dalam perjalanan apostolik di wilayah Asia-Pasifik menjadi momen bersejarah bagi Umat Katolik yang tinggal di sejumlah negara termasuk Indonesia.

Pada tahun sebelumnya, Senin, 3 April 2023, gempa besar dengan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah Papua Nugini. 

Gempa itu tercatat oleh jaringan seismik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Gempa besar Papua Nugini M7,2 yang terjadi pukul 01:04:10 WIB pagi dinihari tadi tercatat dengan baik oleh jaringan seismik BMKG, ujar Kepala Pusat Gempa Buni dan Tsunami Daryono di Jakarta kala itu.

Daryono mengatakan hingga saat ini gempa dengan mekanisme geser (strike-slip) ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa.

Sebelumnya, menurut informasi yang dirilis melalui cuitan @infoBMKG titik gempa berlokasi di 4.44 Lintang Selatan, 143.5 Bujur Timur.

Pusat gempa berada di darat 115 km Barat Daya Wewak, dengan kedalaman 93 km.

Usai gempa besar terjadi, gempa susulan terjadi di negara Papua Nugini dengan pusat gempa yang tidak jauh dari titik awal, dengan kedalaman 10 km.

Gempa tersebut dirasakan di wilayah Provinsi Papua, Indonesia seperti di Keerom, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Wamena, Nabire, dan Merauke. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara

Gempa Perparah Krisis Myanmar: PBB Desak Pendanaan Darurat di Tengah Perang Saudara

News | Jum'at, 04 April 2025 | 19:36 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar

Menlu Sugiono Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Jiwa dalam Musibah Gempa Myanmar

News | Kamis, 03 April 2025 | 23:17 WIB

H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir

H+3 Lebaran: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Ringan Hingga Petir

News | Rabu, 02 April 2025 | 08:17 WIB

Terkini

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

Gerakan Italia Sadar: Mogok Kerja, Tuntut Kenaikan Gaji dan Protes Biaya Hidup

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Sukses Besar, Serial Carrie Resmi Lanjut Musim 2 Gandeng Mike Flanagan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:00 WIB

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 19:57 WIB

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

×